Komunikasikan Cinta



Pernah gak sih kita merasa saat dewasa rasanya waktu terlalu padat?
Padat dengan berbagai jadwal yang sudah diatur sedemikian rupa.
Baik itu jadwal kerja, belajar, betemu teman lama maupun teman baru dan jadwal-jadawal lain-lain yang sudah disusun.
Tapi, apakah dibalik jadwal-jadwal itu, kita selalu menjadwalkan waktu dekat dengan orang tua?
Jadwal komunikasikan cinta bersama mereka.

Saat kita semakin dewasa, orang tua sebenarnya sangat ingin dekat dengan anaknya. Setidaknya memiliki waktu sekadar bercerita, saling mendengarkan atau membicarakan hal yang perlu dibicarkan.
Sejak dahulu saya pun sudah biasa menerapakan untuk membiasakan ketika menelponnya, “Ma ada cerita?” hal sederhana tapi ini bisa jadi membangun motivasi cinta dihati anak dan orang tua. Dan saya termasuk orang yang suka mendengarkan ibu saya bercerita, dan sering sekali memintanya untuk menceritakan lagi tentang masa kecil saya, bercerita tentang awal kali beliau bertemu serta jatuh cinta kepada bapak (cinta pertama dan terakhirnya), tentang kehidupan kami dahulu dan mendengarkannya bercerita hal lainnya.
Banyak hal dari anak dan ibunya, saya pun terkadang bercerita tentang hal yang perlu di ceritakan.

Tetapi, meskipun begitu sebagai anak kita harus bisa menyaring mana yang harus di ceritakan, di bicarakan kepada mereka. Jangan bercerita yang akan membebankan orang tua.

Ketika bercerita, membicarakan ataupun mendengarkan jika dirasa arah pembicaraan melebar misalnya, saking terlalu asik tiba-tiba berbicara yang gak berfaedah (membicarakan orang lain) yang tak sepantasnya, seorang anak harus bisa mengalihkan pembicaraan dan mencari jalan cerita yang lain, kenapa begitu?
Karena kita gak mau dong nambah-nambah dosa? Hehehe. Jadi, harus pandai-pandai menyaring.

Membangun komunikasi cinta kepada orang tua itu sangat perlu, baik secara langsung maupun via suara, kenapa begitu? Karena mereka adalah orang pertama yang mengajarkan kita arti cinta dan komunikasi.
So.. Dekati dan sayangi selalu orang tua

"Aku sayang Mama." setiap sebelum salam saat mengakhiri telepon, hal yang menjadi kebiasan dalam mengkomunikasikan cinta bagi Saya kepada orang tua.

Cikarang, 6-12-2018

#tumiesn #Story #pesankebaikan

    Artikel (Inspirasi)dari kategori yang sama
    Pernah Jatuh & Cinta
    Pernah Jatuh & Cinta(2018-10-15 20:12)

    Metamorfosa Rindu
    Metamorfosa Rindu(2018-10-12 06:38)

    Nikah, Bukan Perlombaan
    Nikah, Bukan Perlombaan(2018-10-04 12:35)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Komunikasikan Cinta
      Komentar(0)