K E M B A L I




Malam memeluk pekat
Binar-binar cahaya lampu menerangi jiwa yang pernah luruh
Aku yang pernah pergi
Beranjak dari kursi sepi

Kerlap-kerlip bintang menawarkan cahaya
Tak kalah elok bulan bersaing menggelantung di langit malam
Aku terdiam sepi
Kaki yang pernah berlalu menjauh
Diam seribu kata, melucuti ingatan

Aku yang pernah sejenak menjeda diri
Mengistirahatkan kaki dari letihnya perjalanan yang sempat menyesatkan
Membaringkan diri dari letihnya ketiada artian
Menjernihkan pikiran dari tawaran racun tiada bertepi

Kini pada jalan yang dipilih
Izinkan aku kembali
Bergandengan dengan tawaran tarian angin syahdu
Menatap langit yang terbentang luas penuh bahagia
Kaki menapak penuh percaya diri
Melupakan krikil yang pernah menghujam
Menertawakan kegagalan yang pernah membuat nyeri hati

Terima kasih untuk aku
Diri yang siap kembali
Bukan untuk siapa-siapa
Nyatanya siapa pun kita itu berharga
Menjedelah diri dari waktu yang menurutmu perlu
Tapi kembalilah sebab banyak waktu penuh cinta yang dinanti


Cikarang, 24-10-2019

-Tumiesn-

____

Puisi buat kamu-kamu yang perlu menjeda diri tapi ada waktunya kembali. Entah itu kembali pada keasikanmu yang tak berarti atau justru kembali dari pelarian yang kau berhasil tinggalkan ruang yang membuatmu tak berarti, hingga kau kini semakin berarti.

#tumiesn #puisitumiesn #karyatumiesn #temanseirama #puisi #sajak #kembali




    Dari Aku, untuk Aku




    "Hay aku. Terima kasih hingga hari ini masih terus berjuang melangkah dan mencari ruang lingkup yang baik. Semoga Allah selalu menjagamu."

    Cikarang, 21-10-2019

    -Tumiesn-




    Lengkungan Senyummu




    Terima kasih untuk tawaran lengkungan senyum pada perjalanan waktu hingga saat ini.

    Cikarang, 17/10/2019

    -Tumiesn-
    #kutipantumiesn




    Kau Adalah......







    Kau adalah puisi yang terjeda kala itu
    Berjalannya waktu, kau adalah kalimat yang utuh

    Kau bukan bunga
    Sebab wangimu lebih dari itu

    Kau bukan hujan
    Sebab tatapan dan sikapmu sudah cukup meneduhkan

    Kau bukan malam
    Sebab tenangmu sudah cukup melelapkan

    Kau bukan gundah
    Kau adalah jalan yang Tuhan kirimkan dalam menenangkan

    Kau adalah lukisan pelangi
    Warna-warni yang indah yang pernah ku doakan tanpa nama
    Kau adalah nama
    Nama yang kini terasa nyata

    Kau adalah sesosok insan
    Yang tak bisa dipungkiri
    Tak bisa terdustakan
    Sebab kau yang nyatanya berhasil buatku jatuh hati

    Kini...
    Kau adalah nama yang menjadi sebagian dari doa ku

    Semoga semesta mendukung
    Sebab hati yang tak bisa menolak untuk saling berlabuh

    Cikarang, 16-10-2019

    -Tumiesn-
    Puisi Kau Adalah.. di next novel ke 2 Tumiesn





    Mau Pilih Mana, Pontensi Kufur atau Syukur?





    Sudahkah diri kita mengenali diri sendiri?
    Sudah peka kah kita mengapa Allah menciptakan kita?
    Sudah mendalami dan memaknai sejauh mana kita melangkah dalam kehidupan ini?
    Dan sudahkah kita mengenali akan potensi yang Allah berikan kepada kita?

    Selamat datang di artikel kali ini, di Review ala Tumiesn dengan Ngaji dan berkarya.
    Berikut adalah ulasan dari hasil mengosongkan gelas dalam sebuah kajian di Cikarang, 29-9-2019.

    Review ini akan membahas tentang POTENSI, bukan untuk menggurui, lebih tepatnya untuk berbagi manfaat. Ambil baiknya, dan semoga tulisan ini menjadi amal kebaikan.

    ****

    Artikel ini merupakan lanjutan dari Review pada artikel Sudahkah Kita Memahami Tujuan Hidup?

    Fungsi manusia ialah sebagai pengemban amanah, yang dimana melalui potensi.
    Setiap manusia memiliki dua potensi, yakni :
    1. Potensi Kufur
    2. Potensi Syukur

    Setiap dari kita yang masih Allah hadiahkan bernafas (hidup) dengan menghirup oksigen secara gratis, kita diberikan pilihan atas potensi yang dimiliki, yakni apakah kita memilih potensi kufur atau syukur dalam menjalani kehidupan ini?

    Pada potensi kufur, pasti kita sudah tahu kan bahwa manusia itu memang tempatnya banyak salah (dosa), dengan adanya nafsu dan akal yang saling berkesinambungan. Jika kita tidak bisa mengolah nafsu dan akal tidak digunakan dengan baik, alangkah mudah kekufuran itu merajalela pada diri kita bukan?
    Maka dari itu, yuk kita yang banyak dosa ini lebih memilih potensi syukur. Sebab, Potensi Kufur merupakan makanan yang empuk untuk menuju neraka bukan? hehehe

    ******



    Potensi dibagi menjadi 4 bagian :
    1. Potensi Ruh
    2. Potensi Fitrah
    3. Potensi Akal
    4. Potensi Jasmani

    Berikut penjelasannya :

    1). Potensi Ruh




    Pada potensi Ruh kita bisa melihat pada Qur'an surat Asyam ayat 7 - 8.



    Sifat manusia dibagi menjadi 2 :
    -Fujur (Jahat) -> Akan selalu ada yang mengingatkan ketika kita mengaktifkan rasa kepekaan pada sinyal kebaikan tatkala sifat fujur merasuki diri.
    -Taqwa -> Tetap jaga keistiqomahan.

    2). Potensi Fitrah




    Pada Potensi Fitrah kita bisa melihat pada Qur'an surat Ar-Rum ayat 30.




    *Manusia haruslah menjaga iman.
    Sebab Iblis tidak mengambil harta kita tetapi mengambil iman.

    *Dengan belajar menaikan iman (Tholabul 'ilmi ) dengan iman ilmu bertambah.
    Ilmu -> Pengetahuan.

    3). Potensi Akal




    Pada potensi Akal tertera pada Qur'an surat Al-Isra ayat 36.




    Dan Qur'an surat Al-A'raf ayat 179





    Manusia diberikan :
    *Penglihatan -> Akan diminta pertanggung jawabannya kelak.
    *Pendengaran -> Akan diminta pertanggung jawabnnya kelak.
    *Hati -> Memahami ayat-ayat Allah. Hati manusia sebagai alat perasa (memutuskan) sehingga bisa disebut akal.

    Oleh sebab itu, Janganlah manusia ikut-ikutan, tetapi gunakanlah akal dengan mencari Ilmu / pengetahuan. Sebab Tholabul 'ilmi Faridhotun. Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim/muslimah sejak dari ayunan hingga liang lahad.

    Qur'an surat Al-Anfal Ayat 2.
    Seberapa peka hati kita (akal).



    Kenap Allah mencipatakan akal pada manusia?
    Tertera pada Qur'an surat Ali Imran ayat 190 - 191.






    4). Potensi Jasmani




    Tertera pada Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 247





    Jasmani -> Ilmu & Fisik
    *Fisik
    Allah lebih mencintai manusia yang fisiknya kuat bukan lemah.


    *****

    Mengapa kita (manusia) diberikan potensi bisa menyebabkan kufur atau syukur?
    Qur'an surat Ibrahim ayat 7.



    Jika syukur -> Kita akan diberi nikmat
    dengan aksi memaximalkan potensi yang sudah Allah berikan kepada kita.


    Kufur -> Allah memberikan Adzab tidak lain karena disebabkan oleh manusia sendiri.


    Cikarang, 9-10-2019

    -Tumiesn-
    #NgajidanBerkarya
    #ReviewalaTumiesn






    Bukan Yatim Biasa





    Gradasi waktu berpacu begitu cepat
    Tak ada yang mampu menahan
    Seperti pergantian antara pagi dan malam
    Seperti musim dingin dan panas


    Tentang takdir usia yang hanya Dia pemilik jiwa yang memiliki kendali

    Ketika seorang ayah atau Ibu harus pamit berlalu
    Meninggalkan pasang mata bening yang masih lugu


    Rintik hujan, terik mentari, angin sedang bahkan kencang
    Perlahan menguji
    Insan yang disebut yatim
    Tanpa dekapan
    Tanpa kelengkapan
    Air mata rindu menjadi penghias


    Duhai engkau yang Allah pilihkan
    Allah percayakan
    Engkau yang disebut yatim
    Engkau dipilih menjadi yatim sejak kecil
    Sebab Allah mempercayakan padamu bahwa kau sanggup melewatinya

    Tetaplah tenang wahai engkau adik-adik sayang
    Kau begitu berharga
    Senyummu meluluhkan dunia
    Matamu bersinar penuh prestasi

    Wahai engkau adik-adik luar biasa
    Tetaplah teguhkan iman
    Kau mampu melewatinya
    Tak ada yang tak baik dari setiap skenario-Nya

    Kau mampu jadi lebih gemilang
    Kau berhak menjadi istimewa
    Kau itu luar biasa
    Banyak yang sayang padamu
    Terlebih Allah mencintaimu
    Jadilah manusia yang gemar mencintai Islam
    Dan bertebaran di bumi membawa kebaikan
    Semua cinta padamu
    Kau, bukan sekadar yatim biasa
    Ada cahaya cinta di wajahmu


    Cikarang, 15 September 2019

    -Tumiesn-




    Sudahkah Diriku Masuk Islam Keseluruhan?





    Gemericik air tumpah dari langit ke bumi
    Menari-nari tanpa petikan melodi
    Angin tenang melambai-lambai penuh syahdu
    Tumpukan debu terbasuh tanpa debu

    Melihat diri
    Pejamkan mata
    Sudah sejauh mana kaki melangkah?
    Sedalam apa mencari jati diri?

    Duhai aku, yang Allah cipatkan menjadi mahluk berakal
    Tulang belulang yang terbungkus daging
    Sejauh mana aku mencari jati diri?
    Sudahkah aku berlari menuju jalan Illahi?

    Bukankah sejak lahir aku beragama Islam?
    Tapi hingga kini seberapa dalam aku masuk islam dengan keseluruhan?
    Masuk ke dalam kelompok manakah diri ini, mukmin, kafir atau munafik?
    Sudahkah aku memeluk Islam dengan seluruh hati dan lisan serta perbuatan?
    Sudahkah ku jauhi tipu daya setan yang nyatanya musuh yang nyata bagi manusia?
    Sudahkah aku beriman kepada Allah dan Rosullullah?

    Gemericik hujan
    Angin tenang maupun sedang
    Pergantian siang dan malam
    Sebagai tanda bukti kebesaran-Nya

    *****
    Terinspirasi dari Surat Al Baqarah ayat 208


    Cikarang, 30 September 2019

    -Tumiesn-




    Menjemput Jodoh Impian




    Minggu, 15 September 2019 lalu saya mengikuti salah satu seminar pra nikah yang diselenggarakan oleh Komunitas Peduli Hijrah di Cikarang. Sebuah seminar pra nikah yang isinya daging banget, pematerinya ialah Kang Abay. Salah satu sosok Penulis dan creator film pendek cinta positif yang menginspirasi.



    Setelah menjeda beberapa minggu dari waktu seminar, akhirnya sepertinya hari ini waktu yang pas buat mengulas hasil seminar. Semoga saja bermanfaat buat kamu-kamu ya yang sedang berjuang menjemput jodoh impiannya.
    Baca terus saja, semoga tulisan ini bermanfaat :)

    ______
    Bab pernikahan itu penting.
    Semoga pernikahan yang akan aku, kamu dan kita semua bangun berkah dan berkualitas.




    Ada 4 point dalam menjemput jodoh impian yang harus kita pahami, sekali lagi perhatikan dan cermati :

    1. Luruskan niat

    2. Tentukan targetnya, serta tambahkan kaliamat Insya Allah, contoh : Insya Allah menikah tahun 2020.

    3. Segera mungkin mendapatkan SIM (surat izin menikah) dari orang tua.

    4. Bagaiman cara menjemput jodoh impian?

    _____

    Ok, kita masuk ke pembahasan dari ke 4 point di atas ya.

    1. Luruskan niat




    Kenapa sih niat perlu diluruskan?
    Kenapa sih dengan niat yang lurus?

    Mungkin kamu mulai bertanya-tanya ya, hehehe.

    Nah, penting banget niat itu di luruskan. Sebab segala sesuatu itu emang diawali dengan niat. Ya kan? Apa lagi soal pernikahan yang bukan sekadar buat ganti status biar gak dikatain jomblo terus. Tetapi proses penyatuan dua orang dalam jangka panjang bahkan bukan untuk perjalanan dunia saja tapi akhirat dan sampe surga bukan?

    Pasti setiap dari kita sudah memiliki niat yang terbaik dari kata menuju menikah.
    Intinya tanamkam niat menikah itu karena mengharap ridho Allah. Sepakat?


    Nah, menikah itu bukan alasan untuk bahagia ternyata. Tetapi, taraf untuk kebahagiaan.
    Sebab, menikah itu esensinya ujian.
    Dalam perjalanan menikah selalu ada konflik.
    Jika tidak ada konflik dalam pernikahan itu, maka pernikahan itu yang bermasalah.
    Contoh : Dalam pernikahan suami istri tidak ada berantemnya, tidak ada ngambek-ngambekannya itu pernikahan yang bermasalah. Tetapi, jika pernikahan berantem atau ngambek-ngambekannya berlebihan, itu yang sangat bermasalah juga.

    Maka dari itu, dalam menuju pernikahan untuk membuka gerbang baru berupa rumah tangga yang diberi nama pernikahan. Luruskanlah niat kita yakni Menikah karena Allah, berharap ridho Allah.

    Sebab, sebaik-baiknya tempat bergantung hanya pada Allah bukan?

    2. Tentukan Target


    Dalam menargetkannya pakailah kalimat tambahan insya Allah. Sebab, segala sesuatu hanya Allah yang mengizinkan. Di acc atau tidak hanya Allah yang berkehendak.
    Dan ada dua hal yang mempengaruhi takdir :
    1). Ikhtiar
    2). Doa

    Ikhtiar dan doa bukan untuk memastikan takdir, akan tetapi membuka peluang.

    3. Dapatkan SIM dari Orang Tua


    Segeralah mendapatkan SIM (Surat izin menikah) dari orang tua. Dengan cara :
    1). Minta pendapat, saran
    2). Minta restu
    3). Bicarakan dengan orang tua, baik-baik

    4. Bagaimana Menjemput Jodoh Impian?



    Ada 3 formula penting untuk menjemput jodoh impian :
    1). Mengikhlaskan hati
    2). Memantaskan diri
    3). Mendapatkan / Menjemput jodoh

    Penjelasan :

    1) Mengikhlas hati ialah :




    - Memaafkan masa lalu

    - Memaafkan dari luka batin / hati
    Ada 4 hal yang menyebabkan kegagalan pernikahan :
    a. Penolakan
    b. Penghianatan
    c. Pembatalan
    d. Kehilangan

    - Pengharapan terlalu besar kepada Mahluk (Hal ini harus sangat hati-hati)
    Terlalu berharap dengan manusia bisa menyebabkan istilah yang lagi ngetrend saat ini yakni BUCIN (budak cinta),
    Bucin itu tidak baik untuk kesehatan jiwa.

    -Belajar menyerahkan seluruh harapan kepada Allah

    Ada rumusan 6B dalam mengikhlaskan :
    1. Belajar menerima takdir Allah / belajar menerima semuanya.
    Ada 2 ciri orang yang gak ikhlas :
    *Dadanya sering sesak ketika ingat si dia yang sudah jadi masa lalu, misal saja pas dengar musik atau lagu kesukaan dia eeh dada lalu langsung sesak, galau sendiri.
    *Sering tanya kenapa?
    Tanya kenapa sih gak jadi nikah sama dia?
    Dan kamu berlarut-larut terjebak dalam pertanyaan kenapa.

    2. Belajar memaafkan

    3. Banyak bertaubat kepada Allah

    4. Banyak beribadah
    - Khususnya sering baca Al Quran setiap hari
    - Usahakan shalat malam

    5. Banyak bersyukur, dan carilah alasan untuk selalu bersyukur.

    6. Banyak sedekah
    Sedekah bisa untuk tolak bala dan memperlancar rejeki

    2). Memantaskan diri ialah :



    Memantaskan diri ialah setiap yang dilakukan untuk mengupgrade diri.

    Ada 3 aspek dalam memantaskan diri :
    a. Spiritual
    => Tauhid, keyakinan kita kepada Allah, Ibadah, Keistiqomahan kepada Allah

    b. Mental
    => Menjadi pribadi yang siap bertanggung jawab dan siap melayani
    Sebab, akan ada banyak variabel dalam rumah tangga.

    c. Financial
    => Tentang kemandirian dan keuangan :
    *Rejeki haruslah halal
    *Pelajari gaya hidup sederhana yakni membeli yang hanya dibutuhkan dan tidak berlebihan
    *Keluarga tanpa riba
    *Gaya hidup cash,
    Alokasikan dana untuk kebutuhan :
    Beli apa-apa cash dan manajemen keuangan.
    *Orang tua/ infaq / Sedekah
    *Bab financial, pelajari ilmu menjemput rejeki
    (pendanaan investasi leher ke atas itu sangat perlu)

    3). Mendapatkan / Menjemput Jodoh :



    Semakin tinggi standar jodoh, semakin kecil peluang untuk mendapatkan.


    Sekian, semoga bermanfaat.

    Cikarang, 1 Oktober 2019

    -Tumiesn-

    #ReviewalaTumiesn
    #NgajidanBerkarya