Mengalirkan Kata Menjadi Puisi

Mengalirkan Kata Menjadi Puisi

Assalamualaikum, selamat siang dan salam semangat berkarya.
Terima kasih untuk kesempatanya,di sini saya mau sharing sedikit ya, dan saya yang masih menjadi penulis pemula ini masih banyak tidak tahunya dan serta masih haus belajar. Semoga yang saya sampaikan bermanfaat.

Nah, kali ini Tema yang mau saya bagikan yakni :
Mengalirkan Kata Menjadi Puisi

Nah, sebelum masuk pembahasan lebih jauh, teman-teman suka baca atau bahkan nulis Puisi?
Kalau Iya semoga pasb dengan materinya ya

_______

Puisi adalah suatu karya sastra tertulis dimana isinya merupakan ungkapan perasaan seorang penyair dengan menggunakan bahasa yang bermakna, serta mengandung irama, rima, dan ritma dalam penyusunan larik dan baitnya.

Ada juga yang menyebutkan pengertian puisi adalah suatu karya sastra yang isinya mengandung ungkapan kata-kata bermakna kiasan dan penyampaiannya disertai dengan rima, irama, larik dan bait, dengan gaya bahasa yang dipadatkan.

Beberapa ahli modern mendefinisikan puisi sebagai perwujudan imajinasi, curahan hati, dari seorang penyair yang mengajak orang lain ke ‘dunianya’. Meskipun bentuknya singkat dan padat, umumnya orang lain kesulitan untuk menjelaskan makna puisi yang disampaikan dari setiap baitnya.

_____

Menurut saya, setiap orang pasti bisa bikin puisi. Dengan cara : mengalirkan kata yang ada.

Kata-kata yang disusun, hanyutkan saja dengan ditemani imajinasi dan perasaan kita sebagai orang yang menuliskan.

*Ada tips simple nih menulis puisi ala #puisitumiesn

1. Tentukan tema

2. Bikin titik benang merah (maksud dari puisi )

3. Judul

4. Isi

4 cara itu yang biasa saya pakai, kadang juga bisa di acak, misalnya Judul dulu baru point yang lain, atau titik benang puisi terlebih dahulu.
Kalau isi bagi saya itu mengalir saja , yang penting udah ada point lainnya sebagai pelengkap.

_____
* Ide dari Mana saja

Gak semua puisi yang ditulis itu hasil dari curhatan penulisnya. Bisa jadi curhatan teman jadi bahannya hehe.
Intinya ide itu bisa datang dari mana saja, gak selalu dari diri kita yang nulis , kita yang ngembangin dan didukung oleh perasaan kita.
Karena apa? Menulis tanpa rasa isinya akan garing.
_____
*Bikin puisi lebih hidup

Sejak dulu saya suka nulis puisi, lebih suka bahasa yang mudah dipahami sih alias target pembaca semuanya orang Masuk.
Nah, sekarangak itukan jamannya canggih ya.
Salah satunya saya memanfaatkan media sosial Instagram buat seseruan soal puisi.
Yapz, Saya bikin hastaq #puisitumiesn
Tentang video puisi tepatnya
Contoh :
https://www.instagram.com/p/BqnbTX1hYQW/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=2p7xf7sjgeh2

Awalnya Saya suka liat video teman kuliah di Storynya dengan musik, dari situ Saya mikir buat ajak kolaborasi, dia mau saya bikinkan puisi.
Dan puisi ini yang akhirnya ku masukan juga di salah satu novel ku tahun ini, insya Allah.

Ngajak teman buat bacain puisi makin menantang dan seru hingga akhirnya ada beberapa yang ikutan.

Jadi, kalau puisi dibikin video puisi itu menurut saya akan jauh lebih hidup dan bisa masuk ke emosi pembaca.

_____

* Puisi Jadi Cemilan

Cemilan?
Maksudnya gimana?
.....
Jadi gini, sering-sering coba ngalirin kata-kata yang kita miliki dengan tips di atas. Tulis saja, gimana pun kondisi dan perasaan.
Tulisan bisa kita kumpulkan dimana saja, bisa dibuku catatan, blog, IG atau apapun itu.
Kalau Saya pribadi sejak dulu suka nulis puisi di Blog Dan ketika di jadiin video puisi save di IG.

Suatu hari misal kita punya kebiasaan nulis puisi entah sebulan sekali, minggu sekali atau bahkan tiap hari.
Kumpulan alias hasil cemilan tersebut bisalah di masukan ke nasakah yang mau dijadiin Buku.

Ini sudah sering saya praktekan, semacem jadi box harta karun tambahan naskah tepatnya.

Bahkan Dari cemilan puisi yang Saya tulis dan yang di save di IG maupun blog sejak ngemil di tahun 2015 sampai dengan sekarang, saya pilah-pilah mana yang pas dan insya Allah akan dibukukan. Dari kumpulan puisi menjadi Prosa tepatnya di satu cerita. Do'ain ya segera dilamar penerbit.

....
Teman-teman juga bisa pasti dan mungkin udah berpengalaman soal cemilan ini?

____

*Tanya Tema

Coba deh sesekali tanya ke temanmu misal kita posting photo atau video, tanyakan ke mereka tema apa yang cocok, jika ada respon dari mereka ngasih tema secara gak langsung kita ditantang buat nulis.
Ini akan lebih greget.

____

*Mengalir kaya Air terjun

Nulis puisi itu kita harus berani terjun alias sedikit melebih-lebihkan bahasanya, misalkan kita mau bilang "hati ini sakit" di ganti "hati ini telah patah dan bernanah"

Nulis puisi itu menurutku bebas gak harus abab seperti pelajaran jaman SD.
Meski bebas kita harus tetap sopan ya, jangan biarkan isi puisi kita termakan unsur-unsur di luar positive alias terlalu fulgar.

______

*Bermain gambar jadi puisi

Nah, saya juga pernah tuh cobain main-main mengalirkan kata jadi puisi dari gambar yang saya dapatkan dari komentar teman difacebook beberapa tahun lalu, bisa dilihat di rangkuman blog saya Ini
http://tumiesn.wagomu.id/e26474.html

Ini juga lebih menantang dan secara gak sadar otak kita bekerja, imajinasi berterbangan, kata-kata akan mengalir dengan sendirinya

___
* Melaju terus menulis

Akan Ada keajaiban mengalirkan kata jadi puisi, kita gak perlu memakan waktu berjam-jam untuk bikin puisi ataupun potongan puisi, bahkan hanya hitungan 1 menitan saja.
Gimana caranya? Mulai asah aliran kata dari sekarang.

Terus saja nulis, dan turut sertakan hati kita merasakan isi puisi meski mungkin bukan terinspirasi dari apa yang kita alami, tetapi dari luar diri kita.

Gunakan juga LDR untuk menemukan inspirasi, bisa lihat di sini http://tumiesn.wagomu.id/e5923.html

____

Terima kasih, salam produktif

Dan kalau mau tengok-tengok puisi saya ada di blog tumiesn.wagomu.id dikategori *Puisi*.

Atau follow IG @tumiesn23 dan hastaq #puisitumiesn

Selamat jatuh cinta dengan puisi-puisimu dari keajaiban aliran kata-kata yang kamu milik

Cikarang, 24-2-2019

-Tumiesn-

Materi kelas online di komunitas Serdadu Aksara

    Artikel (Materi Diskusi)dari kategori yang sama

     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Mengalirkan Kata Menjadi Puisi
      Komentar(0)