Dia Sahabatku

Dia Sahabatku

Dia seorang sahabat sejak beberapa tahun lalu, yang kutemui dalam irisan yang sama.
Dia yang tetap ada meski gelar istri telah diembannya beberapa tahun lalu.
Dia yang tak pernah bosan, saat ceritaku panjang x lebar tercurahkan.
Dia yang tetap ada, meski aku sedang membisu tanpa suara.
Dia yang selalu menawarkan ice cream saat aku lagi merasa sedih.
Dia yang cemas saat aku bilang tengah sakit.
Dia yang memberi solusi dengan data yang akurat saat ku butuh nasihat.
Dia yang kritis saat logikaku buntu.
Dia yang lapang saat aku ajak diskusi.
Dia yang bilang, sayang aku seperti kakak sendiri.
Dia sahabatku, yang selalu bilang, "Bahagia kita yang ciptakan. Bukan orang lain."
Dia yang selalu mengingatkan persoalan berbuat baik.
Dia yang selalu asyik dalam diskusi apapun.
Dia sahabatku, salah satu sahabat yang tak pernah bosan ada hingga hari ini.
Yang tak pernah alfa dalam menyapa.
Terima kasih @id.arin

Seribu teman belum tentu mampu menjadi dan memposisikan diri sebagai satu teman terbaik yang menemani saat suka dan luka.
Insya Allah berteman dalam kebaikan di ruang yang Allah suka.
Alhamdulillah.

Cikarang, 10/5/20201
-Tumiesn-

#tumiesn #sahabat #dailymuslimah #temanmain #temancurhat #temanrumpi #temannasihat #kitaberteman #cikarang #indonesia #pulaujawa

    Artikel (Cerita Tumi)dari kategori yang sama
    Jumpa Mentor Paket Lengkap
    Jumpa Mentor Paket Lengkap(2019-05-21 00:32)

    WAKTU
    WAKTU(2019-05-10 12:01)

    Perpisahan
    Perpisahan(2019-05-08 22:40)

    Jingga-Jingga, Ninik
    Jingga-Jingga, Ninik(2019-05-07 00:30)

    Ruang Renung
    Ruang Renung(2019-05-03 22:02)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Dia Sahabatku
      Komentar(0)