PATAH

PATAH

Angin malam tenang kala itu bagaikan puting beliung
Menghancurkan segala asa yang telah diagungkan
Hampir saja aku mati ditempat, kau pecat aku sebagai teman berdebat

Tertunduk aku enggan membalas
Sebab air mata sudah luruh menjadi sungai-sungai pada daratan
Aku tak mampu mengelak
Kau bilang tamat, cintaku kandas

Malam itu kau patahkan hati ini sejadi-jadinya
Baru saja inginku umumkan namamu pada selembar kertas
Kau membungkam niatku, matikan segala harapan
Patah hatiku sedalam lautan

Cikarang, 26-4-2019

-Tumiesn-

    Artikel (Puisi)dari kategori yang sama
    Perasaanku, Perasaanmu
    Perasaanku, Perasaanmu(2019-11-17 10:44)

    K E M B A L I
    K E M B A L I(2019-10-24 22:08)

    Kau Adalah......
    Kau Adalah......(2019-10-16 12:45)

    Bukan Yatim Biasa
    Bukan Yatim Biasa(2019-10-01 14:47)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    PATAH
      Komentar(0)