Kembali kepada-Mu




Tinggalkan yang ketat, untuk Ta'at





Pakaian ketat itu sexy.” Pernah mendengar kalimat tersebut? Atau bahkan khususnya wanita justru pernah mengalami mengucapkan hal itu?

Sexy dan modis itu beautiful.” Atau kalimat ini yang sering ada dipikiran kita sebagai seorang wanita yang mengaku beragama islam?
Sayapun pernah mengalami masa-masa jahiliyah, dimana membiarkan diri sesudah baligh dengan mengenakan pakaian terbuka. Berpikir tentang modis itu cantik.
Saya dahulu adalah satu diantara milyaran wanita yang mengaku muslim sejak lahir, namun masih begitu membangkang dengan aturan Allah. Sering membuka aurat, merasakan gimana pacaran (meskipun hanya sekali), hura-hura, nongkrong-nongkorong tidak jelas, muterin mall jika ngeliat baju yang tipis dan gaul mata langsung hijau. Ngeliat jeans dengan ukuran pas, mata langsung biru. Aduh jika ingat masa jahiliyah itu rasanya sedih.

Saya terlahir sebagai seorang anak dari penganut agama Islam. Tetapi memahami tentang agama yang dalam baru saya pahami saat sudah dewasa.
Saat remaja tepatnya saat baligh hingga usia 20 tahun keatas, saya termasuk seorang yang mengaku muslim namun masih tergiur dengan pakaian yang ketat, trendi meskipun sudah mengenakan jilbab.
“Dulu saya mikir kalau gaya jilbab yang modis itu keren.”. Jilbab diuntel-untel muter-muter. Dihiasai semenarik mungkin. Tidak menutupi dada. Bajunya ngepas dibadan. Suka sekali dipadukan dengan jeans yang terkadang warna hitam atau biru saat itu adalah warna yang “gue banget”.

Namun, setelah kejadian itu saya sadar dan merubah cara pandang.
Tahun 2013 tepatnya dibulan Ramdhan, saya jatuh sakit. Badan rasanya melayang-layang bagaikan selembar daun yang terbang tanpa pasti kemana tujuannya. Wajah pucat pasih.Hingga tidak sadarkan diri. Hari itu Allah menguji saya, karena kasih sayangnya tubuh ini harus di opname hingga beberapa hari. Saat tangan harus ditusuk dan disambungkan dengan selang inpus, rasanya itu pasrah. Dan hati ini gelisah. Yang ada dipikiran saat itu adalah, “Ya Allah kasih saya kesempatan hidup.”

Hati ini rasanya cemas, takut mati dan ingat dosa masih menumpuk bergunung-gunung. Saat itu saya bagaikan seseorang yang berjalan dipadang pasir dan kehausan lalu kebingungan mencari setetes air saja untuk membasahi kerongkongan.

Yah, saat itu saya hanya berharap Allah panjangkan umur , serta memberikan kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik. Pikiran saya saat itu bermacam-macam. Ingat dosa yang banyak banget. Dulu diri ini yang jarang shalat meski teman satu kosan sering mengingatkan. Jarang sekali baca Al-qur’an, meski teman sekamar selalu mencontohkan, ia yang tiap hari membaca ayat-ayat cinta Allah. Pakaian saya masih begitu ketat meski sudah mengenakan jilbab. Dan akh… saat itu saya hanya minta Allah kasih kesempatan sekali lagi untuk perbaiki diri.

Tahun 2014 memasuki masa kuliah. Celana jeans dan teman-temannya dengan jilbab yang diputer-puter tanpa menutupi dada masih menjadi kegemaran cara berpakaian. Masih merasa benar dengan pakaian sendiri, meskipun itu bukanlah mencirikan seorang Muslimah yang taat. Namun, saat waktu terus berjalan memasuki bulan selanjutnya, tiba-tiba hati ini bergemuruh dan begitu terpana setiap kali melihat mahasiswi-mahasiwi maupun dosen wanita yang memakai pakaian longgar. Dengan gamis ataupun rok yang anggun serta jilbab yang lebar dan pasti menutupi dada sebagaimana semestinya.

Saya benar-benar suka melihat wanita-wanita disekitar kampus yang pakaiannya begitu anggun. Ditambah keteduah wajah-wajah itu. Hingga membuat hati ini bergeming, “aku ingin berpakaian seperti mereka.”

Perlahan saya mencoba merubah gaya jilbab yang biasa saya kenakan dari yang diputer-puter menjadi lebih dijulurkan menutupi dada. Dan mulai merasa begitu nyaman dan tentram. Kemudian lebih suka memakai rok dan pakaian yang lebih longgar. Hingga kini rasa damai meninggalkan jeans dan teman-temannya terasa lebih tentram.

Allah selalu memberikan kesempatan kepada setiap hamba-Nya untuk berubah. Jadi, jangan buang-buang waktu lagi untuk merubah cara berpakaian seorang wanita muslimah yang terbuka untuk menjadi lebih tertutup. Jangan nunggu nikah baru menutup aurat! Memangnya ada yang dapat menjamin bisa mempunyai waktu hidup sampai menikah? Jangan nunggu baikin hati dulu baru menutup aurat! Menutup aurat itu wajib, perintah langsung dari Allah.

Untukmu saudariku yang semoga selalu dalam lindungan Allah. Jangan membiarkan aurat kita sebagai seorang muslimah terlihat oleh mata yang bukan haknya. Jangan biarkan!
Diri kita bukanlah tudung saji yang bisa dibuka lalu ditutup semaunya. Seorang muslimah haruslah menutup aurat sebagaimana semestinya. Memakai jilbab dengan syariat Islam bukanlah sebuah budaya arab yang sering orang katakan dan kita dengar. Memakai jilbab yang besar khususnya menutup dada dan pakaian yang longgar adalah salah satu kewajiban dimana untuk melindungi wanita. Janganlah memakai pakaian yang membentuk tubuh.

Selanjutnya tunggu antologi blog kami "Komunitas Kampung Blog."
Tema : From sesat to ta'at.

Cikarang, 14-11-2016

Tumiesn






    Jalan sendiri, gak Asik! kata siapa?






    "Aku takut jalan sendiri."
    "Gak asik, sepi. Entar bengong." Dan masih banyak lagi kalimat-kalimat yang saya dengar ketika kebanyakan teman masih takut-takut buat jalan sendirian.
    Saya hanya terdiam, lalu tersenyum dan mikir keras!
    Apa yang mereka pikirikan tidak sebanding dengan apa yang sebenarnya. Hehehe

    Menjomblokan diri sebelum bertemu Kamu si pemilik tulang rusukku ini, adalah sebuah kesempatan untuk mencari jati diri dan jalan-jalan sendiri khususnya. Karena, setiap orang sebenarnya butuh yang namanya, "Me time."

    Jalan sendiri, gak asik! kata siapa?
    Justru menurut saya dengan jalan sendiri akan banyak hal yang kita jumpai.
    Mungkin karena saya terbiasa sendiri kali ya,
    Makan sendiri, minum sendiri, cuci baju sendiri dan menunggu kamu sendirian #eeeghh



    Banyak hal yang sebenarnya akan kita dapatkan ketika menikmati kesendirian.
    Egh.. Maksudhnya saat jalan-jalan sendirian! hihihi

    Berikut beberapa hal yang bisa kamu coba untuk menikmati jalan-jalan seorang diri.
    Jalan sendirian? jangan takut!

    1. Bersemedi ketempat Jendela Dunia


    Dari pada kamu keluyuran gak jelas, buang-buang duit, buang-buang waktu.
    Mending kamu ketempat yang bisa membuka wawasan. Yakni Ke toko buku maupun keperpustakaan.
    Ini adalah salah satu tempat yang asik dan bisa jadi membentuk diri kamu loh!
    Gak percaya? Coba gih!
    Saat jalan sendiri ketempat ini, kamu akan lebih leluasa dan bisa mencari buku apa aja yang mau kamu baca dan beli. Berjam-jam juga bisa. Gak perlu repot-repot ada yang meneriakimu mengajak pulang hehehe

    2. Naek kereta, Instropeksi diri


    Awal tahun 2016, beberapa bulan yang lalu adalah sebuah kesempatan bagi saya melakukan perjalanan sendirian ke Palembang dengan mengenakan kereta api.
    Ada sebuah hal yang menggetarkan hati saya, dimana perjalanan menggunakan kereta tersebut memberikan pelajaran kehidupan bagi diri ini. Yakni tentang Bertemu untuk berpisah. . Dimana setiap stasiunnya kereta akan berhenti menurukan penumpang, dan begitulah seterusnya. Seperti itulah hidup yang dimana kita tidak akan pernah tahu apakah Visi dan misi hidup ini dapat tercapai atau mungkin saat ditengah perjalanan harus berakhir yakni stasiun masa kematian.

    3. Ketempat Berbagi meski setetes darah



    Dari pada galau-galau karena si doi yang udah ngeduluin kamu membuka lembaran baru. Hehehe
    Lebih baik coba deh rasakan sensasi nikmatnya sekantong darahmu diambil untuk disumbangkan buat orang lain. Yakni, Mari Berbagi! kepada sesama. Karena dengan setetes darahmu itu bisa membantu menyalamatkan orang yang membutuhkannya.

    4. Jalan-jalan kekota kelahiran


    Dari pada bengong ngeliat temen-temen yang udah diajak kekota mertua. Hehehe
    Lebih baik saatnya kamu jalan-jalan kekota kelahiranmu dulu gih.
    Nikmatin bagaimana sensasinya kotamu, karena mungkin sudah terlalu lama dirimu berada dikota lain untuk merantau.
    Temukan sejarah-sejarah disetiap kotamu, abadikan masa perjalananmu baik itu berupa gambar maupun tulisan.
    Cobain gih! seru loh.

    5. Nongkrong buat hal yang baik


    Gak ada temen dimalam minggu, karena stock jomblo udah habis!
    Eitzzz jangan baper hingga nangis tersedu-sedu.
    Lebih baik kamu nongkrong (bahasa anak kekinian) ketempat yang baik dan melakukan hal yang baik. Misalnya, ke cafe atau kewarteg sekalipun hehehe.
    Temukan banyak hal yang menyenangkan disana. Meski sendiran, tetapi kamu tetap bisa bermesra-mesraan dengan buku ataupun laptopmu.

    6. Lakukan perjalanan Gila



    Perjalanan gila bukan berarti kamu pakai baju compang-camping jalan dipinggir jalan ya. Hehehe
    Tetapi, melakukan perjalanan yang hanya ditempuh beberapa hari seorang diri.
    Ketika gak ada teman yang bisa menemanimu. Kamu bisa kok melakukan perjalanan seorang diri.
    Jika kamu percaya dengan adanya Tuhanmu. Pasti dirimu akan merasa tetap dilindungi dan sebenarnya memang gak sendiri. Because Allah always with you.

    7. Nikamati pesona alam


    Kamu juga bisa melakukan pesona alam sendirian. Nikmati semilirnya angin pantai misalnya. Sejuknya embun pagi dipegunungan atau hal-hal yang berbau alam bisa kamu kunjungi sebagai pelepas lelahmu.
    Dan akhir pekan adalah hal yang cocok. Meskipun gak setiap bulan. Minimal Enam bulan sekalilah hehehe

    8. Potret bingkai yang ada didepan mata




    Saya termasuk orang yang paling suka sama indahnya langit, awan, senja, fajar dan lain-lain.
    Ketika sedang berada dijalan sekalipun, ketika melihat fenomena yang keren maka seketika itu saya akan berhenti sejenak dan mengabadikannya dalam bingkai kamera.
    Meskipun jalan sendiri, hatimu akan tetap merasa asik.
    Masih gak percaya? cobain gih.

    9. Dan masih banyak hal-hal yang bisa kamu lakukan ya.

    Akan banyak pelajaran yang didapatkan saat jalan sendirian. Misalnya bertemu dengan orang-orang baru.
    Dan pelajaran baru disekelilingmu tentang bagaimana kepekaan rasa dikalbu.
    Cobalah keluar dari dunia nyaman menunggu orang lain menghantarkanmu.
    Karena, jalan sendiripun akan tetap asik dan seru.
    Dan salah satu melatih mental diri tentang keberanian dan nikmatnya penjagaan Allah kepada hamba-Nya dimanapun berada.


    Kakimu butuh melangkah, ajak ia berjalan lebih jauh.
    Menelusuri setiap lekuk indahnya ciptaan Tuhan.
    Jangan menunggu orang lain, bergegaslah berjalan meski itu sendiri.
    Karena dari melakukan perjalanan sendiri akan mengajarkan kita bahwa suatu saat diri kitapun akan berada dalam suatu tempat sendirian. Yakni tempat terakhir diperut bumi.

    Cikarang, 12-11-2016
    Tumiesn






    367 hari, terima kasih untuk para pengunjung





    Assalamualaikum wr.wb

    Alhamdulilah bertemu dengan tanggal 9 November lagi.
    Salam semangat dan selalu sehat ya. Dan jangan kelupaan salama Nyengir hehehe

    Hari ini adalah 367 hari atau tepatnya 1 tahun saya ngeblog dengan alamat http://tumiesn.wagomu.id/ .
    Dan dari blog ini lebih dari 100 tulisan yang saya post. Gak nyangka kalau saya bisa nulis hehehe.

    Gak akan ada yang namanya bacaan tanpa adanya kehadiran sipenulis.
    Dan gak akan ada yang namanya Penulis tanpa sipembaca.
    Jadi, penulis dan pembaca itu saling membutuhka seperti halnya sepasang sepatu.

    Alhamdulillah tepat dihari ini blog saya yang memakai platfrom ini tepat sudah satu tahun, meskipun sebelumnya hanya beberapa bulan saya memakai media lain, tepatnya dibulan juni 2015 s/d akhir Oktober 2015.

    Dan pada tanggal 9 November 2016 saya memakai platfrom ini dan memindahkan seluruh tulisan saya.
    Namun, untuk nama blog tetap saja memakai, "Tumiesn Warna Warni Hari." Yang banyak temen bilang tulisan saya suka buat orang baper hihihi. Ngeri saya kan ga punya makanan, eeh itu mah laper hehehe.

    Banyak yang nanya, "ka. Arti nama Tumiesn itu apa sih? Terus nama Blog Tumiesn Warna Warni Hari apa Sih?"
    Saya hanya tersipu malu-malu menjawab, "ada deh." Hehehehe

    Okelah kali ini kuberitahu!
    Hihihi (sok artis banget ya saya).
    Tumiesn itu ya depannya nama saya, wong nama saya Tumi hehehe. Dan memang saya tambahkan esn. Itu nama yang saya jadikan sebagai nama pena, berharap agar saya dapat menginspirasi dunia dengan nama unik tersebut hehehe.
    Karena, setelah saya searching di google, nama Tumiesn hanya baru ada saya hihi.

    Nah, terus untuk mama Tumiesn warna Warni Hari adalah sebuah nama Blog yang sebagai do'a. Dan mungkin mewakili saya yang extrovert kali ya hehehe.
    Saya berharap dari nama blog saya yang mungkin rada alay tersebut, dapat memberikan warna disetiap kata yang saya tulis. Memberika kesan, pesan dan juga cinta kepada para pembaca.

    Akh... kebahagiaan seorang penulis adalah ketika tulisannya dapat dinikmati oleh pembaca.
    Betul tidak?

    Saya mengenal dan mendalami dunia kepenulisan adalah dipertengahan tahun 2015 tepatnya. Masih baru bangetkan? Hehehe
    Saya memulainya dengan ngeblog, sok ngartis deh. Mungkin orang akan geleng-geleng setiap kali saya share-share link tulisan diblog saya setiap hari.
    Kebetulan saat itu saya belum ada teman untuk ngeblog dan mendengarkan gimana serunya saya menikmati dunia baru. Hihi
    Dengan modal PD pakai BANGET, setiap kali tulisan yang sudah saya post. Maka dengan penuh semangat segeralah saya menshare link. Baik itu di Facebook, Watshap, BBM bahkan via sms. Hehehe.
    Bahkan, kadang saya sering dibuly, "Tumi lagi Tumi lagi."
    Tetapi, bulyan, ledekan karena kealayan penuh ke percayaan diri tersebut membuat saya bertahan dan hanya berharap semoga tulisan saya bermanfaat dan setiap harinya mengalami peningkatan.

    Waktupun berjalan, saya yang sering berdo'a untuk mimpi menjadi penulis. Seperti diberi jalan.
    Mulailah dipertemukan dengan guru pertama yakni Brili Agung.
    Awalnya saya juga gak kenal siapa beliau.
    Satu cerpen dalam ebok yang saat itu saya dapatkan dari group FB. Sebuah ebook yang masuk ke email dan tulisan yang membuat saya jatuh hati.
    Nyessss tulisannya keren dan tentang tips2 nulis yakni Jago fiksi.

    Dari situ saya dapat info, jika beliau membuka kelas mentoring menulis online. Dengan kekepoan dan keinginan serta do'a. Alhamdulillah Allah kasih jalan saya jadi muridnya diprogram MMO 3 IA.
    Dan alhamdulillah, Insya Allah novel pertama saya tersebut dibulan Desember 2016 terbit.

    Selain bertemu dengan Brili Agung.
    Sayapun bertemu dengan teman-teman baru.
    Dan dunia menulis sepertinya benar-benar memeluk erat uluh hati ini. Saya benar-benar jatuh cinta dengan dunia menulis.

    Beriringnya waktu saya juga belajar menulis dari hanyak teman ataupun guru. Yakni mas Wildan Fuady, Fatahillah Ramli, kak dejee dan juga ka Ilham.
    Juga sharing-sharing tentang dunia kepenulisan dengan teman-teman lain.
    Subhannallah, Allah sayang banget sama saya dengan jalan ini.

    Dan alhamdulillah juga, dari dunia blog saya dan sahabat-sahabat yang lain membangun komunitas yang diberi nama Kampung Blog.
    Yang saya harapkan dengan membangun komunitas tersebut dapat membangun mimpi saya. Yakni melahirkan penulis-penulis selanjutnya dan blogger-blogger tangguh. Meskipun saya itu si pemula hehehe.
    Karena mimpi gratis, ya gapapa saya mimpi besar selagi itu positif hehe.

    Bahagialah pokoknya saya hehehe.
    Terima kasih banyak buat para pengunjung yang sudah membaca setiap tulisan yang saya post diblog ini.
    Jangan kapok-kapok ya mampir di blog yang sederhana, imut dan semoga gak amit-amit hehehe.

    I love you pakai full buat semua pengunjung.
    Aku bukanlah siapa-siapa dan belum bisa apa-apa.
    Semoga melalui tulisan saya dapat menyampaikan hal yang baik-baik.
    Serta malalui tulisan, saya dapat menginspirasi dunia.
    Terima kasih untuk semuanya.

    Salam Nyengir
    Cikarang, 9 November 2016

    Tumiesn
    Biarakan pena mengukir sejarah.










    Jangan ajak aku nabung Dosa bang!





    Dear Abang dimanapun berada.

    Engkau yang berwajah manis lebih manis dari puding, hingga rasa pahitnya bertowalipun dikalahkan. Hehehe

    Aku gak pandai buat surat bang. Serius!
    Apalagi puisi buat ngertiin kamu.

    Bang, emang gak mudah untuk berpijak pada sebilah pedang yang bisa saja melukai kaki.
    Tapi, itu lebih baik loh! dari pada berpijak diantara hamburan bunga mawar nan mewangi tetapi dibawahnya ada sebuah lubang buaya.
    Itu ibaratkan hati, rasa, dan sikap loh bang. hehehe

    Memang sulit menahan perasaan yang lagi mekar-mekarnya. Dibiarkan tertahan dalam hati, dijaga baik-baik tak perlu dilepaskan atas ucapan perasaan. Tapi, lebih sulit mana sama menghadapi murka Allah?

    Kita adalah dua anak manusia yang mungkin sudah dibilang sama-sama dewasa.
    Ada rasa suka, kagum dan ingin memiliki itu wajar kok!
    Tetapi, jika hanya sekedar buat jalan alias pacaran apa itu gak sayang?

    Tau gak bang!
    Allah gak suka loh sama yang namanya pacaran.
    Tau gak efeknya?
    Gak baik bang.
    Yah, kalo jodoh mungkin bisa aja kita ketawa seneng.
    Lah kalo gak jodoh?
    Bisa aja bang kita nangis tujuh hari tujuh malam.
    Hehehe

    Kalau memang sayang Jangan ajak aku nabung Dosa bang!
    Kalau serius jangan ajaki pacaran sebelum halal.
    Kalau beneran temui orang tuaku saja.

    Niat tulus, keinginan serius maka ambil Jalan lurus bang!
    Yakni, halalin putri dari bapak yang udah mendidiknya.
    Gak takut emang, ajakin jalan anak orang tanpa kepastian.
    Berhari-hari, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
    Emang dikira lagi kreditan motor?

    Oh ya bang, aku paham kok pasti kamu sering dibuly sama teman-temanmu yang menghadapi jaman dimana, "orang pacaran itu keren!"
    Kamu pasti sering diledikin abis-abisan ketika malam minggu memilih sibuk sama istilah "Me Time."
    Atau kamu dianggap gak asik ketika datang kondangan gak bawa pasangan.
    Aduh, bang please deh! semua akan indah pada waktunya kok. Dan gak perlu kelihatan keren dimata manusia kalau akhirnya hina dimata Allah.

    Jangan ajak aku nabung Dosa bang!
    Karena dosa-dosaku udah banyak.
    Emang kamu rela anak-anakmu terlahir dari rahim wanita yang rela menghabiskan masa mudanya sama istilah pacaran?
    Pasti enggakkan?

    Aku ataupun kamu pasti pengen banget punya keturunan yang kelak adalah penghafal Al-qur'an, penerus penebar kebaikan. Dan anak-anak yang berprestasi.
    Iyakan bang?
    Nah, kalau ingin hal seperti itu maka dimulai dari bibitnya bang.
    Siapa lagi kalau bukan kita!
    Orang tua itu punya pengaruh besar loh, tentang bagaimana kelak anak-anak penerus bangsa ini terlahir.
    kalau kita ingin punya penerus yang baik, maka yuk kita perbaiki diri kita selagi dini.


    Oh ya bang, daripada kita nabung dosa, lebih baik kita nabung pahala.
    Ingetloh, wanita akan merasa damai ketika berdiri dibelakang pria (suami) saat shalat dengan hafalan Al-qur'annya yang bagus. Gak mungkinkan jadi imam shalat istri dengan suratan itu-itu aja.
    Nah, alangkah baiknya abang belajar hafalan Al-qur'an gih. Bukankah itu lebih keren dari pada mengajak anak orang nabung dosa?

    Satu lagi yang gak boleh kelupaan.
    Kita sama-sama perbaiki diri ya.
    Dekatin hati kita kepada Maha pencipta.
    Pasrahin urusan hidup yang hanya bentar banget ini.
    Instropeksi diri dengan mendekatkan diri kepada Allah itu lebih baik daripada ngajak anak orang nabung dosa.
    Ingetloh bang!
    Pria keren itu adalah yang lebih memilih menahan diri (jomblo) dekat sama Allah.
    Dari pada pria banyak cara (pacaran).

    Kita gak usah buang-buang waktu ngingetin shalat, makan, puasa, zakat dengan unsur modus!
    Lebih baik kita saling jaga diri saja.
    Perbaiki diri dan jemput manisnya iman.

    Aku disini berjuang menahan diri sampai engkau Temukan aku yang tak sempurna
    Dan kamu yang entah dimana berjuang menjaga kejombloanmu sampai waktu yang tepat Allah pertemukan kita. Pensiun dari jomblo.
    Cukup bagiku Memelukmu dari Jauh
    saat ini. Dan cukup bagimu Menikmati jomblo sebelum bertemu jodoh. Karena Menikah tidak harus diawali dengan Pacaran.

    Dari wanitamu yang sedang berjuang memantaskan diri.

    Cikarang, 8-11-2016

    Tumiesn

    "Tulisan ini untuk semua anak muda. Baik wanita ataupun pria. Adahal yang lebih penting daripada menghabiskan waktu dengan istilah pacaran yakni memantaskan diri. Kejar prestasi, fokus dengan pendidikan, serius dengan karir dan impian. Jodoh tidak akan pernah kemana-mana. Setiap orang sudah memiliki jatah sepotong hati. Jangan menghabiskan sisa hidup dengan hal yang sia-sia. Kejarlah cinta Allah bukan cinta manusia."





    Temukan aku yang tak sempurna




    Kau tahu rasanya jatuh cinta?
    Merindukan?
    Atau bahkan kehilangan?
    Kurasa, kau pernah merasakannya.

    Kau pernah membayangkan rasanya dicari hingga ditemukan?
    Atau bahkan kau yang mencari sosok yang harus kau temukan?

    Cinta memang bukan sekedar untuk dicari. Tetapi juga untuk ditemukan.
    Kau tahu jika sudah berapa lama aku menunggumu?
    Aku manusia yang biasa ini, masih terus berharap akan sosokmu.
    Percayalah, aku masih disini.
    Tolong, temukan aku yang tak sempurna.

    Cobalah sekejap kau rasakan angin disaat senja.
    Pejamkan matamu, dan berdo'alah agar kelak kita akan menikmati senja bersama. Hingga diujung usia.

    Kau tahu bagaimana rasanya aku menahan rindu?
    Menyisihkan setiap jengkal kalimat pendusta rindu ditelinga ini dari bibir sosok lain?
    Akh... ku harap kau tahu itu.
    karena yang ku lakukan ini sungguh tidak mudah!

    Tolong, temukan aku yang tak sempuran.
    Ajak aku melangkah bersamamu.
    Izinkan aku yang jadi pertama untuk sosok yang akan menemanimu menikmati setiap senja-senja harimu hingga masa tua.

    Teruntukmu yang semoga cepat temukanku.

    Cikarang, 2 November 2016
    Tumiesn





    SPT(Saran, Positif & Terapkan)





    Banyak hal yang tak terduga dari sebuah pertemanan.
    Bertemu dalam sebuah ruang dalam rangka yang sudah digariskan.
    Tentang pertemanan, berbagi cerita dan Saran yang memiliki nilai-nilai baik dan bisa membawakan keberkahan hidup.

    Untuk mencapai sesuatu yang diinginkan itu perlu perjuangkan.

    Contoh :
    Seseorang yang ingin mencapai puncak gunung pasti harus mendaki.
    Melewati semak-semak belukar.
    Jalanan yang curam, kadang landai, kadang ngeri. Kalo musim hujan ya licin, dan jika musim panas ya berdebu. Hehehe
    Dan perjalanan menuju puncak itu disebut (proses).

    Gak beda jauhlah seperti orang yang pengen punya gelar S1/S2 pasti dia harus melewati prosesnya.
    Pembisnis ya juga sama! harus ada tahap-tahap perjalanan yang harus dilewati.
    Kadang gagal, ya wajar.
    Bangkit lagi! Ya harus. Hihihi
    Intinya hidup itu ya berproseslah.
    Kaya orang mau nikah, ada istilah Ta'aruf #eeegh

    Upzzz malah muter-muter ya hehe
    Oke-oke saya hanya mau menyampaikan arti dari SPT ala saya yang wiw banget dirasakan dihidup ini

    SPT (Saran, positif & terapkan).
    Terkadang kita suka lalai dengan sebuah saran dari sekeliling kita, baik keluarga, sahabat, teman bahkan mantan.
    Dan terkadang pula sulit menimbang mana saran yang baik atau yang tidak. Apa lagi mau menerapkan hihihi
    Guys, bersyukurlah ketika kita dikelilingi orang-orang baik.
    Termasuk teman loh!

    Yuhuu SPT yang saya maksud adalah tentang "Teman bisa jadi Guru."
    Kenapa?
    karena lewat saran positifnya dan kita mau menerapkan itu akan menjadi sebuah ladang kemajuan kita loh.

    Seperti yang saya rasakan. Mempunyai seorang sahabat yang bernama Fatahillah Ramli
    seorang penulis buku Manusia Tanpa Kuadran, Founder Taman Bisnis Online (TBO) yakni sebuah wadah untuk pembisnis pemula dalam menjalankan bisnisnya. Beliau ini kece pakai serius!
    Seorang teman yang Sering membantu saya dalam soal online, mungkin karena dia bapaknya TBO kali ya!
    Tentang strategi pemasaran online itu gimana? Dan bahkan tiap hari suka saya kepoin tentang strategi-strategi ala-ala abang yang satu ini hihihi

    Dia sering berpesan kalau untuk menjadi sesuatu itu harus BERPROSES! Jangan mau jadi manusia yang mudah disuap. Hihi
    pesen yang wiw ampe sekarang saya ingat.
    Dan untuk menjadi ahli dibutuhkan 10.000 jam latihan (termasuk soal nulis. Karena dia tahu banget saya mau jadi apa) hehehe

    Terima kasih pakai banget buat mas atau abang yang satu ini.
    Sudah menerima saya jadi muridnya hihi.
    Sukses dan selalu kece ya dalam menebarkan kebaikan.
    Jangan bosan-bosan memberikan SP dan semoga selalu bisa saya T.