Hidup dan Kesempatan ke-2




Ini cerita tentang hidup & kesempatan ke-2

Malam itu seperti biasa aku menyempatkan diri ke rumah Paman. Berada di ruang keluarga, berbincang hangat.

"Besok Paman dan Ibun bisakan datang di hari aku diwisuda?"

"Insya Allah."

"Gak malu acara wisuda kamu diantar Paman pakai tongkat?" timpal Ibun (Istrinya Paman).

"Buat apa malu? Aku bangga dong punya Paman." jawabku serius.

"Lihat nanti ya bagaimana kondisi kaki Paman." matanya beralih ke kakinya.

_____
Tentang kesempatan hidup.
Hari itu tanggal 8 January 2018, kecelakaan hebat terjadi. Hingga Paman harus merasakan patah tulang kaki, rahang diwajah dan tulang rusuk.
Ruang ICU menyambutnya. Kami, berderai air mata. Pasrah.

Kejadian malam itu selepas Isya itu berhasil membuatku tak bisa tidur hingga subuh, pagi, siang dan sorenya.

Subuh itu aku cuma minta satu hal sama Allah. Kasih Paman kesempatan hidup sekali lagi untuk ibadah lebih baik.
Yah, hari pertama hingga hari ke sepuluh, do'a itu berpihak padaku, Allah kabulkan hingga hari ini. Bahkan saat masa-masa aku harus turut bolak-balik Cikarang ke RS. Polri Jakarta, sebuah perjalanan ditemani menulis di blog tentang Paman. Bahkan aku menuliskan 10 hari tentang Paman dan aku bilang, "Kalau Paman sudah sadar, lihat dan bisa baca harus baca tulisanku."
(Kekuatan menulis, tulisan dan harapan).
____
Kejadian itu berlalu tapi masih membekas, hingga hari wisudaku di bulan November 2018 Paman (bapak angkat) ini belum bisa jalan. Beliau yang selalu berusaha ada di acara pentingku.
Paman, salah satu alasan penyemangat skripsiku kelar dan lulus Sidang.

Saat acara wisuda aku gak peduli orang melihat ke arah Paman entah aneh atau Iba, dengan tongkatnya yang masih jadi teman setia. Aku tetap bilang, "Aku bangga sama paman."

Pagi ini, 30-4-2019 aku telpon Paman, mengucapkan selamat dan lekas sehat untuk keberhasilan operasi ketiga. Yah, setalah tahun kemarin 2 Kali operasi besar untuk persoalan badannya yg tulang-tulangnya alhamdulillah bisa diselamatkan, kemarin siang operasi pelepasan salah satu pen di lututnya.
Aku bilang, "Paman hebat, mau minta belikan makanan apa."
_____

Tentang hidup dan kesempatan. Dan untuk membahagiakan. Menapaki perjalanan kehidupan yang gak selalu lancar jaya, sebab jalan tol aja ada kalanya macet.

Setiap orang memiliki jatah takdir berbeda, ujian hidupnya pun berbeda.
Kita diminta sama Allah, gimana sabar menjalaninya.

Ada orang yang di uji dengan sakit, kepedihan, punya anak yang bandel, belum punya keturuanan, berada pada kemiskinan, kehancuran rumah tangga, orang tua bercerai dan banyak lagi. Dan setiap manusia (kita) gak mungkin hidup tanpa ujian.

Kita perlu bersyukur, jalanin hidup ini dengan tulus. Sebab kita kelak gak akan tahu ketulusan mana yang akhirnya akan membantu kita dalam segala kondisi.
_____
Kalau kamu saat ini sedang mengalami ujian dari Allah, jangan putus asa dan jangan pernah menyerah. Percayalah, jika kamu yang mendapatkan jatah ujian atas takdirmu, sebab karena kamu mampu.

Jangan pernah minder atau malu dengan kondisimu, keluargamu dan kekuranganmu.

Setiap dari kita pasti istimewa. Semoga hati kita selalu berbahagia. ☺

Cikarang, 30-4-2019

-Tumiesn-

#tumiesn #bercerita #nikmatAllah #bahagia




    IKHLAS




    Kau dan aku sempat berencana, menyatu dalam cinta
    Cinta dewasa katamu kita bina
    Bukan perhatian yang kau tampilkan seperti remaja

    Kita saling sepakat, meramu cinta agar terus terjaga
    Aku bahagia, menemukanmu
    Kesopan jua keseriusan, tumpah pada wajahmu


    Badai menerjang, cinta usai
    Egois menghancurkan, berpindah haluan tenang menjadi luka

    Kataku, cinta belum saatnya
    Kau juga, bersepakat
    Pada purnama menjelang Oktober kita saling melepaskan

    Katamu, siapa pun diantara kita bertemu cinta lebih awal, kita harus saling ikhlas

    Cerita rasa kadang memang lucu
    Melepaskan meski perih, tapi kadang buat hati campur aduk tak karuan

    Bila jalan takdir bersama, pasti tak kemana

    Cikarang, 27-4-2019

    -Tumiesn-




    PATAH




    Angin malam tenang kala itu bagaikan puting beliung
    Menghancurkan segala asa yang telah diagungkan
    Hampir saja aku mati ditempat, kau pecat aku sebagai teman berdebat

    Tertunduk aku enggan membalas
    Sebab air mata sudah luruh menjadi sungai-sungai pada daratan
    Aku tak mampu mengelak
    Kau bilang tamat, cintaku kandas

    Malam itu kau patahkan hati ini sejadi-jadinya
    Baru saja inginku umumkan namamu pada selembar kertas
    Kau membungkam niatku, matikan segala harapan
    Patah hatiku sedalam lautan

    Cikarang, 26-4-2019

    -Tumiesn-




    Kamu itu Berkualitas!




    Kamu mungkin pernah mengayuhkan sepeda begitu kencang hanya untuk mengejar seseorang. Mencoba mengiringinya, tapi tetap saja tertinggal. Dia yang merasa bahwa kamu tak pantas membersamainya, hingga dia melesat begitu jauh, hatimu terluka.

    Terkadang perasaan soal cinta memang begitu, rumit. Yah, rumit untuk pertemuan-pertemuan masa lalu yang memang bukan takdir. Percayalah jika waktu tiba dan berpihak padamu, pasti tak akan serumit seperti yang sudah-sudah.

    Tak dipilih olehnya bukan berarti kamu buruk. Bukan pula karena dia terlalu hebat. Sebab, dia tak memiliki jatah jodoh yang begitu berkualitas seperti kamu. Dan kamu akan dipertemukan dengan seseorang yang tepat. Yah, teman hidupmu kelak yang nanti ketika dengannya kamu akan semakin berkualitas.

    Jangan bersedih bila kamu pernah gagal, meski kakimu sudah sulit rasanya mengayuhkan sepedam.Teruslah berjalan meski pincang-pincang karena terluka, sembuhkanlah. Jangan biarkan pertemuanmu dengan orang yang tepat masih menyimpan luka lama.

    Sibuklah menjadi sosok yang kuat, tak mudah dihancurkan hanya persoalan patah hati dengan seseorang yang mungkin saja tak selaras, tak sefrekuensi.


    Cikarang, 23-4-2019
    -Tumiesn-

    #tumiesn #pesankebaikan #yukmoveon #hidup #cinta #kaudandia #takdir #jalanjodoh #prosa




    Untuk Seorang Teman di Masa Depan





    Untuk seseorang yang ku tulis di blog kali ini, tapi aku belum tahu siapa namamu, alamat hingga bagaimana segala bentuk kelebihan dan kekuranganmu. Hari ini aku ingin menuliskan, tentang hidupku dan nanti bagaimana pun caranya biar saja Allah saja yang mengatur caranya kamu akan membaca tulisan ini, entah sebelum kita bertemu, sebelum menikah atau setelah pernikahan terlaksana.

    Dari aku, yang ingin menjadi teman di masa depanmu, dimana surga begitu dekat dan jalan yang kita tempuh untuk pengharapan surga kita miliki, meski kita hina banyak dosanya, tapi alangkah pedih siksa neraka bukan. Maka dengan ini aku yang kelak akan menjadi temanmu, ingin sekali bahwa engkau siap mengajakku mencari jalan menuju surga Allah.

    Ini surat dari aku untuk kamu.

    __________

    Tahun 2019, sebuah buku telah ku tulis, sebuah kado saat pertemuan kita nanti, judul buku itu adalah "Menunggumu dengan Puisi" , buku yang ku tulis di bulan Februari 2019 dan selesai di 10 April 2019. Saat ini sedang proses penerbit (indie).

    Pada halaman blog kali ini aku bukan mau membahas isi buku itu, karena terlalu panjang. Mungkin kamu akan tahu jelas bagaimana aku menulis tentangmu setelah membaca tiap halaman pada buku tersebut, buku ke 7 Tumiesn.

    Dear kamu...
    Pada halaman blog ini aku ingin bercerita kepadamu tentang panjangnya waktu yang ku nanti tentangmu. Hingga kadang hampir saja aku lelah, putus asa. Namun, saat lelah ini mendera, aku sadar kembali bahwa perjalanan hidup masih panjang. Dan dalam penantian ini mungkin aku di minta Allah agar terus memperbaiki diri, menjadi manusia yang berkualitas, belajar sabar agar nanti menjadi hadiah buat kamu.

    Kamu tahu tidak? pada setiap perjalanan yang ku lalui terkadang seorang diri, tanpa teman. Sebab, tak semua teman-teman memahami kesukaanku, perjalanan yang ku cari, makanan dan sebagainya. Yah, aku melewati itu. Mencari dan terus mencari apa yang ku mau. Tapi nanti saat bertemu denganmu dan kita menjadi teman yang searah dalam membangun rumah dan menyusun tangga, aku ingin kamu menjadi benar-benar teman. Kamu pahami aku, aku akan lebih memahamimu. Akh.. indah sekali.

    Di kota ku saat ini tinggal, tidak mudah melewatinya. Aku harus menikmati pagi, siang,malam, hujan, panas dan segala urusan kehidupan. Kejar-kejaran pekerjaan, deadline menulis dalam berkarya, dan masih banyak lagi. Pada kota ini kadang aku berpikir, apakah kamu adalah teman yang juga dari kota ini? atau bukan? atau kamu berbeda kota? atau justru berbeda pulau?

    Akh.. tapi aku yakin, dimana pun dan sejauh apa pun jarak yang tengah kita lewati, jika sudah takdir pasti bertemu bukan? akan ada rencana dan sekenario yang semoga indah dari Allah untuk kita.

    ****

    Kamu apa kabar di sana? bagaimana dengan Ibu, ayah, atau jika punya adik atau kakak, bagaimana kabar mereka semua? Semoga saja, saat kita bersua dan wajahku pun bertemu mereka, keluargamu menerimaku. Sama denganmu nanti tatkala tanganku terbuka lebar mengizinkanmu berkenalan dengan Ibu, kakak-kakak, adik dan keluarga besarku. Sebab, saat dua orang menjadi satu (pernikahan) bukan hanya tentang kita saja bukan? tapi tentang kita semua, yah keluarga kita. Dua keluarga menjadi satu.

    Kadang aku suka terdiam dan senyum sendiri, senyum tipis. Tatkala teman-teman berkabar akan menikah atau melihat sebaya sudah pada menikah. Apa lagi jika banyak suara-suara yang bertanya, "kapan kamu menikah?"
    Tahu tidak? kala itu aku berjuang menahan segalanya, tersenyum seadaanya, meski kadang tanyaku sering bermunculan lagi, "Aku kapan bisa bahagia seperti mereka?" yah, bertemu denganmu. Kamu yang dengan gagah mengenalkan diri, bahwa kamu adalah teman yang akan menjagaku, dan mempercayakan diri ini kita akan menjadi teman di masa depan, teman sehidup sesurga.

    ****

    Hidup merantau mengajarkan aku lho tentang mandiri, kedewasaan, mencari peluang, mencari jati diri, dan melihat dunia lebih luas. Di sini aku banyak belajar, bagaimana menata diri, mengolah rasa, belajar sabar, ikhlas dan tulus berbagi. Namun, sepertinya semua itu belum lengkap, ada satu yang masih aku cari. Yah, sesuatu di masa depanku. Tentang orang asing yang pertama kali akan menggenggam tanganku hingga selamanya. Aku banyak belajar dan ingin sekali belajar bersamamu, kamu menuntunku. Mengajakku agar semakin ta'at.

    Di kota ini ataupun tatkala aku tengah melakukan perjalanan seorang diri, aku masih betah memotret langit. Tahu tidak kenapa?
    Alasanku sederhana, sebab aku masih betah menunggumu pada puisi selanjutnya. Yah, penjelasan puisi ada dibuku yang ku tulis.
    Kita berada dibawah atap langit yang sama bukan? hanya saja ada jarak yang mungkin mungkin belasan kilometer, puluhan kilometer, ratusan kilometer atau ribuan kilometer. Kita hanya sedang dan tengah berusaha kan?

    Cinta memang begitu, butuh perjuangan untuk kita meraihnya. sabar menantinya dan tulus saat bersama. Semoga kamu di sana juga tengah berjuang, kamu menuju ku, aku menyambutmu.

    Bagaimana, sampai sini kamu bisa merasakan?
    Perjuangan soal kita bukan cinta-cintaan saja, tapi bagaimana tentang rasa-rasa yang dimiliki dalam penyatuan yang akan ditumbuhkan untuk generasi mendatang. Aku harap dan do'a ku kelak dari kita akan lahir generasi yang mencintai Islam, agama ataupun kepercayaa kita. Dan juga anak-anak yang begitu giat meneruskan visi misi kita.

    Untuk kamu seseorang di masa depan, teruslah semangat berjuang. Aku di sini menunggumu.
    Semoga niat baik yang kita miliki, Allah mudahkan dan limpahkan rahmatnya. Jangan bosan dalam perjuangan. Bila aku dan kamu ingin menjadi kita, maka teruslah berjalan dan semoga jalan yang kita pilih merupakan jalan yang Allah mau, yang Allah suka.
    Salam pertemuan di episode selanjutnya.

    Cikarang, 20-4-2019

    -Tumiesn-
    (Seseorang yang akan menjadi teman hidupmu)








    Cemburu Pada Sosok Yang Tak Memilihmu




    Kau jatuh cinta padanya. Entah baru hitungan jam, hari, minggu, bulan atau tahun. Tak bisa dipungkiri, perasaan itu begitu membuncah.

    Setiap dekat dengannya kau tersenyum, bahagia. Namun, seketika hatimu begitu terluka saat dia berbicara tentang orang yang katanya telah dipilihnya.

    Hatimu bagaikan terhempas dari tingginya langit menuju dataran terendah di bumi, sakit tapi tak berdarah. Begitulah, sebab kau cemburu pada sosok yang tak memilihmu. Dia yang kerap sibuk dan asik pada perasaannya sendiri, tak peka bahwa lumpuran luka tengah menenggelamkanmu secara perlahan.

    Sabar ya.

    Cikarang, 20-4-2019

    -Tumiesn-
    #tumiesn #prosa #cinta #baper




    Kenapa Belum Nikah?




    Hari ini lepas Ashar ketemu salah satu teman (mantan sekelas, eeh maksudnya sekelas pas kuliah jamannya kosentrasi, sekarangkan udah lulus dan gak sekelas hehe)

    Sebuah jadwal ketemu, dan diskusi. Biasa kalau sesama anak pemasaran hal yang banyak dibahas soal bisnis, strategi penjualan. Karena aku belum jago bisnis, mayankan sharing-sharing sore dapat ilmu dan nambah wawasan haha.

    Sebuah pertanyaan nyelip diantara hal pembahasan dan curhatan teman secara pribadi, sebagai pendengar ku dengarin dah.
    (*note : kalau seseorang mau cerita hal pribadi berarti dia percaya sama kita. So, dijaga.)
    Dia tanya, "kenapa belum nikah?"
    Ku jawab simple, "belum ada yang klik."

    Pembahasan pun jadi panjang.
    ______
    Pada dasarnya pria atau wanita diusia 25 tahun ke atas pasti pengen yang namanya Nikah.
    Setuju?

    Tapi, nikah itu bukan hal yang main-main asal comot yang penting rubah status di KTP, bukan itu netijen.

    Bahkan pembahasan ku sama si teman yang katanya lagi galau soal mau memperjuangkan seorang wanita, semakin menarik. Dan mungkin solusinya ada tuh banyak refrensinya dibuku-buku, googling mbah google atau minta solusi sama yang ahlinya, kalau minta solusi sama aku jelas belum ahli wkwkwk

    Sederhananya kalau mau memperjuangkan seseorang, harus saling berjuang, searah, saling menerima kekurangan serta kelebihan masing-masing, menerima keluarga satu sama lain, dan punya tujuan yang jelas.
    Kamu dan dia saling suka, klik, tumbuh rasa buat kearah lebih serius. Ya lanjutkan, sebab jodoh gak langsung cling muncul di depanmu. Dijodoh-jodohkan orang tua saja butuh proseskan?
    Apa lagi nyari sendiri hehe.

    Siapa pun kamu yang masih sendiri dengan usia yang makin pantas buat menuju kata Nikah, selalu semangat dalam berikhtiar. Jangan lelah berjuang menujunya, minta sama Allah. Toh, Allah kan satu-satunya pemberi apa yang pantas, layak, pas untuk kita butuhkan?

    ___
    Salah satu kebiasaanku itu Kalo kemana-mana pasti ada buku yang dibawa, teman ketika bengong dan bosen liat HP hehe, dan kebetulan aku lagi ngelanjutin baca buku ini yang ku pegang karya temanku uda @robiafrizan1 ,Keren isi buku ini pesannya penuh makna.

    Cikarang, 3-4-2019

    -Tumiesn-




    Mengambil Pesan Penuh Makna, Trilogi Rezky Firmansyah (Vitamin Baper Beropini)




    Hallo gaes, balik lagi dan jumpa diblog Tumiesn.
    Kali ini aku mau review 3 buku seorang penulis muda yang produktif banget.
    Namanya Rezky Firmansyah salah satu bukunya yang mudah diinget dan mejeng diseluruh gramedia yang judulnya Jomblo, Mantan dan Masa Depan itu lho.
    Tapi untuk curhatanku kali ini bukan mau bahas buku jomblonya ya hehe.

    _______
    Trilogi Rezky, 3 buku yang lahir secara bersamaan di usianya yang ke 24 tahun, dan ini Keren banget perlu diapresiasi. Salah satu apresiasinya baca bukunya, ambil pesan-pesan kebaikan dalam buku, serta maknai.

    Judul tulisan kali ini kenapa aku pakai kata baper?
    Sebab 3 buku ini merupakan vitamin buat aku pribadi, cukup membius isinya.
    Berikut review ala Tumiesn, baca terus yes.

    1. 24 Opini Berisi : W(RI)ting


    Dibuku ini yang terdiri dari 24 opini Penulis tentang pemahamannya yang unik tentang menulis. Bahkan beliau pun membuat istilah sendiri yakni Passion Writing. Ini merupakan sebuah konsep caranya menulis buku dan menghasilkan karya.
    Banyak agenda harian yang penulis hadirkan, sebuah cara baginya untuk menyebarkan spirit Passion Writer.

    Bagi seorang passion writer, ada banyak pemikiran yang bernilai solusi, tapi kita justru mendiamkannya. Tuangkan dalam kata, susun dalam buku dan jadilah bagian dari creative solver.
    Nah, berikut 24 daftar opini berisi dari penulis dibuku ini :
    1). Tumblr : Nyaman
    Ini bukan menyelaskan nyaman balikan sama mantan atau jadi jomblo abadi hehe, tapi tentang banyak penulis yang lahir dalam berkarya dalam sebuah platform yang dimana bagi seorang penulis berekspresi dan Tumblr tersebut merupakan salah satu dan dipilih menjadi Platform paling nyaman.

    Ada beberapa penulis tumblr yang menjadi refrensi dan menginspirasi seorang Rezky Firmansyah yakni Azhar Nurun Ala, Kurniawan Gandi.
    Baginya, Suara di tumblr terkesan lebih mellow, soft dan beberapa diantaranya menghayutkan, buktinya refrensi penulis di tumblr berhasil menginspirasi Rezky Firmansyah untuk menulis buku "Kita Dalam Kata" buku ke-17 nya yang berbeda, meski masih tetap gaya Rezky Firmansyah yang ahli di non fiksi.

    Writing is expression. Ungkapan jiwa yang lebih baik dituangkan meski sepi pembaca. Daripada unek-unek nggak tercurahkan. Bahagia yang nggak terdefinisikan. (menurut kacamata Penulis dalam mengklarifikasikan kenapa orang nulis di tumblr).

    Intinya sih balik lagi, media apa pun yang bikin nyaman, dipakai dan manfaatkan. Jika sebagian orang nyaman pakai tumblr buat berkarya lanjutkan, dan begirupun sebagaian orang lainnya. Tapi tetap jadi diri sendiri, yang loe banget.

    2). 30DWC
    Ini merupakan sebuah program yang unik dan produktif. Dalam buku ini pun di ceritakan oleh penulis tentang kegelisahannya yang dirasakan ketika Oktober 2015 saat itu masih kuliah di semester 5. Sebagai seorang Passion Writer yang harus kreatif dan mencari cara untuk terus menularkan virusnya menenulis.
    Dan 30DWC salah satu jalannya, yakni tentang menantang diri untuk menulis selama 30 hari alias sebulan penuh. Dan bahkan program 30CWD yang diselenggarakan penulis buku ini sudah ada ratusan mentee di bawah tangan dinginnya.
    Kerenkan? Gimana kisah lengkapnya? Ada dibuku ini hehe.

    3). 4 Fase Penulis
    Ada 4 fase untuk memudahkan perjalanan menulis. Apa saja perjalanan yang harus dilewati. Tidak semua orang akan melewati episode ini. Tapi dengan memaknai 4 fase ini, akan memudahkan untuk naik kelas dalam menulis.
    Diantaranya : Role model, Mentor, Partner dan Bank alumni.
    Jadi, kita gak bisa berdiri sendiri bukan? Butuh orang lain untuk naik kelas.
    4 fase ini dibahas lengkap dengan opini berisi dari penulis buku yang banyak vitaminnya dan setelah baca (termasuk aku) akan merasakan, "Oh iya bener banger!"

    5). Ngobrolin Nulis
    #NgobrolinNulis bagi seorang passion writer ini merupakan sebuah jalan untuk menumbuhkan semangat, memperluas sayap kebaikan, dan menghidupkan passion menulis. Memiliki konsep yang mau dibawakan untuk ngobrolin soal kepenulisan, ajak orang-orang ataupun temui dengan membahas karya yang memberdayakan bukan sekadar nongkrong.
    Dalam buku ini pun Penulis menceritakan perjalannya yang asik dalam caranya beropini salah satunya ya tentang ini ngobrolin nulis.

    6). Prolog : Proyekan Antologi
    Rezky Firmansyah merupakan salah satu penulis yang buku pertamanya antologi yang judulnya "ADMIRAL : Generasi, Perjuangan, Keajaiban" , saat itu bersama teman-teman SMA. Sebuah buku untuk hadiah perpisahan.

    Keren ya?
    Buat aku pribadi ini keren, dan gak salah juga gak dosa kok karya perdana kita pakai antologi. Kalau belum sanggup menulis satu buku, nulis rame-rame juga asik,dari pada seumur hidup sama sekali enggak kan? hehe


    7). Impression or Expression
    Sebuah kalimat yang menarik dan dalam isinya di bagian ini salah satunya yakni :
    "Kalau menulis hanya untuk diri sendiri itu egois. Kalau menulis hanya untuk orang lain itu omong kosong. Maka menulislah untuk diri sendiri dan orang lain" sebuah pesan yang ditulis oleh @rioalfajri pertengahan 2015.

    Expression hadiri dari diri sendiri. Sedangkan impression ditujukan untuk orang lain. Kedua unsur dan tujuannya ini harus bisa dikolaborasikan dengan baik.

    *(Penjelasan tentang Impression or Expression) ada di buku W(RI)ting ini dan lugaslah penjelasan dengan gaya bahasa yang asik, jika kamu membacanya dijamin gak bosan.

    8). Skripsi jadi buku
    Nah di bagian ini salah satu pembahasan yang "waw" sebab, skripsi jadi buku merupakan konsep yang keren banget.
    Rezky Firmansyah memberikan catatan untuk skripsi yang bisa diubah jadi buku, diantaranya :
    *Tuliskan dengan bahasa yang lebih menarik
    *Bawakan dengan pembahasan yang membumi
    *Struktur tulisannya bukan bab per bab seperti buku ilmiah

    Skripsi jadi buku ini sebuah konsep yang menarik, bahkan aku sendiri terinspirasi dari Skripsi yang dibuat tahun 2018 untuk di ubah jadi skripsi tahun ini :-)

    Skripsi jadi buku, why not?

    Dan berikut daftar opini buku W(RI)ting dari point 9 - 24, (*Lebih jelas dan dari pada penasaran gak bisa tidur, kalian bisa beli dan baca langsung ya teman-teman) :-)


    9). Kreativitas + Visual
    10). Diari Digital Harian
    11). Buku Series
    12) Buku Couple
    13). Alasan personal branding + strong WHY
    14). Riview Buku
    15). Teknik 1 kata
    16). Sambung Kata
    17) One Day One Quote
    18). Opini Berisi
    19). Biografi
    20). Tips Gue Banget
    21). Konsep untuk Semua
    22). Nulis Sampah
    23). Jurnalistik menuju buku
    24). Bernas Grow : UKM

    2. 24 Opini Berisi : (YOU)th



    Nah dibuku ini juga gak kalah asik setiap opini-opininya. Buat kalian yang penasaran bisa langsung meluncur ke halaman IG @karyarezky ya.
    Aku kasih info beberapa daftar opininya ya biar kalian makin baper (bawa perubahan) lebih baik dan semangat dong pastinya. :-)


    1). Aktivis Menulis
    2). Aktivis Kebaikan
    3). Aktivis Lapangan
    4). Sarjana Memberdayakan, Sarjana Tanpa Kompetisi
    5). Skripsi Solusi unuk Mahasiswa Bersubsidi
    6). Wisuda : pascasarjana vs Paksasarjana

    *selanjutnya temukan hanya ada dibuku ini teman-teman :-)






    3. 24 Opini Berisi : Ind (ONE)sia



    Buku ini juga gak kalah baper teman-teman. Penasaran?
    Nih berikut beberapa bocorannya daftar opininya :
    1). Solusi Gue Banget
    2). Ruang Waktu
    3). Proyek 4 Bulan
    4). KIAN (Kamar Inspirasi Anak Negri)
    5. Dakwah with Passion



    ______

    Sebenarnya kalau mau diriview total panjang banget hehe, jadi Tumiesn kasih bocorannya aja, biar greget dong.
    Jangan kesel ya, biar gak kesel beli dan baca saja Trilogi Rezky yang kaya vitamin C atau A hehe.
    Halaman Instagramnya sudah ku sematkan kan? jadi klik saja kunjungi dari cari informasinya, sendiri saja gak usah manja minta dianterin huhuhu.

    Sekian riview ala Tumiesn, sampai ketemu di riview selanjutnya,semoga gak baper kesel. Baper (bawa perubahan) setelah baca buku yaaaa..


    Cikarang, 2-4-2019

    -Tumiesn-