Maret Bercerita Day-29, Tentang Kota, Ruang dan Rindu


Maret Bercerita Day-29, Tentang Kota, Ruang dan Rindu



Maret Bercerita
Day-29
31-3-2018

Hampir mendekati angka 4 tahun dalam hitungan beberapa bulan kedepan mencari Ilmu, belajar, berteman, bergaul, mengubah pola pikir, dan juga berkarya.
Ada banyak rasa dan asa yang tumpah, menguat dalam setiap do'a-do'a.
Dan banyak sekali cerita yang semoga tak usang kelak nanti meski usia semakin menua. Dan diri ini banyak menemukan hal termanis, terlucu dan terkadang menjengkelkan pun ada dalam ruang yang semakin hari akan lebih dekat untuk di tinggalkan.

11 tahun singgah di kota ini, banyak hal yang di pelajari. Dan 4 tahun menjadi penikmat serunya mencari ilmu, menyapa teman, dan berdialog dengan dosen serta mengikuti setiap ketentuan yang ditetapkan.
Ingat sekali bagaimana hari libur menjadi waktu termanis ada di gedung tercinta ini, malam pun tak kalah seru untuk terjaga menjajaki waktu yang banyak cerita.
Kota, ruang ini pastilah akan menjadi bait-bait rindu saat waktu bilang, "Sudah saatnya kaki menapaki pelayaran baru."
Manusia hanya berusaha, berencana, lagi-lagi Allah yang memutuskan.

Ada banyak hal yang akan tetap terkenang, waktu yang dalam hitungan angka terasa panjang. Tapi nyanyata, sangat terasa sebentar.
Parkiran yang meski penuh dan selalu saya meyakini akan ada tempat parkir saja, yang gak beda jauh hati yang pasti akan ada ruang dan rindu untuk berlabuh.
Perpustakaan yang menjadi tempat dingin sebagai tempat menumpahkan seluruh ide dalam kesendirian.
Masjid yang sangat teduh dan tenang sebagai tempat mengadu.
Dan setiap ruang-ruang yang akan menjadi ingatan tersendiri tatkala menyapa mereka, meski nanti mungkin jiwa ini tak bisa saling bersua.

Setiap waktu adalah perjalanan tersendiri tentang sebuah cerita. Yang kadang tidak selalu manis tapi banyak tawaran rasa yang lain.

Maret bercerita kali ini di tutup dengan kuncup-kuncup rindu yang kelak akan sangat mengikat ketika Jendel kenang di buka lebar.
Ini tentang kota yang baik setia memberikan ruang dan rindu yang akan selalu di kenang.
Terima kasih masih setia Membaca tulisan yang entah membuat hati gemar menikmati atau justru jengkel jadinya

Ending maret bercerita semoga gak bosan ya
#ceritatumi



    Artikel (Cerita Tumi)dari kategori yang sama
    Dia Sahabatku
    Dia Sahabatku(2020-05-10 09:57)

    Jumpa Mentor Paket Lengkap
    Jumpa Mentor Paket Lengkap(2019-05-21 00:32)

    WAKTU
    WAKTU(2019-05-10 12:01)

    Perpisahan
    Perpisahan(2019-05-08 22:40)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Maret Bercerita Day-29, Tentang Kota, Ruang dan Rindu
      Komentar(0)