Menikah tidak harus diawali dengan Pacaran

Menikah tidak harus diawali dengan Pacaran





Ini tentang kisah sahabatku,
tentang hijrahnya dan tentang cintanya dari-Nya.
Kita tidak pernah tahu tentang kejutan-kejutan dikehidupan ini,
tentang takdir dari-Nya, termasuk soal jodoh.

Ia adalah sosok wanita sederhana, ayu dan Insya Allah soleha.
Seorang sahabat yang banyak mengajarkan saya tentang pentingnya mencintai-Nya.
Tentang keluwesan seorang wanita tak harus bersolek, melainkan tentang ketaatan kita kepada pemberi hidup.
Terimakasih untuk mu sahabatku, sejarahmu semoga mengisnpirasi.

Menikah itu tidak harus diawali dengan pacaran.
Mungkin kalimat itu sulit diterima oleh sebagian orang,
karena sering kali muncul pertanyaan, "Bagaimana akan menikah dengan seseorang jika belum mengenal dia bla.. bla.. (dengan maksud kelamaan dalam pacaran).
Semua itu pilihan, karena setiap orang memiliki prinsip hidupnya masing-masing.

Sahabatku yang kali ini kutulis kisah inspirasinya,
Tentang kisah cintanya benar-benar menginspirasi saya.
Dia adalah salah satu teman dari banyaknya teman, yang berhasil membuat saya menangis saat pertama kali mendengar pernikahannya.

Tangisanku pecah saat mendengar kabar itu,
bukan tangisan karena dia telah pensiun dari kejombloannya,
dan meninggalkan saya yang masih betah menjomblo. hehehe
Melainkan tangisan terharu atas kebahagiaannya.
Subhannallah dia telah menemukan jodohnya dengan prinsip yang sudah ditanam dengan tidak pacaran.

Dan alhamdulilah, sahabatku yang satu ini telah bertemu dengan seseorang yang cintanya juga terpaut karena-Nya.
Seseorang yang wajahnya teduh, baik agama dan kehidupannya pula.
Semoga, engkau sahabatku dengan pasanganmu akan selalu berjodoh hingga ke Jannah-Nya.

Melalui proses Ta'aruf hanya beberapa bulan,
Pertemuan ke-4 kali adalah acara pernikahannya.
Dan itu membuat saya merinding,
Ini kisah cinta yang inspirasi bukan? dari pada kisah cinta yang bertahun-tahun bergandengan tapi tak ada kejelasan, Karena itu makjeleb ngenes dan Allah tidak suka.

Setiap orang punya kisah hidupnya masing-masing,
Tidak sama, dan prinsip yang berbeda-beda.
Dan dalam proses Ta'aruf pun jika belum jodoh bisa mengalami yang namanya pembatalan.
Begitupula sahabatku tersebut pernah mengalaminya, namun kini mendapatkan yang lebih baik.

Mungkin akan terasa pedih ketika proses itu dibatalkan,
terlebih ketika tanggal sudah ditentukan.
Ketika kedua orang tua belah pihak telah sama-sama setuju,
tetapi, Ketika Allah belum menyatukan, apa kita harus marah?
jawabannya, "Tidak!"
karena Allah punya kejutan-kejutan indah untuk kita.

Saat kegagalan itu tercipta,
remuk hati itu akan terasa dan hati-hati jangan sampai setan menguasai hati.
Boleh saja menangis beberapa waktu atas rasa kesedihan itu.
Tetapi. jangan berlama-lama tenggelam dalam kepedihan.
Ingatlah akan janji Allah dan berserahlah diri hanya kepada-Nya.
karena sebaik-baiknya menggantungkan harapan itu hanya kepada-Nya bukan kepada ciptaan-Nya.

Semoga kisah ini bukan hanya mengisnpirasi saya,
tetapi juga mengsipirasi yang membaca tulisan ini.
Untuk menjadi tidak baik itu sangat mudah,
sementara untuk menjadi lebih baik itu sulit, penuh ujian, tantangan dan insya Allah hasilnya akan indah.
Hidup itu berprinspi, semoga apa yang kita ambil itu yang terbaik dan selalu di Ridhai oleh-Nya.
Cinta tak akan kemana-mana,
Cinta tak selalu jodoh, tetapi jodoh akan selalu bersama cinta.
Semangat memantaskan diri untuk dipantaskan.


Cikarang, 18-7-2016

Tumiesn


    Artikel (Inspirasi)dari kategori yang sama
    Merantau Bagi Tumiesn
    Merantau Bagi Tumiesn(2019-06-13 15:21)

    Jumpa Mentor Paket Lengkap
    Jumpa Mentor Paket Lengkap(2019-05-21 00:32)

    WAKTU
    WAKTU(2019-05-10 12:01)

    Perpisahan
    Perpisahan(2019-05-08 22:40)

    Hidup dan Kesempatan ke-2
    Hidup dan Kesempatan ke-2(2019-04-30 19:13)

    Kenapa Belum Nikah?
    Kenapa Belum Nikah?(2019-04-03 23:00)


     
    Komentari Artikel ini
    Sempet mumet dengan awal kalimat yang "cintanya darinya"... hihihiji
    Posted by Wuriami at 2016/09/21 18:03
    Hehe mumet gimana Wuriami?

    hihihi
    Posted by TumiesnTumiesn at 2016/09/21 18:53
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Menikah tidak harus diawali dengan Pacaran
      Komentar(2)