Sepeninggalan Cinta #part 1

Sepeninggalan Cinta #part 1

         "Sorot matanya tajam bak pisau yang siap memangsa siapa yang mendekat! alisnya tebal dan hitam mengalahkan lebatnya bulu domba di kampung nenekku!siapa dia?" bisik Alila lirih disaat menatap sebuah biodata karyawan yang ia bereskan dimeja barunya, yang tak lain kantor barunya ia bekerja sebagai seorang staff HRD disalah satu perusahaan.
       "Selamat pagi!" sebuah sapan yang membuat Alila hampir kejang-kejang dipagi hari. Seseorang yang sedang ia amati alis matanya yang lebat seperti bulu domba yang tak lain adalah Adlan salah seorang karyawan diperusahaan tersebut.
        "Pagi!" jawab Alila dengan wajah yang memang yang sedikit jutek, meskipun ia sebenarnya lembut seperti kue bolu kukus yang sering dibuat oleh mamanya.
         "Bu, saya mau mengajukan cuti!" dengan senyum tipis ia menyodorkan selembar cuti kepada Alila yang hampir kewalahan menahan geroginya.
         "Taruh saja disitu!" jawab Alila gadis berambut panjang yang tak lurus dan juga tak keriting dengan wajah yang sedikit ia jutek-jutekan meskipun sebenarnya ia ingin senyum lebar melebih lebarnya senyumnya mak lampir.
         Dengan wajah ramah Adlan menaruh pengajuan cuti diatas meja Alila dan memilih berlalu dari hadapan gadis itu. Adlan berlalu membuat hati Alila lega. Meskipun ia masih penasaran siapa Adlan?
        
***
      Yang cepat itu waktu, sementara yang lama adalah hati seorang jiwa yang tak pernah merasakan ketenangan hati. Kegelisahaan yang diciptakan dan rasa syukur yang sering dilupakan. Hingga merasa waktu begitu lama berjalan, padahal ia begitu cepat berlalu.

      Tak terasa Alila bekerja diperusahaan tersebut sudah hampir satu tahun dan dibulan desember yang tinggal menghitung hari adalah hari jadinya.  Dimana usianya yang semakin hari semakin bertambah.
Alila yang begitu dekat dan akrab dengan seluruh karyawan, meskipun sebelumnya ia adalah seorang gadis yang jutek dan bisa dikatakan embahnya cuek ala metropolitan.
Namun, sikapnya mendadak berubah. Rambutnya yang sebelumnya yang selalu terurai panjang yang tak lurus dan tak kriting kini tertutup oleh sebuah hijab yang rapi.
       Melalui sebuah proses Alila berubah, bukan berubah menjadi power ranger atau mak lampir yang tertawa lebar. Tetapi berubah semakin anggun.
"Lalu siapa yang berhasil merubahnya?" sebuah tanda tanya yang amat besar dari sekelilingnya yang tanpa ia sadari begitu memperhatikan sosok Alila.

*to be continued

nantikan kisah selanjutnya ya!

Tumiesn
Cikarang, 7-1-2016


    Artikel (Cerpen)dari kategori yang sama
    Janji Jodoh
    Janji Jodoh(2017-10-27 22:39)

    Mantan tak bernama #part 4
    Mantan tak bernama #part 4(2017-07-26 12:30)

    Mantan tak bernama #part 3
    Mantan tak bernama #part 3(2017-05-04 12:40)

    Mantan tak bernama #part 2
    Mantan tak bernama #part 2(2017-04-26 12:40)

    Mantan tak bernama #part 1
    Mantan tak bernama #part 1(2017-04-25 12:40)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Sepeninggalan Cinta #part 1
      Komentar(0)