Biar Gak Ambyar!




Tahun 2019 ini lagi viral nih kata 'Ambyar' katanya sih artinya patah hati/remuk dan gitu deh hehehe.
Dan ambyar pas dicek di KBBI itu artinya adalah pikiran yang tidak terkosentrasi lagi.
Arti lain adalah bercerai-berai, berpisah-pisah.
Intinya galau ya hahaha.
Duh sobat ambyar :)

Nah ambyar mungkin kita pernah ngerasain ambyar perasaan. Hehe.
Pernah berjuang untuk seseorang, berharap, sempat baper bakan bucin (budak cinta) wkkwwk

Pernah gak sih kita ngalamin keambyaran karena cinta manusia? Ketika harapan pupus di jalan aspal, eeh tengah jalan. Ketika sudah merasa klik, sreg, yakin sama seseorang yang dia itu loe banget.
Akh.. Tapi usut demi usut, jalan belum berpihak.
Yah, entahlah. Takdir mana ada yang tahu. Begitu pula prihal jodoh.

Mungkin kita sempat ngerasain tertarik, naksir bahkan sudah merasa wah dia banget nih yang dicari. bahkan sempat meminta restu sama orang tua.

Tapi kalau Allah berkata tunggu, tahan atau bahkan jangan mau gimana?
Yah, kita hanya perlu bersabar. Mawas diri, banyakin istighfar, mengingat Allah. Biar hati gak ambyar hehehe.


Salah satu ujian seorang pria atau perempuan ketika ingin menggenapkan separuh agamanya, membutuhkan sosok pendamping agar hati tenang. Kadang Allah menguji, seberapa besar keseriusan kita dan kembali ke niat.
Yah, lagi-lagi soal niat.
Sebab, kalau niatan salah gimana dong buat mau mencapai impian pernikahan penuh berkah?


Biar hati gak ambyar selalu ingat Allah. Serahkan seluruh urusan (berserah diri) hanya pada-Nya.

Yakin selalu, Allah punya rencana yang tepat.
Kita manusia hanya perlu berikhtiar, menjemput cinta dengan jalan yang baik yang Allah suka agar hati gak ambyar :)

Selalu semangat untuk hati yang sedang berjuang.
Percaya saja Allah Yang Maha Luas dan rencana-Nya pasti lebih indah. Allah yang membolak balikkan hati manusia.
Jika air hujan dan langit saja saling berhubungan, siang dan malam mudah dipasangkan. Apa lagi hanya kita manusia.

Terminal Ciakar Sumedang, 31 Desember 2019

-Tumiesn-
Langit sedang hujan.




    Teka-Teki Hidup





    Ini tentang perjalanan hidup. Tentang kita, manusia. Banyak hal yang ternyata di luar kendali kita (manusia).

    Kita mungkin suatu waktu pernah berdoa, meminta sesuatu kepada Allah yang memberikan segalanya dan hanya memang Allah yang punya kendali. Tentang apa yang ada di langit, bumi bahkan kita salah satu ciptaannya.

    Suatu waktu Allah mengabulkan salah satu permintaan kita, tetapi dengan cara berantai, saling terhubung. Wah ternyata permintaan tentang A berhubungan dengan permintaan B.
    Dan seterusnya.

    Tapi, dibalik permintaan, Allah menguji.
    Yah, menguji kita. Apakah kita sungguh-sungguh membutuhkan permintaan A? Atau sekadar iseng bertanya sekadar ingin?


    Ambil contoh :

    Permintaan A = hijrah
    Permintaan B = jodoh.


    Suatu waktu kita bertemu seseorang, kita merasa klik. Merasa yakin, dan entah bagaimana caranya justru melalui pertemuan itu Allah gerakan hati, mengantar langkah bertemu dengan permintaan A, yakni hijrah. Sesuatu yang pernah terbesit di hati, terlintas meski terkadang tersembunyi.

    Hijrah yang dimaksud adalah tatkala kita ingin berpindah, berproses dari prilaku,sikap bodoh menjadi lebih baik. Belajar taat dan mencari jalan menuju Allah.

    Yah, lewat seseorang itu kita bertemu jalan hijrah, pemintaan A.
    Dan sadar atau tidak ternyata seseorang itu adalah yang pernah terbesit yakni permintaan B.

    Tapi apakah seseorang itu menjadi jodoh yang pernah kita minta? Yakni permintaan B?

    Nyatanya, kita tidak pernah tahu.
    Tentang persoalan jodoh.

    Hidup ini penuh teka-teki.
    Bisa jadi yang kita kira baik, belum tentu baik.
    Yang kita anggap buruk bisa jadi itu teramat baik.
    Nyatanya kita hanya perlu berusaha. Melatih diri. Mawas diri.

    Berbaik sangka kepada Allah adalah salah satu jalannya. Obat dari rasa kegelisahan, kesukaraan hati, nelangsa dan mungkin kebucinan yang pernah terjadi.


    Allah sebaik-baiknya tempat.
    Tempat bersandar.
    Sebab Allah sajalah yang punya kendali.
    Yang punya jawaban prihal teka-teki kehidupan.


    Semoga kita selalu berlapang dada. Prihal apapun itu.
    Mengejar cinta Allah untuk cita-cita meraih surga adalah jalan terbaik, dan terus semangat pantaskan diri.

    Sumedang, 30-12-2019

    -Tumiesn-
    Hati yang berusaha dan berjuang ikhlas. Karena Allah.