Rasanya Menulis




Banyak hal yang aku syukuri dari menulis.
Hingga rasanya untuk mewakili rasa itu tak mampu ditumpahkan dalam tulisan semuanya. Yah, semua itu karena begitu baik Allah. Nikmat dari-Nya.
Begitu pula untuk kamu dimana pun berada yang mungkin dengan cara menulis perjalanan hidup terasa lebih ringan. Entah apapun yang kamu tulis.
Baik tulisan dalam beratus-ratus halaman kertas, atau cukup satu kalimat tulisan setiap harinya sebagai hadiah untuk diri sendiri atau untuk orang tersayang.
Mari kita memulai menulis yang baik-baik, apapun itu.

Jababeka1, 5/5/2020
-Tumiesn-

.
#tumiesn #dailymuslimah #menjadikita #hikmah #semangat #menulis #2020




    Mak, Izin Gak Pulang Kampung Lebaran Tahun Ini.




    Sejak satu bulan lalu bahkan lebih wabah virus yang tengah menyapa dunia ini terasa di Negara kita.
    Dan sejak pertengahan Maret 2020 aku bilang ke Mamak, "Mak, maaf sepertinya lebaran tahun ini aku ndak pulang."
    Dengan menjelasakan sedetail-detalinya, tentang keadaan yang tengah terjadi.
    Menjelaskan sebab dan akibat, jangka pendek hingga jangka panjang. Takdir hidup Allah yang punya kuasa, tapi setidaknya kita sebagai manusia punya peran dalam hal ini dengan kesadaran sebagai manusia.

    Tahun ini mungkin akan jadi ajang pendewasaan. Mamak bilang, "latihan." yah aku sepakat. Berlatih lebaran tanpa di kampung halaman sendiri, sebab pada waktu yang tepat(Insya Allah) setiap anak yang siap berumah tangga pastilah akan punya dua orang tua, yang harus adil lebaran akan singgah ke kampung halaman suami atau istri?

    Tahun ini mungkin(Insya Allah jika masih dikasih usia) adalah pengalaman pertama syawalan di tanah perantauan. Meski aku tahu di sini banyak saudara (keluarga besar dari nenek) tapi tetaplah ada jarak yang harus diciptakan untuk kebaikan kita semua.

    Tahun ini akan jadi pengalaman berharga, bahwa setiap dari kita haruslah bersikap dewasa. Mengambil sikap yang semestinya. Berpikir dengan pikiran jernih tak lupa selalu dibarengi mengingat-Nya agar hati kita tenang.

    Rencana kumpul bersama keluarga yang sudah di susun beberapa bulan lalu memang harus belajar di relakan. Ketika tangan tak bisa saling berjabat, tatkala peluk rindu tak mampu tercipta. Hanya doa yang saling di langitkan.

    Aku tahu, bukan aku sendirian yang tengah merasa. Tatkala hanya mampu melebur rindu via suara kepada orang tua. Tatkala senyum hanya mampu terlihat lewat video call. Ketika kecanggihan teknolgi sebagai media penyambung silaturahmi.

    Aku tahu rasanya jadi anak rantau yang tidak hanya pulang kampung ketika lebaran saja. Yang bisa hilir mudik menjenguk orang tua semampunya. Tapi keadaan ini harus kita sadari bersama, memutuskan rantai penyebaran virus ini. Kita harus sadari bersama.
    Untuk aku, kamu dan kita semua.Bersabar ya, dan jangan marah pada keadaan.Tetap tenang dan ikhlas.

    Cikarang, 7/4/2020
    -Tumiesn-
    .
    #tumiesn #rindu




    Aku Sayang Padamu




    Dear untuk para Perempuan.

    Aku doakan untuk kamu yang hatinya tengah patah segera sembuh.
    Kamu yang tengah rapuh segera bangkit.
    Kamu yang sedang menelan rasa pahit, segera sadar bahwa hidup tak selalu pahit ada manisnya kok.
    Jiwamu yang tengah gundah semoga segera tenang.

    Kamu yang sedang mendamba pasangan semoga segera bertemu dengan dia yang serius, yang berani mengetuk pintu rumah orang tuamu. Bukan yang main-main, bukan yang bilang sayang tapi tak berani berjuang bersama mengabadikan cinta lewat akad.

    Kamu yang tengah menanti buah hati semoga disegerakan hadir dan dipercayakan rahimmu, amanah menjadi Ibu segera engkau dapatkan. Bersabar dan tetap ikhtiar ya.

    Kamu yang sedang mengurus anak-anak, satu, dua, tiga, empat, lima dan mungkin seterusnya, tetap bersabar dan semangat ya jadi Ibu.

    Kamu yang sedang sakit semoga segera sembuh.
    Kamu yang sedang mengobati, merawat orang sakit semoga selalu sehat dan semangat.

    Kamu yang sedang menyusun skripsi semoga tugas akhirmu itu segera selesai.
    Kamu yang sedang membangun karir semoga karirmu segera melesat baik.

    Kamu yang sedang belajar masak, semoga cepat bisa dan makananmu sangat lezat.
    Kamu yang sedang belajar menulis semoga karyamu bagus dan fenomenal.
    Kamu yang sedang belajar memperbaiki bacaan AlQuran tetap semangat dan jangan menyerah meski terbata-bata.
    Kamu yang tengah menambah hafalan ayat perayat setiap harinya jangan menyerah.

    Kamu dan kamu dimana pun yang sedang berjuang. Tetap semangat ya.
    Aku yakin kamu adalah para perempuan kuat dan tangguh.
    Tetap semangat ya.
    Di masa pandemi covid19 ini kita perlu saling menguatkan ya.
    Aku sayang padamu.
    Dari aku, temanmu.

    Cikarang, 2/4/2020
    -Tumiesn-

    #tumiesn #perempuan #pandemi #corona #covid19 #bersabar #menguatkan




    Jaga Jarak, Jaga Hati, Jaga Allah, selalu




    Indonesia dan seluruh belahan dunia saat ini tengah mengalami ujian berupa wabah. Dan kita semua pasti sudah tahu.

    Salah satu himbauan dari pemerintah adalah jaga jarak, dengan #dirumahaja
    Mungkin ini berlaku untuk orang yang pekerjaannya bisa dibawa ke rumah, sekolah dan kampus-kampus yang bisa diliburkan.
    Namun, ada sebagian yang ternyata tidak bisa meninggalkan pekerjaannya harus keluar rumah karena kebutuhan dengan catatan APD sangat harus diperhatikan oleh masing-masing individu.
    Misalnya tenga medis, dan kamu juga pasti tahu dibidang industri.

    Tapi kemarin saya sempat lihat video dan beberapa artikel sedihnya para pak ojol :(
    Yang sepinya pelanggan, dan ketar-ketir dengan keadaan saat ini.
    Laa Ilaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzholimin.

    Semoga pandemi ini segera berakhir di seluruh dunia, dan perekonomian stabil kembali. (Duuh.. Kepanjangan nanti. Saya bukan ahlinya hehe)

    Sebagai pengingat untuk diri saya, jika ini baik silahkan ambil manfaatnya.
    Ada hikmah dibalik musibah #corona ini dengan kata #jagajarak
    Hikmahnya adalah mungkin dulu kita terlalu asik tanpa jarak dengan lawan jenis yang bukan/belum mahrom.
    Mungkin kita terlalu tenggelam pada perjalanan hidup tak berjarak, tak ada batasan, melampaui batas meski mungkin kita tahu tapi masih melanggar.
    Jaga jarak mungkin mengajari kita betapa perlunya menjaga diri. Menjaga dari yang bukan hak, menjaga sebagai penyelamat diri. Dan menjaga diri karena Allah.

    Jaga Hati, yah kita terkadang sulit menjaga hati. Membatin sesuka hati, kikir dan bisa jadi sering ingkar. Kita lebih suka mementingkan diri sendiri tanpa peduli hati yang lain, hati-hati yang membutuhkan kita. Lupa untuk memanusiakan manusia, mungkin kita sudah merasakan, kenapa harga masker saat ini seperti harga emas?

    Jaga Allah.
    Yah, hal yang paling utama adalah tentang apapun kondisi hidup kita, entah apapun yang tengah terjadi. Baik senang maupun sedih. Baik hidup tengah lapang maupun sempit. Menjaga perintah Allah, menjauhi larangan-Nya. Tetap bergantung, berharap hanya pada-Nya saja. Sebab percayalah Allah tak akan pernah mengecewakan hamba-Nya. Allah itu sangat dekat.
    Semoga Allah menjaga kita semua.

    -Tumiesn-
    27/3/2020




    Dear Sahabat Muslimah




    Teruslah berjuang menjaga aurat kita. Semoga saja kelak saat kita dipanggil (meninggal) aurat kita dalam keadaan terjaga.

    Berjuanglah untuk menjaga apa yang bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan.

    Terus berdoa agar Allah lindungi kita. Jaga selalu ya aurat kita dari ujung kaki, hingga rambut. Kecuali yang bisa terlihat seperti wajah dan telapak tangan

    Allah SWT berfirman:

    "Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka mengentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung."
    (QS. An-Nur 24: Ayat 31)

    Jagalah Allah, Allah pasti akan jaga kita.
    Semoga kita selalu memiliki rasa malu dan sedih ketika kita tak menjaga aurat dengan baik.
    Keep Istiqomah :)
    Salam dariku, sahabatmu.

    Cikarang, 20/3/2020
    -Tumiesn-

    #tumiesn #hijrah #motivasi #perjalanan #hidup #dailymuslimah




    Dari Aku untuk Diriku




    Ternyata usiamu sudah bertambah ya, hari ini Mamak bilang, "28 tahun sudah kamu lahir di dunia ini."

    Hingga akhirnya aku berpikir sejenak, tentang hidupku.

    Setiap bertambahnya angka usia dan sudah jelas itu artinya berkurang jatah hidup.
    Hal ini merupakan bahan evaluasi diri sendiri.

    Hal apa yang sudah dikerjakan?
    Kegagalan apa yang bikin ambyar?
    Gimana caranya introspeksi dari kegagalan?
    Sudahkah bermanfaat?
    Gimana niatan nikah sudah lurus?
    Prestasi apa yang sudah dicapai?
    Gimana bacaan Alqurannya, sudah terus diperbaiki?
    Gimana hafalannya, sudah sampai mana?
    Berbenah dirinya sudah seriusan?
    Cara bicara sudah gimana, masih ngegas-ngegas?
    Masih ngeyel-ngeyelan?
    Gimana pengaturan keuangan?
    Gimana konsisten ibadahnya?
    Gimana udah istiqomah?
    Gimana soal karya?
    Gimana soal manajemen waktunya?
    Dan gimana udah rela akan setiap takdir?
    dan gimana-gimana buat jalanin hidup dalam memanfaatkan sisa hidup yang gak tahu kapan akan pulang?

    Gimana? Sudah siap terus bergerak buat terus belajar jadi baik?

    "Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)."
    (QS. Ar-Rahman ayat 60)

    Cikarang, 14/3/2020
    -Tumiesn-

    #tumiesn #story #perjalanan #hidup #hijrah




    Terus Saja Berdoa




    Pernah tidak kita berpikir sejenak,mengapa detik ini kita berada dititik ini?
    Pernahkah sedetik saja kita mengingat ulang apa saja yang sudah kita ikhtiarkan?
    Tentang perjalanan diri kita sendiri.

    Bisa jadi langkah kita hingga hari ini adalah buah dari doa-doa yang pernah kita panjatkan kepada-Nya. Doa yang tak pernah pupus ditengah jalan, terus dimunajatkan. Entah doa hari ini, doa kemarin, doa satu minggu lalu, doa satu bulan lalu, doa yang sudah berbulan-bulan terus diucapkan atau bahkan doa yang sudah menaun kita langitkan.

    Coba kita maknai lagi tentang arti dari ayat ini :
    "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran."
    (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186)

    Allah itu Maha baik bangetkan?
    Setiap doa kita pasti Allah kabulkan.
    Dikabulkan tidak harus sekarang juga, sebab Allah tahu kebutuhan kita bukan keinginan kita.
    Namun, kadang kita yang banyak dosa ini seringnya banyak maunya, ingin itu dan ingin ini tapi masih sering mengecewakan-Nya, membuat-Nya cemburu ketika kita lebih banyak memikirkan mahluk-Nya.

    Allah itu baik banget, ketika kita pengen apa-apa, Allah mempersilahkan kita untuk memintanya langsung. Berdoa yang serius, ikuti aturan-Nya, konsisten dan terus belajar menjadi baik.Yakinilah bahwa Allah itu selalu dekat dengan kita. Kadang kita yang terlalu jahat kepada-Nya, suka menjauh dari-Nya tapi Allah tetap rela mendekat untuk kita.
    Gimana, baik bangetkan Allah?

    Untuk kamu dimana pun berada, teruslah berdoa. Apapun itu.
    Jangan lelah untuk berdoa, sebab sebaik-baiknya tempat mengadu, tempat meminta, tempat curhat, tempat menumpahkan air mata, ya hanya pada-Nya
    Jangan lupa juga selalu bersyukur ya, sebab Allah lah yang memampukan kita dalam kondisi apapun saat ini yang kita jalani.

    Terus saja berdoa, Allah itu baik banget.
    Yuk kita belajar menjadi baik, sebab kita manusia banyak sekali dari kata kurang baiknya, banyak khilafnya.

    Teruslah untuk berlari mendekat kepada-Nya.

    Cikarang, 7/3/2020
    -Tumiesn-
    #Day67OF365D


    #tumiesn





    Dear Perempuan




    Dear perempuan dimana pun kamu berada.
    Semoga kita siap menjadi ibu, ibu keren yang bukan hanya dipanggil ibu.
    Tapi bisa menjalankan amanah dari-Nya. Yakni mendidik anak-anak yang bertaqwa dan berpegang teguh pada-Nya.

    Untuk yang sudah menjadi ibu, tetap semangat menghadapi setiap warna pola harian anak-anak, aku tahu itu tidak mudah. Butuh perjuangan juga hati yang penuh kelembutan, kesabaran dan juga cinta.

    Untuk yang belum dikarunia seorang anak. Bersabarlah dan terus berjuang. Kamu adalah wanita hebat dan sempurna, teruslah berjuang dan jangan dengarkan nyinyiran orang. Tetaplah bertaqwa kepada-Nya. Allah tempat terbaik buat curhat, seringlah curhat sama Allah saja ya.

    Dan untuk para jomblo, eeh singlelillah.
    Bersabarlah dalam penantian ini. Semoga Allah mudahkan untuk pertemuan dengan seseorang yang tepat menurut-Nya. Seseorang yang akan membuat hatimu tentram, bersamanya Allah semakin dekat. Dan semoga Allah percayakan rahimmu akan lahir generasi-generasi yang mencintai Islam.

    Dan untuk siapapun, semangat ya.

    Cikarang, 13/2/2020
    -Tumiesn-
    #Day44OF365D



    #tumiesn #buku #cinta #menuangkantintalewatcintaibu #hijrah #dailymuslimah




    Hujan Pakai Kaos Kaki? Basah Dong?





    Surat untuk diriku dan untukmu, saudari muslimah.

    Cikarang sejak dini hari (8/2/2020) di guyur hujan? Bagaimana dengan kota tempat tinggalmu? Hujan juga? rintik-rintik atau sedang hujan perasaan? hehehe. Apapun kondisi kotamu dan kondisi hatimu semoga Allah selalu jaga.

    Kalau saat kamu harus berpergian karena suatu urusan misal pergi bekerja, ke pasar, ke sekolah, ke rumah calon mertua, dan kemana pun deh. Nah, pas mau berangkat entah itu naik kendaraan pribadi berupa roda empat, roda dua, kendaraan umum bahkan jalan kaki. Sebagai perempuan yang dimana diwajibkan untuk menjaga aurat, kita yuk sama-sama terus berkomitmen untuk menjaganya. Sederhananya soal kaos kaki.

    "Hujan pakai kaos kaki? Basah dong? Nanti gimana?" sebuah pertanyaan-pertanyaan yang mungkin saya, kamu dan kita sering lontarkan.
    Coba yuk kita pahami dan maknai surat An-Nur ayat 31.

    "Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka mengentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung."
    (QS. An-Nur 24: Ayat 31).

    Di dalam ayat tersebut sudah jelas banget ya perintah dari Allah, dan kita tahu kan perintah Allah itu wajib banget dan banget kita kerjakan, gak mau kan Allah marah sama kita?

    "Nah, gimana nih terus soal hujan pakai kaos kaki?"

    Tenang ada solusinya kok.
    Bawa kaos kaki lagi, kalau kaos kaki basah terkena hujan, ya kita sudah siap bawa penggantinya.

    "Repot dong?"

    Enggak kok, niatkan semua karena Allah. Gak akan ada yang repot.
    Yang repot itu kalau Allah sudah tidak sayang pada kita lagi bukan?

    Allah selalu memudahkan kok untuk siapa saja yang berusaha mengejar cinta-Nya.
    Dan terus berdoa dan berjuang ya semoga Allah selalu meridhoi langkah kita, agar kehidupan dunia ini dan bekal untuk akhirat seimbang, dan kita tak ditumbangkan oleh dunia hingga melupakan akhirat.

    Semoga bermanfaat.


    Cikarang, 8/2/2020
    -Tumiesn-

    #Day39OF365D
    "Dari sahabatmu yang banyak dosa."




    Pada Akhirnya




    Pada akhirnya semakin waktu beranjak dewasa dengan kelipatan senja, kita akan sadar tentang arti perjuangan dan kepasrahan.

    Senja dan fajar yang berlawanan, tapi akan tetap elok untuk saling berpacu membutuhkan. Seperti halnya kekurangan dan kelebihan yang saling berkesinambungan.

    Mendewasa itu seni, dan akan tetap baik-baik saja meski sekelumit cerita menerobos tanya yang akhirnya kini hanya mampu dikembalikan lagi kepada-Nya.

    Sebaik-baiknya cinta dan yakin nyatanya hanya untuk-Nya.
    Selebihnya, itu merupakan hadiah dari-Nya atas kesabaran.

    Karang Bahagia, 3/2/2020

    -Tumiesn-
    #Day34OF365D

    #tumiesn #story #pengingatdiri