Beridiri Pada 5 Jari, Telapak Tangan

Beridiri Pada 5 Jari, Telapak Tangan



"Kalau kita beridiri pada tapak kaki itu sudah biasa, tapi bagaimana jika kita bertahan berdiri pada telapak tangan yang terdiri dari 5 jari?"
Kalimat dari seorang alumni Pelita Bangsa, namanya Ceceng Saepuloh.

________

Beridiri Pada 5 Jari, Telapak Tangan



Sebuah pembahasan seru, dari #kolaborasi #mudaberkarya. Kebetulan Kamis sore selepas Magrib ditanggal 28-2-2019. Dalam kolaborasi rencana yang semoga terlakasana diberikan kelancarana, salah satu rencana bikin buku #tumiesn tahun ini adalah kolaborasi bareng 2 Dosen yakni Bu Yunita, Pak Edy dan Juga salah satu tempaan satu angkatan yakni Yuni Puspita.
Kalau mau lihat perjalanan tentang 2 dosen ini bisa cek ditulisan ku :

1. Gerbang Skripsi,Nulis Asik, Hati Bahagia

2. Terima Kasih Untuk Kamu Triangulasi Sumber (Pembaca, Penulis & Komunitas) Skripsi Solusi

Salah satu hal yang membuat kami dekat adalah soal Skripsi sejak tahu 20170-an. Hingga sebuah buku yang Insya Allah akan digarap bersama judul bukunya terinpspirasi dari soal penelitian juga, tepatnya sharing rencana penelian Pak Edy S.

_____

Oke, balik soal diskusi kemarin sore dengan Ceceng yang kami undang sebagai salah satu narasumber yang pasti inpiratif banget ya. Beliau ini bukan sembarang mahasiswa ugal-ugalan (biasa aja) tetapi, luar biasa. Banyak hal yang diceritakan saat proses #ceritaambilpesannya , ada hal yang paling menarik dan akhirnya saya tulis di blog ini.

Pernah gak kita ngebayangin berdiri ditelapak tangan kita pada 5 jari? dimana biasanya tuh kalau berdiri di telapak kaki kan?
Ini salah satu pandang Ceceng yang menurutku big idea and inspiration . Sebuah sudut pandang yang sayang kalau diabaikan, didengarkan mentah-mentah alias gak sampai ke seluruh ingatan (ruang otak).

Jadi, yang dimaksud Ceceng berdiri di 5 jari pada telapak tangan ini adalah dia berpikir gimana sih dalam menghadapi polemik kehidupan ini mampu tetap berdiri alias hidup. Dengan jari-jarinya bisa mengahasilkan uang dalam kondisi ya intinya dia harus bertahan hidup.

Jaman kuliah dulu, salah satu mantan karyawan disebuah perusahaan yang memutuskan resign tentang sebuah pilihan hidupnya, dan pasti ada alasan sendiri ya.
Dan ketika itu dia harus tetap kuliah serta membiayai hidupnya. Alumni jurusan manajemen pemasaran ini yang awalnya saat mendaftar kuliah ingin ambil jurusan tekhnik infomatika karena terinpirasi dari teman (mentor) yang mengingatkannya untuk melanjutkan pendidikan ini, dia harus berpikir lho saat penghasilan jadi karyawan sudah off, berangkat ke kampus pakai bensi berarti mengeluarkan uang, gimana caranya di kampus gak sia-sia, mengeluarkan dan mendapatkan. Dan anak muda ini punya pikiran, melupakan malu dan gengsi, Ia jualan.

Saat itu jualan nasi kuning, aqua botol dan snack. Baginya ambil barang di orang lain, dia harus dapat keuntungan. Katanya jika di ibaratkan 5 jari itu :
1. Jempol dapat penghasilan dari nasi kuning
2. Jari telunjuk dapat penghasilan dari aqua botol
3. Jari tengah dapat pengasilan dari snack
4. Jari manis penghasilan dari tempat lain
5. jari kelingking pengasilan ditempat lain juga

Dan secara continues . Dia yang kini juga memiliki ide buat bisnis, mulai dari rental PS di kampung halamannya Cianjur, serta photo copy di dekat kampus. Good idea soal bisnis dari sudut pandangnya tentang jari yang dimiliki, gimana caranya mendapatkan penghasilan dari berbagai sumber.

______

Menjadi perantau dan berpetualang di kota orang, terkadang kita harus berani naik level ya meskipun prosesnya gak mudah. Salah satunya banting rasa malu, kantongin gengsi. Jalanin aja, dan nikmati prosesnya.Sebab dihidup ini gak ada hasil tanpa proses yang dilalui?

______

Berdiri pada 5 jari, telapak tangan yang kita punya nyatanya perlu. Jalanin kehidupan yang bentar ini dan terlalu singkat menjadi hal yang tidak monoton. Sumber-sumber pendapatan untuk menjadi bekal perjuangan hidup itu perlu lho, kurangi kebanyakan gaya temukan cara menjadi diri yang lebih berisi.

Cikarang, 1-3-2019

-Tumiesn-

Baca Juga : Walau Buruh Pabrik Bukan Penghalang Melanjutkan Pendidikan Kerja Sambil Kuliah? Siapa Takut! Ruang Saksi Bersama




    Artikel (Inspirasi)dari kategori yang sama
    Merantau Bagi Tumiesn
    Merantau Bagi Tumiesn(2019-06-13 15:21)

    Jumpa Mentor Paket Lengkap
    Jumpa Mentor Paket Lengkap(2019-05-21 00:32)

    WAKTU
    WAKTU(2019-05-10 12:01)

    Perpisahan
    Perpisahan(2019-05-08 22:40)

    Hidup dan Kesempatan ke-2
    Hidup dan Kesempatan ke-2(2019-04-30 19:13)

    Kenapa Belum Nikah?
    Kenapa Belum Nikah?(2019-04-03 23:00)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Beridiri Pada 5 Jari, Telapak Tangan
      Komentar(0)