Pejuang Sekantong Darah

Pejuang Sekantong Darah

Jum'at malam pukul 18.30 WIB saya cukup panik manakala telepon dari keluarga mengabarkan Paman yang lagi di rawat butuh sumbangan darah. kemarin saya yang masih mengenakan seragam kerja yang memang baru aja sampe kosan dari tempat kerja bergegas cari pendonor.

Segeralah update status di Whatsapp dan kirim pesan di beberapa group Watshap.
Baik itu group rumpi di kantor, rumpi genk di kampus, group keluarga dan group kelas Japania Juku.
Alhamdulillah satu pesan masuk dari seorang teman, namanya Kak Eni teman kerja di tahun 2013 lalu. Dan kebetulan udah lama juga gak pernah ketemu tapi dengan tekadnya melawan jarum, yang memang kak Eni takut sama jarum memutuskan buat ikut mendonorkan darah A yang di cari.

Beberapa respon pun masuk dari banyak teman yang bermacan-macam golongan darah.
Alhamdulillah terima kasih atas keperdulian yang tidak bisa dibalas ini. Semoga Allah yang membalas atas kebaikan kalian.

Teman dari adik pun si Ahmad bersedia mendonorkan darahnya buat paman yang sangat butuh darah. Saya, adik dan Ahmad pun bergegas menuju stasiun Cikarang untuk ketemuan sama Kak Eni yang menunggu. Kami bergegas siap menuju PMI Kramat jati Jakarta.

Saat sedang menunggu kereta datang, tiba-tiba seorang teman dari rekan kerja paman kirim pesan dan bilang mau ikut serta donor darah. Alhamdulillah, namanya Kak Puja.

Saya, Kak Eni, Ahmad dan Acin pun segera menuju stasiun Bekasi dengan kereta yang suaranya nyaring menelindas rel-rel besi.

Jam sudah menunjukan jam setengah 10 malam. Saya dan 3 teman bergegas bertemu dengan kak Puja untuk naik kereta lagi menuju Stasiun Jatinegara.

Dari Jatinegara menuju PMI (Palang Merah Indonesia) Kramat Jati kami naek Go-Car dan sampai PMI jam 22.00 WIB. Sekitar jam 00.00 WIB proses pengambilan darah setelah melewati beberapa tahap administrasi dan pengecekan kondisi.
Kebetulan yang bergolongan darah A itu Ahmad, Puja, Eni dan Saya. Karena saya berhalangan alias tidak diperkanankan mengambil darah maka yang maju mereka bertiga.

Dan alhamdulillah Puja dan Ahmad lolos kesehatan dan bisa ambil darah.
2 kantong pendonor buat Paman Yanto pun siap di kantongi.

Kondisi tengah malam PMI masih cukup ramai, tujuan mereka kebanyakan adalah donor untuk keluarga. Saya bergegas mencoba ngobrol dengan beberapa orang yang bersedia menodonorkan darahnya untuk Paman. Alhamdulillah 1 orang bergolongan darah A yang juga sedang menunggu keluarganya sedang berdonor untuk saudaranya yang juga butuh darah AB. Kak Kartika namanya, berambut sedikit ikal dengan kaca mata bulat serta senyum ramah bersedia membantu malam tadi.

Alhamdulillah 3 kantong darah dalam hitungan 24 jam dengan proses melewati Lab akan bisa diambil untuk membantu Paman.
Sekali lagi alhamdulillah, alhamdulillah dan alhamdulillah Allah memudahkan urusan.

Betapa bersyukur Allah memudahkan ketika rasa gelisah hadir, Allah sediakan penawarnya. Allah permudahkan dengan komponen kesabaran yang masih di berikan di hati. Lagi pula urusan hidup ini memang kembalikan lagi ke Allah, serahkan ke Allah dan karena memang hanya Allah yang punya solusinya. Manusia diberikan otak untuk berpikir, hati untuk merasa dan lebih bergerak cepat serta kaki yany terus siap gesit melangkah dalam kondisi apapun.


Saya percaya dibalik ujian musibah tabrakan parah yang terjadi terhadap Paman saya tanggal 8 Januari 2018 sekitar jam 19.30 WIB akan ada hikmahnya. Allah yang kasih sakit dan pasti Allah yang kasih sehat.
Beliau yang berhasil melewati masa kritisnya di ICU tempo hari lalu, dan pasti bisa melewati proses operasi beberapa hari lagi. Serta pemulihan yang stabil hingga segera normal kembali.

Pejuang Sekantong Darah

Allah lagi, Allah saja dan Allah terus.
Terima kasih buat para pejuang sekantong darah.
Kebaikan kalian sangat berarti dan membantu,
Semoga Allah membalas kebaikan kalian atas jiwa sosial yang tertanam dalam jiwa serta keikhlasan yang tersusun indah.

Stasiun Tambun, 13 Januari 2018

Tumiesn
"Perjalanan di dalam kereta menuju Cikarang"

    Artikel (Curcol Tumiesn )dari kategori yang sama
    Tumiesn Main Ke WaGoMu
    Tumiesn Main Ke WaGoMu(2019-02-09 08:11)

    April Quote Day-28
    April Quote Day-28(2018-04-28 17:21)

    10 Hari Tentang Paman
    10 Hari Tentang Paman(2018-01-20 17:30)

    Mengejar Dosen Cahaya
    Mengejar Dosen Cahaya(2018-01-06 23:31)

    Mengejar Dosen Pengampu
    Mengejar Dosen Pengampu(2017-10-29 00:22)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Pejuang Sekantong Darah
      Komentar(0)