Ikan Asin Layur Pete Terikayaki




Hallo Januari, wah bentar lagi bulan Januari sudah mau berakhir ya.
Nah, untuk menemani makan malam kamu. Tumiesn ada resep baru nih hasil mainan di dapur untuk jategori masak-masak syantik, hehehe.

_____

Ikan Asin Layur Pete Terikayaki untuk 1 porsi.

Bahan :
* 2 ekor ikan asin layur
* Pete satu papan
* Cabai sesuai selera kebutuhan level pedas
* bawang merah 3 siung
* bawang putih 2 siung
* saori teriyaki secukupnya
* masako secukupnya
* gula pasir setengah sendok teh
* minyak goreng secukupnya
* air secukupnya

Cara meracik :
* iris bawang merah, bawang putih dan cabai yang telah dicuci
* potong ikan asin layur sesuai selera, cuci bersih lalu goreng setengah mateng
* kupas pete, potong dua bagian, cuci bersih

Cara memasak :
*panaskan minyak goreng
* tumis bawang merah
* setelah bawang merah layu, masukan irisan bWang putih
* masukan irisan cabe
* tumis bumbu utama hingga layu
* masukan pete tumis hingga layu dan masukan air
* masukan ikan asin yang telah digoreng setengah matang
* masukan masako
* masukan gula
* masukan saori teriyaki
* masak hingga matang
*Selesai dan hidangkan

Note : karena ikan asin mengandung kadar asin cukup tinggi jadi tidak perlu dikasih garam lagi ya, ngeri keasinan hehehe.
Btw lebih enak makannya pas hangat dan dengan nasi hangat.
Silahkan mencoba.....


Cikarang, 28/1/2020

-Tumiesn-
#Day28OF365D




    Pilih Lemah atau Kuat?




    Hal yang membuat kita lemah adalah ketika kita banyak mengeluh.
    Dan hal yang membuat kita kuat adalah ketika kita banyak bersyukur.

    Sebagai manusia yang Allah anugerahi akal, bukankah kita sudah jelas bisa memilih?
    Menjadi manusia yang banyak keluh kesahnya hingga menjadi lemah.
    Atau belajar menjadi kuat menjalani kehidupan dengan banyak bersyukur.


    Cikarang, 26/1/2020
    -Tumiesn-
    #Day19OF265D




    Mas, Kalau Kamu Pilih SaMaWA




    "Mas, kalau kamu cari yang syantik, aku mundur. Tapi kalau mau cari yang siap berjuang bersama untuk Sakinah, Mawadah, Warohmah, aku maju paling depan."


    Itu contoh magnet pemantapan hati, bolehlah kamu praktikan mblo.
    Wkwkkwk.
    :)

    Cikarang, 24/1/2020

    -Tumiesn-
    #Day19OF365D

    #tumiesn #life #love #live #kutipantumiesn




    Pelangi di Senjamu




    Di bawah kerudung senja
    Warna-warni melekat indah
    Langit jingga menganak warna-warni ceria
    Merona tak mampu diucapkan kata

    Seperti kamu

    Kau adalah kalimat
    Bukan sekadar kata
    Kau indah
    Mengalahkan kumpulan ribuan bintang
    Ribuan syair puisiku pun tak mampu mengalahkan elokmu

    Teduhmu
    Tenangmu
    Lembutmu
    Ceriamu
    Tegasmu
    Kuatmu

    Kau bak pelangi pada senja
    Lahir pada langit bermekaran jingga
    Mengangkasa tapi tetap meneduhkan

    Sesederhana ini ku tenang menatapmu
    Menemukanmu tak semudah itu

    Kau bak pelangi pada senja
    Mempesona
    Penuh rahasia
    Bijaksana
    Tak semua orang bisa menjadi pelindungmu

    Pelangi di senjamu
    Teruslah merona
    Menjadi kamu
    Yang kini ku Tahu

    Cikarang, 21/1/2020

    -Tumiesn-
    #Day19OF365D




    My Superman, Mbah Tu




    Beliau ini bapaknya Mamak, usianya 91 tahun.
    Dekat dengan beliau, dan selalu dikangenin beliau adalah hal yang menyenangkan. Kalo aku baru tiba matanya berkaca-kaca bahagia, tapi kalo aku pamit pulang matanya berkaca-kaca, sedih.
    Sehat selalu my superman.

    _________

    Aku memanggilnya Kakine, julukan kebanggan adalah My Superman, Mbah Tu. Tu itu bukan Tumi ya, kebetulan nama beliau Turiman hehe, mungkin jaman dulu bapak terinspirasi kali ya aku pas bayi dikasih awalan Tu hehehe.

    Usianya yang sudah tidak muda lagi yang tahun ini 91 tahun karena lahirnya tahun 1929. Jadi kadang kalau aku kangen diajak bercerita, aku suka banget tuh ajak ngobrol beliau yang alhamdulillah ingatannya masih tajam, aku tanya prihal pas Indonesia dijajah dan beliau yang masih 14 tahun kala itu, dan siang tadi cerita soal suasana pas tentara penjajah menjajah dan tentara Indonesia yang tak mau kalah dengan senjata bambu runcingnya. Imajinasiku kaya lagi nonton kejadiannya hahaha.

    Kadang juga aku suka kepo soal perjalanan cintanya sama almarhumah Ninik (yang meninggal awal Mei 2019 kemarin), beliau yang suka bercerita, dengan ekspresinya cerita deh banyak hal. Termasuk kadang aku kepo kenapa beliau orang Jawa bisa sampe pulau Sumatera :)

    Kakine ini pas muda suka banget ngebolang lho. Bahkan usianya sudah saat ini paling suka diajak jalan, tadi Bundo Pipit cerita, "Kakine bilang kalau bisa bawa motor mah mau ke Cikarang sendiri."

    Auto aku senyum-senyum sendiri, jiwa bolangnya memang tetap melekat. Ya karena kondisi sudah sepuh gak mungkinkan bawa motor :( hehehe.


    Alhamdulillah untuk penglihatan masih tajam, bahkan suka ngeledekin aku kalo lg nonton tv kalo gak pake kaca mata aku gak terlalu jelas hahahaha.
    Beliau pake kaca mata paling kalo baca Al-Qur'an :)


    Untuk pendengaran memang sedikit terganggu, jadi kalau bicara harus bersabar. Jangan keras-keras ya, dan dari sini aku belajar bagaimana berbicara pakai metode gerakan tangan misal bilang "Aku mau makan." maka aku tunjuk mulut dan gaya makan sambil bicara hehehe.
    Sebab, aku rasa setiap orang akan sepuh pada masanya, begitu pula aku (jika Allah kasih umur panjang), dan aku percaya perbuatan / perlakuan kita saat ini bisa terjadi dimasa mendatang. Kalau saat ini kita perlakukan orang tua dengan baik, lembut, percaya deh kelak anak, cucu, buyut kita pun demikian. Dan sebaliknya, kalau kita bersikap kasar ya akan dibalas demikian.


    Setiap orang tua itu berharga, bisa cek ya ditulisanku sebelumnya ada tentang Komunikasikan cinta dengan orang tua, dan beberapa tulisan inspirasi lainnya hehehe.

    Jangan sia-siakan keberadaan mereka ya. Baik orang tua, mertua, mbah kandung, mbah dari suami, keluara kita dan semua deh.
    Sebab setiap keluarga itu berharga.

    Jaga mereka ya, dan selalu berdoa agar kita saling menjaga dan Allah selalu menjaga kita semua. Serta saling berlomba-lomba dalam kebaikan.

    Cibitung, 19 Januari 2020
    -Tumiesn-
    Day19OF365D




    Menepilah Sebentar




    Adakalanya kita menepi sebentar dari keramaian. Bukan untuk menyalahkan setiap kejadian yang terjadi, menyalahkan keadaan, dan lebih parahnya menganggap Allah tak adil.
    Segera minta ampun pada-Nya.

    Menepilah untuk bermuhasabah diri, bukan melengkungkan hati hingga ngerinya justru menjadi keras.

    Menepi dalam sunyi untuk berlama-lama menikmati waktu sendiri, meyakinkan diri sendiri bahwa semua akan baik-baik saja. Tak lupa meminta petunjuk-Nya.

    Tentang waktu kita tak pernah tahu. Bahkan prihal kejadian yang sedang kita rasakan didetik ini pun kita tak pernah membayangkan sebelumnya bukan? Misalnya sedang buru-buru diperjalanan, tetapi jalan macet sekali. Hingga akhirnya hati kita diminta untuk belajar bersabar.

    Nyatanya menikmati waktu ialah dengan mengambil hikmah dari setiap kejadian yang kita alami, yang pernah atau sedang terjadi. Serta mengambil pelajaran dari peristiwa orang lain melalui apa yang kita lihat, dengar dan rasakan.

    Menyendirilah untuk mengingat dosa diri sendiri, untuk mengukur seberapa jauh pembelajaran hidup yang telah kita ambil. Bukan menyendiri karena merasa teraniaya oleh keadaan yang sedang terjadi.

    Setiap kita itu indah dan berhak bahagia dengan menjadi diri sendiri yang berbalut rasa syukur pada-Nya dengan segala takdir dari-Nya.

    Cikarang, 15/1/2020

    -Tumiesn-
    #Day15OF365D

    #tumiesn #inspirasi #takdir #bahagia #muhasabahdiri #muhasabahcinta




    Banyaklah Bersyukur




    Akhir-akhir ini banyak yang curhat mengenai banyak hal. Tentang permasalahan yang terasa rumit. Aku memandang diri sendiri, "Ooh jadi ini maksudnya."

    Setiap kita pasti pernah kecewa, merasa tak berdaya. Hingga terkadang kejadian yang sedang dialami terasa sulit, tak ada ujungnya.

    Nyatanya semakin kita mendengarkan, memperhatikan seksama, mempedulikan, masalah yang sedang kita alami tak seberapa. Masih rumit cerita orang lain. Lalu, apa masih punya alasan untuk marah pada keadaan?

    Aku bersyukur atas perkenalan-perkenalan orang-orang yang ceritanya entah mengapa bisa langsung aku dengarakan. Hal ini seakan menjadi kode dari-Nya, "Tum banyakin bersyukur."

    Nyatanya segala apapun yang terjadi pada kita itu merupakan cara-Nya memeluk kita.
    Mengajarkan kita, dan menyadarkan tentang artinya, "Banyak-banyaklah bersyukur dan jangan ingkar."

    Setiap kita pasti Allah uji, apapun bentuknya. Sebab hidup di dunia ini tidak selalu baik-baik saja bukan? Tapi sikap dan akal kita yang harus berusaha tenang dan belajar menjadi baik.

    Cobalah ajak bicara diri sendiri, tenangkan hati. Ajak diri berkomunikasi agar aliran positif yang tercipta.
    Contohnya :
    bilang sama diri sendiri, "(Sebut nama kamu), kamu itu hebat, kamu itu berharga. Makasih ya sudah menjadi diri kamu sendiri. Terima kasih sampe hari ini sudah buat aku senang, menemani aku kemana saja. Jangan bandingkan diri sendiri sama orang lain ya, itu akan melelahkan. Hidup harus dinikmati bukan? banyak bersyukur ya, sebab kita harus bahagia, sebab cara orang bahagia itu berbeda-beda."

    Jangan lupa awali dengan basmalah dan akhiri dengan hamdalah :)

    Semoga hatimu selalu tenang dan lapang serta selalu siap menerima takdir terbaik dari-Nya.
    Terus sungguh-sungguh berjuang ya :)

    Cikarang, 14/1/2020

    -Tumiesn-
    Mengganti #Day5OF365D

    #tumiesn #pengingatdiri #semangat #motovasi #hidup #tumbuh




    Tolong Bicaralah





    Hujan berjatuhan
    Membombardir tanah
    Berseru sesuka hati
    Pada tirai jendela kutatap
    Bulat mata menebang jalanan yang jauh
    Menyaksikan alunan deras air tumpah dari langit

    Sepi hati nelangsa
    Rapuh terasa tercabik
    Sekuat tenaga ku hela nafas
    Sesak di dada
    Lumuran rasa tak terbalas

    Kau yang membisu
    Tak peduli
    Melangkah maju
    Menghilang dari pandangan
    Marah katamu?
    Diam seribu bahasa
    Jangkrik saja enggan berbunyi nyaring, menghargai sunyimu

    Bukankah kau sangat mengenalku?
    Tolong hargai aku
    Seseorang yang berjuang merawat rasa
    Sampai kapan tega diamkanku?
    Jangan sampai aku pergi
    Sebab cinta tak bisa begini
    Kita perlu bicara

    Cikarang, 14-1-2020
    -Tumiesn-
    #Day14OF365D

    Tag :Kau




    Kamu atau Sosok Baru?





    Awan menganak warna putih
    Langit biru
    Indah di pandang

    Mataku jauh menatap
    Tak bosan
    Aku suka langit
    Meneduhkan

    Seperti tentang kamu
    Mengenalmu
    Meneduhkan jiwa dan raga
    Kala itu
    Hari ini aku tak tahu lagi

    Aku hanya perlu mewarsakan diri
    Menyenangkan diri sendiri
    Takdir esok aku tak tahu
    Kamu atau sosok baru yang akan jadi teman menatap langit bersama

    Cikarang, 14-1-2020
    -Tumiesn-
    Untuk melengkapi #Day12OF365D

    Tag :Awan




    Aku Menemukan




    Aku menemukannya, dan mereka adalah rangkaian warna yang memadati hari-hari. Tak sekadar cerita kemarin saja, tapi tentang hari ini dan semoga juga tentang esok.

    Aku datang bersama kekuranganku, mereka rangkul, tangan terbuka menyambutku di bangku itu.
    Beberapa tahun lalu, dengan percaya diri aku mengenalkan diri, hingga hari-hari berikutnya mereka tak usang dalam rangkaian ceria.

    Ada senang, sedih, tawa, haru, salah prasangka, kompak dan sebagainya. Aku menemukan ketulusan dari hati dan matanya.
    Aku menemukan sosok polos ketika ada yang sakit, aku menemukan mata yang sembab akibat hujan air mata, dan aku tak kalah melihat senyum merona dari lengkungan bibirnya bagaikan bulan sabit.

    Aku menemukan kalian, diantara barisan waktu. Saat ku kira tak ada lagi sahabat yang tulus. Kala itu tanpa basa-basi, mereka merangkulku saatku menghampiri.

    Terima kasih sudah menjadi sahabat hingga hari ini, tak terhitung angka hari lagi. Sudah menerimaku dengan baik. @maminuni

    Cikarang, 13/1/2020

    -Tumiesn-
    #Day13OF365D

    #tumiesn #maminuni #persahabatan #story #cikarang #bekasi #pelitabangsa