Perasaanku, Perasaanmu

Perasaanku, Perasaanmu


Purnama pernah jatuh pada ruang sepi
Kaki ku yang pernah letih berjalan, kau datang tiba-tiba mampu menarikku berlari
Tak sekadar berlari, tak sengaja ku tatap indah matamu hingga sempat aku jatuh cinta

Setiap pertemuan mana ada yang tahu
Kau datang, aku sambut
Kau tersenyum, aku balas
Kau bercerita, aku dengarkan
Ku tak kalah bercerita, kau antusias

Kita saling jatuh hati
Membuka lembaran berharap menuju masa depan
Perasaanku, perasaanmu mana pernah kita tahu
Rasa itu hadir
Kita sambut gembira

Kini pada waktu yang belum saatnya, dua orang menjadi satu
Kita tersadar, perjalanan ini harus dijeda

Biarlah perasaanku, perasaanmu disimpan rapi terlebih dahulu
Jarak yang harus tercipta
Tanpa bertanya kabar
Tanpa perlu saling menyapa

Jika waktu memang sudah siap dan tepat
Jika cahaya telah tenang
Datanglah dengan sama-sama cinta telah baik
Namun, jika pada akhirnya takdir tak berpihak
Kita hanya perlu berlapang dada

Rasaku biar ku pantaskan hanya untuk-Nya
Begitu pula kamu
Keluar dari rotasi perasaan ini memang tak mudah
Semoga saja saling menjaga adalah kado keseriusan cinta
Yang pada akhirnya hanya Dia lah Yang Maha Tahu memberikan pelabuhan itu untuk siapa

Dari aku yang menjeda diri
Dan kau pula yang memberi jeda
Jika takdir memberikan kado untuk kita
Bersama-samalah untuk mencinta dalam janji suci


Cikarang, 17-11-2019

-Tumiesn-

    Artikel (Puisi)dari kategori yang sama
    K E M B A L I
    K E M B A L I(2019-10-24 22:08)

    Kau Adalah......
    Kau Adalah......(2019-10-16 12:45)

    Bukan Yatim Biasa
    Bukan Yatim Biasa(2019-10-01 14:47)

    Yang Pernah Mencintaimu
    Yang Pernah Mencintaimu(2019-06-15 15:59)


     
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Perasaanku, Perasaanmu
      Komentar(0)