Pindang Ikan Patin Lampung, Rp. 30.000 Jadi 4 Porsi




Sabtu sore kemarin merupakan hari seseruan dengan teman kuliah,
Kak Hana, Muli (gadis) Lampung timur.
Nah, kebetulan aku yang dari Bandar Lampung ini emang tertarik pengen belajar masak salah satu menu khasnya orang Lampung yakni pindang ikan patih.

Ikan patin sendiri ada 2 jenis, ada yang air tawar dan laut. Tapi, kita milih ikan tawar.
Ooh ya, kemarin kami masak Syantik bukan cuma masak, tapi sambil menghitung berapa kocek yang harus kami keluarkan, dan yang pasti dalam rumusan alamiah urusan perdapuran, memasak sendiri akan lebih hemat dari pada beli diluar.

Biasanya aku kalau lagi pengen makan ikan patin harus ke rumah makan Palembang yang cukup jauh dari rumah, dan ini cukup mahal sekitar Rp.23.000 sampai Rp.25.000 (pakai kerupuk hehe).

Nah kami dalam memasak Pindang Ikan Patin Lampung, hanya mengeluarkan kocek Rp.30.000 untuk 4 porsi, dan Silahkan di hitung sendiri perbandingannya.

Berikut penjelasan untuk bahan, harga, resep, caranya ya.

Bahan + harga =
1. Ikan patin 600 gram (1 ekor jadi 4 potong) = Rp.15.000
2. Nanas tua (jangan mateng) = Rp. 4000
3. Cabe merah besar + Cabe rawit untuk sambal = Rp. 2000 (dikit aja)
4. Lengkuas + serai = Rp. 1000
5. Jeruk nipis = Rp. 1000
6. Bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, garem, terasi = Rp. 2000
7. Daun bawang = Rp. 1000
8. Daun kemangi = Rp. 1000
9. Tomat = Rp.1000
10. Air = Rp. 2000 (anggap masuk perhitungan ya)

Cara membuat :
*Bumbu yg dihaluskan
1. Cabe merah besar
2. Bwang merah
3. Bawang putih (dikit saja)
4. Kunyit
5. Terasi dkit
6. Garam
Dihaluskan tp agak kasar jgn terlalu halus

*Bumbu digeprek :
1. Lengkuas dan sereh

*Bahan pelengkap :
1. Nanas buah tua tapi jangan yg terlalu masak , kupas dan potong dadu besar.
2. Tomat (potong dadu)
3. Daun bawang dan kemangi (potong besar-besar)

*Bahan utama
1. Ikan patin tawar (1 ekor jadi 4, cuci hingga bersih)
2. Lumuri ikan dengan jeruk nipis, diamkan 15 menit agar membantu menghilangkan bau amis

Cara memasak :
Masukan ikan yang telah dilumuri dengan jeruk nipis pada panci atau wajan, masukan bumbu yang dihaluskan dan bumbu yang digeprek.
Masukan air mineral, kemudian panaskan pada api alias kompor jangan terlalu besar nanti gosong (kalau ditinggal pergi 1 jam hehe)
Setelah ikan dirasa sudah matang, masukan potongan nanas , tomat, daun bawang dan daun kemangi.

Jika rasa sudah pas alias sesuai selera, angkat dan hidangkan.
Siap disantap, dan lebih nikmat saat panas.

Ooh ya, sebagai pelengkap dari ikan patin buatlah sambal terasi atau sambal buah pakel alias limus. Kalau orang Lampung khasnya sambal terasi, terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih, garam, tomat, terasi. Goreng bijian terus tumbuk. Jadi deh.

Silahkan di coba di rumah kamu.

Cikarang, 25-11-2018

Tumiesn
(Story masak Syantik)
And makasih kak Hana.





    Lapar? Kamu Perlu Coba Masak Ini




    Pagi ini ceritanya lapar, ya iyalah orang belum sarapan, hehe.
    Nah, terus teringat di kulkas ada stock daging ayam 3 potong.
    Akhirnya di masaklah, judulnya :

    AYAM FILLET GORENG MENTEGA
    bahan :
    1. Daging ayam (tanpa tulang ya)
    2. Mentega
    3. Garam
    4. Lada
    5. Saos tiram
    6. Minyak goreng secukupnya
    7. Kecap manis
    8. Saos (bagi yang suka saos boleh dikasih ini)
    9. Bawang Bombay 1/2 potong kotak-kotak
    10. Air secukupnya
    11. Masako
    12. Gula sedikit (bagi yang suka pakai gula boleh ditambahkan)

    Cara memasak :
    1. Iris tipis daging ayam yang telah dicuci bersih,
    Campurkan garam dan lada pada irisan ayam
    2. Diamkan 30 - 60 menit dalam kulkas
    3. Setelah dirasa bumbu sudah tercampur pada ayam, panaskan minyak pada wajan
    4. Masukan ayam pada wajan dan biarkan hingga berubah warna
    5. Masukan mentega, aduk merata
    6. Masukan bawang Bombay, masak hingga layu
    7. Masukan saos tiram, kecap dan air
    8. Masukan tamban bumbu penyedap lainnya
    9. Aduk seluruh bahan dan bumbu, hingga merata dan matang
    Selesai, siap dimakan bukan di cuekin.

    Nah, itu lah menu sarapan di hari libur Tumiesn.
    Kalau mau Coba silahkan.
    Mudahkan?
    Mudah dong.

    Semoga bermanfaat,

    Cikarang, 11-9-2018

    Tumiesn




    Sup Jagung Manis ala Maminuni




    Salah satu seseruan dari sebuah persahabatan adalah masak-masak bareng.
    Yupz, hari ini dengan cuaca rada panas Maminuni ngumpul buat masak-masak syantik.

    Kali ini menu masakannya salah satunya yakni Sup Jagung Manis.
    Baca terus ya jika kepo... Hehe

    Bahan :
    1. Jagung manis 3 pcs, pisahkan antara biji dengan batangnya
    2. Ayam dua potong, potong dadu
    3. Wortel 3 pcs, potong sesuai selera
    4. Telor 2 butir (putihnya saja)
    5. Daun bawang 2 batang, potong kecil-kecil
    3. Bawang bombay 1 butir, iris tipis-tipis
    4. Tepung maizena 2 sendok makan
    5. Garam sesuai selera
    6. Gula secukupnya
    7. Air secukupnya
    8. Minyak goreng sedikit saja untuk menumis

    Cara memasak :
    1. Panaskan minyak goreng, masukan bawang bombay
    2. Setelah layu masukan ayam
    3. Masukan air
    4. Setelah layu, masukan jagung
    5. Masukan wortel
    6. Masukan tepung maizena yang telah di larutkan dengan air
    7. Masukan putih telur yg telah dikocok
    8. Masukan daun bawang

    Tunggu hingga matang.
    Hidangkan selagi hangat.

    Maminuni masak syantik

    Pelita Bangsa, 21 November 2017
    Tumiesn




    Opor Yang Gagal




    Dalam soal masak-memasak itu butuh yang namanya keseriusan. Karena yang serius-serius bukan soal itu......



    Pagi ini butuh beberapa menit buat menerkam sayuran di pasar mini.
    Mikir dulu, mau masak apa.
    Mungkin salahnya belum ada persiapan.
    Nah, kaya persiapan jika kamu mau menjelang menikah #eeh


    Tiba-tiba satu ekor ayam yang nasibnya udah harus siap dipotong-potong jadi pilihan.
    Dan Kata Opor menjadi menu yang menarik, meskipun saya paling jarang masak yang bersantan


    Kelapa parut, mungkin cocok pelengkap buat si ayam.
    Kaya kamu yang semoga cocok jadi pelengkap kekuranganku #egh

    Dan bumbu-bumbu yang gak kalah penting.


    Setelah diramu, diolah dan dicicipi ada rasa yang terasa kurang.
    Dan baru sadar mungkin efek bumbu instan (siap saji) sebagai bumbu si Opor.
    Dan beberapa hal lain mungkin, salah satunya persiapan.


    Gagalnya opor hari ini memberikan sebuah arti bahwa persiapan dalam segala hal itu penting!
    Jangan mau instan, dan mengerjakannya harus dengan hati senang + fokus itu yang penting

    Kaya misalnya mau jadi dosen, ya kamu harus punya persiapan dari sekarang dong.
    Mau jadi Juru masak, ya harus pandai membedakan mana bawang putih mana bawang merah (Juru masak dapur rumah tangga ).
    Mau jadi penulis? Ya harus dilatih sejak dini jangan nunggu nanti-nanti
    Mau menikah? Ya persiapkan diri jugalah

    Dan saat gagal bukan berarti nyerah, menyudahi dan gak mau berkaca diri.
    Justru harus semangat lagi membenahi diri.

    Mungkin ini Opor gagal bentuk dan rasanya belum memuaskan perut saya
    Tapi semoga masih bisa mengenyangkan.

    #CeritaAnakKos
    #masaksyantik

    Cikarang, 13 Agustus 2017
    Tumiesn




    Tumisan ala Tumiesn, Menu sehat dari Desa




    Setinggi apapun pendidikan seorang wanita, secantik apapun ia, sekeren apapun sosoknya, segaul bak penguasa sebuah wilayah, ataupun sepopuler bagaimanapun dia di mata lingkungannya. Wanita haruslah mengenal yang namanya ruang pembuat hidangan alias dapur. Karena calon mantu idaman maupun Macan (mama cantik) haruslah bisa membedakan bawang putih maupun bawang merah misalnya hehe.

    Minggu, 11 Juni 2017 adalah jadwal Mamiuni (bukan geng ugal-ugalan) masak bareng untuk menu buka bersama. Nah, kali ini dapur Erni yang rumahnya berada di Tegal Danas Cikarang menjadi target Acak-acak dapur masak Syantik hehe.

    Setelah siang belanja ke pasar sayuran, saya bersama Isnu dan Risma segera meluncur ke Rumah Erny.
    Dan menu tumisan yang saya buat kali ini ada dua, yakni Oseng Kates Bintang dan Genjer Ikan Asin.

    1. Oseng Kates Bintang
    Ini adalah menu yang udah beberapa kali saya coba dan bahan-bahannya pun mudah lho.


    Bahan :
    -Kates (Pepaya mentah / muda)
    -Cipir
    -Daun muda melinjo (daun tangkil / tekil)
    -Bawang putih, bawang merah secukupnya
    -Bawang bombay sebagai pelengkap agar makin cuamik
    -Cabe Rawit yang kemerah-merahan dan hijau juga boleh
    -Tomat
    -Garam
    -Penyedap rasa seperti Masako misalnya
    -Minyak goreng secukupnya

    Cara membuat :
    *Bawang putih, bawang merah, bawang bombay, tomat merah, cabe di iris-iris.

    *Kupas kates, dan iris-iris tipis-tipis lalu bentuk menjadi kecil-kecil panjang seperti irisan kentang goreng
    *Potong-potong cipir dan bentuk seperti bintang
    *Iris-iris daun melinjo panjang-panjang

    Panaskan minyak goreng, masukan bawang sampai harum dan masukan bumbu-bumbu yang lain dan kemudian masukan sayurannya dimulai dari kates, setelah layu masukan cipir, dan mendekati matang masukan daun melinjo. Jangan lupa penyedap rasanya.

    2. Genjer Ikan Asin


    Bahan :
    -Genjer 2 ikat (untuk porsi 1 mangkuk)
    -Ikan Asin rebus (Ikan Asin Khas Lampung yang enak banget)
    -Bawang merah, bawang putih, cabe rawit, tomat
    -Minyak secukupnya
    -Penyedap Rasa
    -Gula putih sedikit saja untuk mengurangi asin pada ikan asin
    -Garam

    Cara membuat :

    *Potong Genjer
    *Pisahkan ikan asin dari durinya, di suwiri (Dibentuk panjang-panjang)

    *Iris bawang, cabe dan tomat

    *Tumis bumbu kedalam minyak yang sudah dipanaskan

    *Masukan Ikan asin yang sudah dicuci bersih kedalam tumisan bumbu yang sudah harum

    *Masukan genjer yang sudah di cuci, setalah ikan asin dirasa sudah layu

    *Tidak usah dikasih air Karena genjer sendiri sayuran yang memiliki kadar air banyak.

    *Jangan lupa masukan penyedap rasa.


    Nah, dua menu tumisan ala Tumiesn mudah bangetkan?
    Meski ini masakan dari desa tetapi gak kalah kekotaan kok, soalnya itu dimodifikasi dengan bahan lain. Ooh ya untuk Genjer Ikan Asin itu kebetulan adalah hasil Trial pertama saya haha. Tapi Alhamdulillah katanya enak dan ludes seketika.

    Jangan lupa saat memasak selipkan rasa cinta dan bahagia ya, biar rasanya makin mantap.

    Sekian terima kasih, semoga bermanfaat dari saya yang berharap bisa menjadi istri yang memberikan suguhan terbaik untuk suami kelak dengan cara sajian makanan pengenyang perut hehehe

    Cikarang, 13 Juni 2017

    Tumiesn