Mak, Izin Gak Pulang Kampung Lebaran Tahun Ini.




Sejak satu bulan lalu bahkan lebih wabah virus yang tengah menyapa dunia ini terasa di Negara kita.
Dan sejak pertengahan Maret 2020 aku bilang ke Mamak, "Mak, maaf sepertinya lebaran tahun ini aku ndak pulang."
Dengan menjelasakan sedetail-detalinya, tentang keadaan yang tengah terjadi.
Menjelaskan sebab dan akibat, jangka pendek hingga jangka panjang. Takdir hidup Allah yang punya kuasa, tapi setidaknya kita sebagai manusia punya peran dalam hal ini dengan kesadaran sebagai manusia.

Tahun ini mungkin akan jadi ajang pendewasaan. Mamak bilang, "latihan." yah aku sepakat. Berlatih lebaran tanpa di kampung halaman sendiri, sebab pada waktu yang tepat(Insya Allah) setiap anak yang siap berumah tangga pastilah akan punya dua orang tua, yang harus adil lebaran akan singgah ke kampung halaman suami atau istri?

Tahun ini mungkin(Insya Allah jika masih dikasih usia) adalah pengalaman pertama syawalan di tanah perantauan. Meski aku tahu di sini banyak saudara (keluarga besar dari nenek) tapi tetaplah ada jarak yang harus diciptakan untuk kebaikan kita semua.

Tahun ini akan jadi pengalaman berharga, bahwa setiap dari kita haruslah bersikap dewasa. Mengambil sikap yang semestinya. Berpikir dengan pikiran jernih tak lupa selalu dibarengi mengingat-Nya agar hati kita tenang.

Rencana kumpul bersama keluarga yang sudah di susun beberapa bulan lalu memang harus belajar di relakan. Ketika tangan tak bisa saling berjabat, tatkala peluk rindu tak mampu tercipta. Hanya doa yang saling di langitkan.

Aku tahu, bukan aku sendirian yang tengah merasa. Tatkala hanya mampu melebur rindu via suara kepada orang tua. Tatkala senyum hanya mampu terlihat lewat video call. Ketika kecanggihan teknolgi sebagai media penyambung silaturahmi.

Aku tahu rasanya jadi anak rantau yang tidak hanya pulang kampung ketika lebaran saja. Yang bisa hilir mudik menjenguk orang tua semampunya. Tapi keadaan ini harus kita sadari bersama, memutuskan rantai penyebaran virus ini. Kita harus sadari bersama.
Untuk aku, kamu dan kita semua.Bersabar ya, dan jangan marah pada keadaan.Tetap tenang dan ikhlas.

Cikarang, 7/4/2020
-Tumiesn-
.
#tumiesn #rindu




    Pakai Masker Ya!




    Besok aku sayang kamu deh :)

    Btw kemana-mana jangan lupa pakai masker ya. Masker kain aman kok, karena harga masker sensi melonjak tinggi.

    Semoga kita selalu sehat, keluar rumah kalau itu penting banget ya :)

    Cikarang, 4/4/2020

    -Tumiesn-

    #tumiesn #story #perjalanan #hidupsehat #jagadiri #dailymuslimah




    Jangan Khawatir




    Jika arah jalanku dan jalanmu sama, suatu saat kita akan berjumpa di jalan yang sama. Jangan khawatir.
    .
    .
    .
    .
    Cikarang, 3/4/2020
    -Tumiesn-


    #tumiesn #story #perjalanan #hijrah #tentangkamu




    Aku Sayang Padamu




    Dear untuk para Perempuan.

    Aku doakan untuk kamu yang hatinya tengah patah segera sembuh.
    Kamu yang tengah rapuh segera bangkit.
    Kamu yang sedang menelan rasa pahit, segera sadar bahwa hidup tak selalu pahit ada manisnya kok.
    Jiwamu yang tengah gundah semoga segera tenang.

    Kamu yang sedang mendamba pasangan semoga segera bertemu dengan dia yang serius, yang berani mengetuk pintu rumah orang tuamu. Bukan yang main-main, bukan yang bilang sayang tapi tak berani berjuang bersama mengabadikan cinta lewat akad.

    Kamu yang tengah menanti buah hati semoga disegerakan hadir dan dipercayakan rahimmu, amanah menjadi Ibu segera engkau dapatkan. Bersabar dan tetap ikhtiar ya.

    Kamu yang sedang mengurus anak-anak, satu, dua, tiga, empat, lima dan mungkin seterusnya, tetap bersabar dan semangat ya jadi Ibu.

    Kamu yang sedang sakit semoga segera sembuh.
    Kamu yang sedang mengobati, merawat orang sakit semoga selalu sehat dan semangat.

    Kamu yang sedang menyusun skripsi semoga tugas akhirmu itu segera selesai.
    Kamu yang sedang membangun karir semoga karirmu segera melesat baik.

    Kamu yang sedang belajar masak, semoga cepat bisa dan makananmu sangat lezat.
    Kamu yang sedang belajar menulis semoga karyamu bagus dan fenomenal.
    Kamu yang sedang belajar memperbaiki bacaan AlQuran tetap semangat dan jangan menyerah meski terbata-bata.
    Kamu yang tengah menambah hafalan ayat perayat setiap harinya jangan menyerah.

    Kamu dan kamu dimana pun yang sedang berjuang. Tetap semangat ya.
    Aku yakin kamu adalah para perempuan kuat dan tangguh.
    Tetap semangat ya.
    Di masa pandemi covid19 ini kita perlu saling menguatkan ya.
    Aku sayang padamu.
    Dari aku, temanmu.

    Cikarang, 2/4/2020
    -Tumiesn-

    #tumiesn #perempuan #pandemi #corona #covid19 #bersabar #menguatkan