Nulis, Modal PD

Nulis, Modal PD


Sedikit cerita, gimana awalnya aku tuh nulis dengan bermodalkan PD (percaya diri) hehehe. .
Mungkin kalau yang udah temenan sama aku sejak dahulu kala, dimana dulu aktif bermain sosial media di Facebook ya, akan sering liat berandaku isinya postingan tulisan mulu, dengan link artikel dari blog tumiesn.wagomu.id

Aku mulai nulis itu awalnya nyobain ngeblog pakai blo****t sekitar 4 bulanan, sebelum aku ikut kelas online (nulis prabyar cari mentor).

Aku nyobain deh salah satu platform yang di kenalkan @edis.jun yakni @wagomu.id
Dulu saat dikenalkan, aku gak langsung bikin, meski dibilangin, "bikin 2 blog aja Tumiesn"

Karena aku tipe orang yang setia #eeh
Jadi, aku tuh maunya cukup punya 1 blog yang memang ku jadikan media berekspresi melalui tulisan.
Ku amati dulu wagomu beberapa bulan, hingga akhirnya berpikir, "Seru nih."
Iya, dulu itu pas aku gabung di @wagomu.id penggunanya baru sekitar 200 sampai 300 gitu di tahun 2015.
Alhamdulillah sekarang tahun 2019 ini sudah 5000an.

Nah, sejak awal ngeblog saat aku pakai alamat sebelumnya hingga ke wagomu, aku tuh cukup PD.
Gimana enggak, setiap kali ngepost tulisan di blog, aku selalu share link tulisan tersebut, baik di Facebook beranda ku, Inboxin teman di Facebook, share di Pesan Whatsapp, hingga pakai pesan singkat lho alias (SMS)

Kalau di pikir-pikir lucu ya hehe.

Respons orang yang nerima serangan share link tulisanku dengan kasih keterangan, "Jangan lupa klik ya, baca dgn hati & cinta" itu macam-macam, ada yang bilang,
"Ok."
"Wah tulisan baru."
"Siap."
Dan ada yang cuma read doang tuh pesan ku atau cuma "ooh"

Karena aku terlalu PD pesan ku meski di cuekin, tatkala ada tulisan baru di blog, tetap ku lanjut hehehe, meski gak ada pesan balasanya.

Hal itu dilakukan, cuma pengen ngasih tahu kalau aku nulis. Padahal mungkin saja gak penting ya buat mereka

Tahun 2015 awal-awal aku nulis itu cuma modal PD, nulis aja, bagiin kebanyak orang aja, gitu terus.
Terlalu PD nya gak perduli tanggapan orang, bahkan dulu di kampus, aku lebih asik mojok di Perpus bukan buat ngerjain tugas tapi ngeblog sambil pake Wi-Fi gratis.

Untuk menemukan pembaca (orang yang klik dengan tulisan kita) itu gak kaya balikin telapak tangan, atau semacam mudah banget bilang, I love you pada selembar kertas terpendam wkkwkwk
Butuh proses, bahkan butuh waktu yang gak bentar.

Termasuk aku ini, karena bukan artis, jadi butuh beberapa tahun untuk menciptakan rasa menulis dan menarik mereka (pembaca mendekat)

Nulis itu nyatanya bermodalkan PD, jangan malu-malu untuk mengakui karya kita meski cuma satu kalimat, karena apa?
Menulis itu menurutku, keajaiban imajinasi.

Jadi, modal percaya diri saja ya.
Nanti juga ketemu pembacamu kok.

Kalau tulisanmu ataupun caramu mengenalkan diri kalau kamu penulis, jadi bahan ledekan orang-orang sekitat yang gak ngerti dunia mu, slow aja jangan baper.

Sederhananya saja, minat orangkan beda-beda, pola pikir pun demikian.
.
So.. Percaya diri saja ya

Cikarang, 12-2-2019

-Tumiesn-
#curcol


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Nulis, Modal PD
      Komentar(0)