Hujan di Puisi mu

Hujan di Puisi mu


Terbentang luas jalan telah dicapai
Ditengok ulang setangkai pena yang telah usang
Ku gapai, digenggam perlahan mata nanar mengingat lalu terkupas ulang semua kenangan
Tentang mu, puisi yang pernah tercipta dalam sajak-sajak sederhana

Di hujan musim yang telah terlewat aku menangkap dua bola matamu, berbinar Indah
Mengikat senyum juga tawa riang mengalahakan gemericik hujan yang berjatuhan
Hujan di puisi mu membekas pada memori kenang
Tak berubah meski purnama telah jauh meninggalkan jejak
Kau meneduhkan, dalam kenangan yang pernah di semogakan
Jua rasa yang pernah melebur pada taburan bunga
Jatuh dan bangun cinta yang pernah di usahkan
Hujan di puisi mu, kau yang terkenang dalam rasa dan do'a
Pelayaran pada purnama yang telah terlampaui

Bila kembali arah tak mungkin
Bisa jadi kita berjumpa pada dermaga yang bertujuan sama atau berpisah ulang
Hujan di puisi mu, sajak tentang mu terbuka ulang

Cikarang, 23-11-2018

-Tumiesn-

#tumiesn #puisi #NulisAsikTebarManfaat #menulitpotensimanusia #bltmingguke-4
#berbagilewattulisan

    Artikel (Puisi)dari kategori yang sama
    Rindu Stadium Empat
    Rindu Stadium Empat(2020-02-29 16:42)

    Menjadi Kita
    Menjadi Kita(2020-02-14 23:31)

    Bait-Bait Doa Cinta
    Bait-Bait Doa Cinta(2020-02-12 08:50)

    Pelangi di Senjamu
    Pelangi di Senjamu(2020-01-22 00:03)

    Tolong Bicaralah
    Tolong Bicaralah(2020-01-14 15:28)

    Kamu atau Sosok Baru?
    Kamu atau Sosok Baru?(2020-01-14 15:20)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Hujan di Puisi mu
      Komentar(0)