Menyebut mu

Menyebut mu



Kepada seseorang yang baru bisa ku bicarakan lewat puisi
Bersama gemericik hujan yang menjadi saksi penaku merangkai namamu
Sentuhan angin senja maupun fajar yang kerap menampar-nampar perasaan
Tentang kamu yang berhasil menjadi ladang inspirasi
Kali ini bolehkah aku bicara tentang mu lebih dalam?

Katanya aku perempuan
Kamu yang berbeda jenis dan berhasil menyentuh kerasnya jiwa ku
Bolehkah aku kali ini lebih khusuk menyebut mu dalam do’a?
Hanya Kepada-Nya aku ingin berbicara banyak tentang bagaimana kamu yang nampak terindah
Tak terlupa, puisi tentang mu terus menemani jiwa yang tak bisa banyak diucap oleh kata

Cikarang, 3-12-2018

-Tumiesn-

    Artikel (Puisi)dari kategori yang sama
    Yang Pernah Mencintaimu
    Yang Pernah Mencintaimu(2019-06-15 15:59)

    IKHLAS
    IKHLAS(2019-04-27 07:21)

    PATAH
    PATAH(2019-04-26 15:43)

    Tak Jodoh
    Tak Jodoh(2019-02-23 11:51)

    Tulus, Tak Bisa Bersama
    Tulus, Tak Bisa Bersama(2018-12-23 07:03)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Menyebut mu
      Komentar(0)