Dari Aku untuk Diriku

Dari Aku untuk Diriku

Ternyata usiamu sudah bertambah ya, hari ini Mamak bilang, "28 tahun sudah kamu lahir di dunia ini."

Hingga akhirnya aku berpikir sejenak, tentang hidupku.

Setiap bertambahnya angka usia dan sudah jelas itu artinya berkurang jatah hidup.
Hal ini merupakan bahan evaluasi diri sendiri.

Hal apa yang sudah dikerjakan?
Kegagalan apa yang bikin ambyar?
Gimana caranya introspeksi dari kegagalan?
Sudahkah bermanfaat?
Gimana niatan nikah sudah lurus?
Prestasi apa yang sudah dicapai?
Gimana bacaan Alqurannya, sudah terus diperbaiki?
Gimana hafalannya, sudah sampai mana?
Berbenah dirinya sudah seriusan?
Cara bicara sudah gimana, masih ngegas-ngegas?
Masih ngeyel-ngeyelan?
Gimana pengaturan keuangan?
Gimana konsisten ibadahnya?
Gimana udah istiqomah?
Gimana soal karya?
Gimana soal manajemen waktunya?
Dan gimana udah rela akan setiap takdir?
dan gimana-gimana buat jalanin hidup dalam memanfaatkan sisa hidup yang gak tahu kapan akan pulang?

Gimana? Sudah siap terus bergerak buat terus belajar jadi baik?

"Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)."
(QS. Ar-Rahman ayat 60)

Cikarang, 14/3/2020
-Tumiesn-

#tumiesn #story #perjalanan #hidup #hijrah

    Artikel (Motivasi)dari kategori yang sama
    Rasanya Menulis
    Rasanya Menulis(2020-05-05 14:34)

    Aku Sayang Padamu
    Aku Sayang Padamu(2020-04-02 08:40)

    Dear Sahabat Muslimah
    Dear Sahabat Muslimah(2020-03-20 14:22)

    Terus Saja Berdoa
    Terus Saja Berdoa(2020-03-08 00:09)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Dari Aku untuk Diriku
      Komentar(0)