Teka-Teki Hidup

Teka-Teki Hidup


Ini tentang perjalanan hidup. Tentang kita, manusia. Banyak hal yang ternyata di luar kendali kita (manusia).

Kita mungkin suatu waktu pernah berdoa, meminta sesuatu kepada Allah yang memberikan segalanya dan hanya memang Allah yang punya kendali. Tentang apa yang ada di langit, bumi bahkan kita salah satu ciptaannya.

Suatu waktu Allah mengabulkan salah satu permintaan kita, tetapi dengan cara berantai, saling terhubung. Wah ternyata permintaan tentang A berhubungan dengan permintaan B.
Dan seterusnya.

Tapi, dibalik permintaan, Allah menguji.
Yah, menguji kita. Apakah kita sungguh-sungguh membutuhkan permintaan A? Atau sekadar iseng bertanya sekadar ingin?


Ambil contoh :

Permintaan A = hijrah
Permintaan B = jodoh.


Suatu waktu kita bertemu seseorang, kita merasa klik. Merasa yakin, dan entah bagaimana caranya justru melalui pertemuan itu Allah gerakan hati, mengantar langkah bertemu dengan permintaan A, yakni hijrah. Sesuatu yang pernah terbesit di hati, terlintas meski terkadang tersembunyi.

Hijrah yang dimaksud adalah tatkala kita ingin berpindah, berproses dari prilaku,sikap bodoh menjadi lebih baik. Belajar taat dan mencari jalan menuju Allah.

Yah, lewat seseorang itu kita bertemu jalan hijrah, pemintaan A.
Dan sadar atau tidak ternyata seseorang itu adalah yang pernah terbesit yakni permintaan B.

Tapi apakah seseorang itu menjadi jodoh yang pernah kita minta? Yakni permintaan B?

Nyatanya, kita tidak pernah tahu.
Tentang persoalan jodoh.

Hidup ini penuh teka-teki.
Bisa jadi yang kita kira baik, belum tentu baik.
Yang kita anggap buruk bisa jadi itu teramat baik.
Nyatanya kita hanya perlu berusaha. Melatih diri. Mawas diri.

Berbaik sangka kepada Allah adalah salah satu jalannya. Obat dari rasa kegelisahan, kesukaraan hati, nelangsa dan mungkin kebucinan yang pernah terjadi.


Allah sebaik-baiknya tempat.
Tempat bersandar.
Sebab Allah sajalah yang punya kendali.
Yang punya jawaban prihal teka-teki kehidupan.


Semoga kita selalu berlapang dada. Prihal apapun itu.
Mengejar cinta Allah untuk cita-cita meraih surga adalah jalan terbaik, dan terus semangat pantaskan diri.

Sumedang, 30-12-2019

-Tumiesn-
Hati yang berusaha dan berjuang ikhlas. Karena Allah.

    Artikel (Renungan)dari kategori yang sama
    Biar Gak Ambyar!
    Biar Gak Ambyar!(2019-12-31 13:51)

    Hati Kembali Ke Titik NOL
    Hati Kembali Ke Titik NOL(2018-09-10 12:30)

    Tentang Syukur, 2017 ke 2018
    Tentang Syukur, 2017 ke 2018(2018-01-01 21:38)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Teka-Teki Hidup
      Komentar(0)