Tolong Bicaralah

Tolong Bicaralah



Hujan berjatuhan
Membombardir tanah
Berseru sesuka hati
Pada tirai jendela kutatap
Bulat mata menebang jalanan yang jauh
Menyaksikan alunan deras air tumpah dari langit

Sepi hati nelangsa
Rapuh terasa tercabik
Sekuat tenaga ku hela nafas
Sesak di dada
Lumuran rasa tak terbalas

Kau yang membisu
Tak peduli
Melangkah maju
Menghilang dari pandangan
Marah katamu?
Diam seribu bahasa
Jangkrik saja enggan berbunyi nyaring, menghargai sunyimu

Bukankah kau sangat mengenalku?
Tolong hargai aku
Seseorang yang berjuang merawat rasa
Sampai kapan tega diamkanku?
Jangan sampai aku pergi
Sebab cinta tak bisa begini
Kita perlu bicara

Cikarang, 14-1-2020
-Tumiesn-
#Day14OF365D

Tag :Kau

    Artikel (Puisi)dari kategori yang sama
    Rindu Stadium Empat
    Rindu Stadium Empat(2020-02-29 16:42)

    Menjadi Kita
    Menjadi Kita(2020-02-14 23:31)

    Bait-Bait Doa Cinta
    Bait-Bait Doa Cinta(2020-02-12 08:50)

    Pelangi di Senjamu
    Pelangi di Senjamu(2020-01-22 00:03)

    Kamu atau Sosok Baru?
    Kamu atau Sosok Baru?(2020-01-14 15:20)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Tolong Bicaralah
      Komentar(0)