Bermain Narasi,belajar nulis




Setiap orang memiliki metode masing-masing dalam mengasah diri, menerbitkan mimpi. Salah satu mimpi saya dalam menapaki dunia ini adalah ingin menjadi seorang penulis. Karena dengan cara ini semoga menjadi amal ibadah saya di Yaumul Hisab nanti aamiin.

Setiap tulisan bak anak panah dapat meluncur dengan tepat membangun atau meruntuhkan. Maka tulislah pesan yang meninggalkan jejak manfaat.

Sejak awal Ramadan tahun ini saya sendiri sedang belajar untuk terus menulis setiap harinya, selain didapur laptop untuk naskah-naskah yang sedang diperjuangkan untuk di rampungkan menulis diblog setiap hari pun sedang dijajal. Karena tak ada cara untuk menembus mimpi selain melalui setiap prosesnya.

Nah, tanggal 2 Juni 2017 kemarin disalah satu akun media sosial yakni facebook saya mencoba bermain narasi dengan teman-teman di facebook. Alhamdulillah respon yang luar biasa, terima kasih.



Dengan cara ini pun adalah salah satu metode untuk mengasah otak kakan, memainkan imajinasi dan membisikan hati agar terus aktif melebarkan sayap menulis, hehe. Semaunya bagus-bagus dari puluhan gambar pada komentar. Berikut untuk contohnya guys, lanjut terus ya selesaikan artikel ini dan semoga jika baper membacanya, itu baper positif.



Permata cintaku, bunda mengertimu
Dengarkan ini duhai cahaya cinta
Jangan takut sayang, peluklah bunda selalu

Masa kecilmu ku gendong kau penuh cinta
Bayang-bayang takut ditutupi tirai berani
Penjagaan ini siap untukmu dua puluh empat jam
Saat dewasa kau akan mengerti

Langkah tertatihmu masa ini akan jadi rekaman
Tawa girangmu dengan gigi mulai tumbuh akan jadi gambaran rindu
Tangis manjamu menjadi melodi saat bunda dalam sepi

Duhai permata titipin dari-Nya
Kan ku peluk selalu tubuh mungilmu
Sayang ini tak akan padam dimakan masa
Jadilah permata tangguh saat dewasa kelak

-Tumiesn-




Mata berbisik merdu, setiap lekukan duniawi mampu dilihatnya
Hati merintih lusuh tatkala lensa mata digunakan tak semestinya

Duhai mata dan hati bekerja samalah
Berdamailah penuh cinta dalam perjuangan diantara milyaran godaan keindahan dunia
Saat senja hingga fajar menyapa jadilah saksi terbaik lewat lensa indahmu

-Tumiesn-



Kau gengam tanganku, teriring pula do’a
Terucap syukur telah dipertumakan sosok ini dengan wajah ayumu
Solehamu menginspirasiku
Nasihatmu mengajakku berjalan tuk hijrah bersama

Didunia ini kita saling bersua, bercerita, berceloteh hangat
Duhai sahabat berparas anggun
Do’aku dan do’amu semoga kelak persahabatan tak sebatas dunia
Indahnya Surga adalah mimpi yang sama untuk dapat kita singgahi
Salihaku raihlah selalu jemari ini agar tak terperosot kedalam lubang hina

-Tumiesn-



Terbentang luas hamparan hijau membius mata
Mengalun merdu nyanyian-nyanyian angin
Merasuk penuh mesra kedalam rongga-rongga rasa
Terpaku dalam keindahan ini terduduk menepi menikmatinya

Ditemani semilir angin hati ini terus berbisik lirih
Menyampaikan mimpi-mimpi tuk menemui sosok dirindu
Tak mampu dibayangkan bagaimana rupanya
Apalagi soal letaknya
Sosok pertanyaan itu menyadarkanku bahwa kini aku masih sendiri

-Tumiesn-



Sepi menyengat melincinkan diri dari keramaian
Tertatih seorang diri dalam kegelapan
Tak ada teman dan cerita lama terkubur bersamaan
Terdampar sudah tulang belulang ini

Kaki berpijak diatas aspal tak bersahabat
Menari-nari dalam kegelisahan betapa lara hati mengingat dosa
Tak dapat terbayangkan bagaimana sepinya diri saat nisan tertancap diatas basahnya tanah

-Tumiesn-



Daun pintu istana ku buka lebar-lebar
Lengkungan bulat sabit bibir ini tercipta teruntukmu
Kuraih telapak tanganmu, bahagianya Dia percayakanku sebagai istrimu
Engkau berwajah teduh, lelakiku

Duduklah kemari dikursi rumah cinta kita
Biar lelahmu ku obati tak usah risau akan cemburunya dinding-dinding menatap kita yang penuh sakinah
Lelakiku, terimalah hidangan penuh cinta ini
Semangkuk opor penuh cinta yang akan memanjakan perutmu

-Tumiesn-




Birumu aku suka, ceria mengudara
Gumpalan awan mengiasimu dengan setia
Terang benderang bak permadani taman surga
Langit, betapa bahagia ku menatapmu lewat rentina ini

Ingin rasanya ku menyentuh birumu
Melawati setiap tangga demi tangga dengan putihnya awan
Terbang bebas menggapai setiap mimpi tak terbendung
Menggapaimu adalah gambaran mimpi-mimpiku
Langit, biar ku tatapmu lamat-lamat

-Tumiesn-



Kau boleh pergi melupakanku
Tak lagi ada waktu untuk cegahmu
Sepantasnya cinta memang telah gugur pada musimnya
Alasan-alasan untuk bertahan telah kandas dimakan angin masa

Ku Izinkan cinta menghilang tertelan oleh keputusan
Biar kenangan menguap diantara Kepedihan
Kau boleh pergi, biar ku punguti sisa-sisa rapuhnya hati

-Tumiesn-



Kutemukan pintu baru untuk mengintaimu
Mempersiapkan yang seharusnya dipersiapkan
Tak perduli para malaikat cemburu
Biarku perjuangankan dengan cinta luar biasa ini

Kata demi kata terkait untuk saling melengkapi
Seperti mimpiku kelak bersanding denganmu

Jurusku bukan sebatas sandiwara rasa
Ini cara luar biasa dalam pertaurahan masa
Meski dunia kita saat ini belumlah menyatu
Biarku tulis namamu terlebih dahulu, namamu yang belum bernama

-Tumiesn-



Ku jamahi ribuan pasir di tepi pantai
Mengalun merdu ditemani keharmonisan angin enggan sirna dari tugasnya
Menantimu bukan sekedar alasan

Ribuan kilometer wujudmu tak terlihat
Ku rindui dalam setiap pejaman mata
Harapku di antara ribuan pasir ini kau hadir
Mengobati penantian di pantai lombok ini yang telah lama tersusun rapi

-Tumiesn-



Diantara milyaran manusia aku terlahir
Memandang diri bak debunya dunia, tak ada apa-apa
Sering kali hati melebam emosi, bernanah amarah
Tak luput salah, menjulangnya berbukit-bukit sudah

Sadari diri ini hanyalah butiran pasir
Bukan siapa-siapa hanya mahluk kerdil
Ngeri dan tertunduk sedih, malu pada diri sendiri
Akankah jiwa penuh dosa ini menjadi golongan kanan?
Akhir zaman semakin mendekat, Ya Rabb bimbinglah tulang belulang yang hanya terbungkus kulit ini

-Tumiesn-




Gemetarku memandangmu
Linangan air mata membanjiri penuh ketulusan
Harapan menggunung, do’a-do’a terus dipanjatkan
Ka’bah betapa mau ku menjumpaimu

-Tumiesn-




Ditapaki bumi tak sepi namun nyatanya masihlah sendiri
Dinikmati setiap alunan nafas yang tak pernah basa-basi
Dirindui sebingkai kuncup-kuncup bunga untuk jatuh hati

Mata terpejam, membulat dan bahkan menganak sungai
Berhari-hari bermunajat meminta jalan
Cinta yang berkumandang jodoh belum lekas tiba

Bunga ilalang hampir melayu dalam kekeringan
Syair-syair kibasan basahan hujanpun tak namapak jua
Jodoh dimanakah engaku? Bagaimana kabarmu?
Masih sabarkah menunggu?

-Tumiesn-




Dilemparkan jauh-jauh sorot mata
Lepas bebas tak usah bersenda gurau dengan tokoh sedih
Jauh-jauh kau melangkah melewati masa hingga terkadang mengkerdilkan diri
Hentikan pesimis tingkatkan pesona jiwa

Bukan sepi yang menjatukanmu dalam keheningan tak berkibar
Bukan.. Sungguh pikirmu jauh dari pembenaran
Hentikan dalam kekosangan hati tak bertuan
Sudah waktunya pemantasan ramai mengudara menghijaukan abu-abunya hari

-Tumiesn-



Sepi mendera mereka bilang, kau gila!
Letih memanah, compang-camping langkah penuh resah
Ribuan bisik-bisik mencecar telinga
Menjambak jantung biar tersadar jikalau diri ini tak sama

Sayup-sayup guncingan biar diabaikan
Bumbu-bumbui penghias menghancurkan keimanan di tangkis tajam-tajam

Tak perlu bagiku menghabiskan hati dengan menucuri-curi cinta tak berniat tinggal
Lebih nikmat sendiri dalam ketaatan
Meski sepi dalam langkah mendera
Jika cinta dari-Nya tetap melekat di iman itu sungguh lebih indah
Sepi tak melulu soal kesendirian

-Tumiesn-



Awan berkelompok, menggumpal membuat gemas
Pantai jernih disambut semilir angin berkawan
Ikan-ikan gemuruh riang di dasar laut penuh kebahagian
Pasir-pasir bahagia disambut tapak-tapak kaki penuh asmara

Jatuh cinta dah berjalan indah Penuh halal denganmu sungguh indah
Kau hadiahkan mataku sebagai istrimu kealam yang terkenang
Dipantai ini sadarku membesar, cintamu dipenuhi perjuangan
Izinkanku jadi teman sehidup sesurga
Muda sampai tua ajakku selalu kepantai penuh kebahagian

-Tumiesn-



Daun-daun bermusim telah jatuh didepan mata
Mengembang senyum, menarik nafas tenang beralunkan nafas rindu
Sendiriku menengadah keatas langit
Terpejam mata beharap sendiri segera berakhir

Terang warna daun menggambarkan wajahmu yang teduh
Ditemani sehangat minuman ini diresapi bayangan esok kau bediri disini

Biar terang saat ini seorang diri
Ku nanti penuh ceria namamu segera menghampiri
Biar musim berganti, namun rinduku tak akan beranjak bergilir menepi

-Tumiesn-

Terima kasih buat semuanya yang telah ikutan dan memberi kesempatan di bermain narasi ini, semoga setiap tulisan saya dapat diambil pesannya dan bermanfaat ya.

Ooh ya, buat yang gambarnya belum terpost di artikel kali ini bukan karena tidak bagus, bukan. Semoga ada kesempatan di permainan berikutnya ya.
Salam semangat dan salam Nengir.

Cikarang, 6 Juni 2017
Tumiesn




    Pria ganteng itu seperti apa ya? Ini menurut Mereka





    Bicara soal kegantengan ataupun kecantikan itu gak akan pernah habisnya. Sebuah kata aneh tetapi nyata dimana setiap orang pasti akan mengatkan, Gue yang paling ganteng, Gue yang paling cantik dan sebaginya.
    Nah inipun menjadi tanda tanya yang selama ini berterbangan dikepala hehehe. Gantengnya seorang pria itu sebenarnya seperti apa sih? Yang tidak melulu berfokus pada fisik.

    Tanggal 28 Mei 2017 sayapun mencoba memposting sebuah pertanyaan di salah satu akun media sosial saya yakni di facebook




    Melihat komentar-komentar merekapun wawasan saya jadi terbuka tentang seperti apa sih kegantengan seorang pria? Dan buat mesem-mesem sendiri melihat beberapa komentarnya. Mau tahu? Baca terus ya artike ini sampai selesai! Oke sip!




    Berikut beberapa komentar yang menarik buat saya untuk dipost di artikel ini :

    1. Komentar dari Non Olive
    Ganteng mh relatif, yg penting bisa membuat nyaman org2 di sekitrnya itu Lah ganteng Yg sejati


    2. Komentar dari Amdiah
    Yang melihat wanita dengan rasa hormat, bukan dengan mata jahat

    3. Komentar dari Zulphytagoras
    Pria ganteng itu yang fashionnya ga jauh jauh dari peci sarung baju koko sajadah dan tasbih.Dan mainnya ga jauh2 dari masjid bukan di mall

    4. Komentar dari Maya FA
    banyak yang bilang cowo ganteng itu yang baik atau yang menghormati wanita. tapi pada kenyataan nya cowo ganteng ya yang mukanya sempurna.

    5. Komentar dari Kusnata Maulana
    Pria ganteng itu peria yg dapat dipegang omongannya dan bertanggung jawab atas janjinya

    6. Komentar dari Pangeran Kemaleman
    Cowok ganteng tuh yg udah punya lisensi dri KUA, kyk saya neh

    7. Komentar dari Anas Rumah Baca
    Ganteng itu sdh jadi suami dan masih banyak cewe single yg minta jadi 'makmum'nya :)

    Betul?


    8. Komentar dari Arlis Faizah Djumhan
    Pria ganteng itu yg sllu sholat jama'ah kemasjid , , , tidak merokok,,, menyayangi ibuny krn pasti akan menyayangi istriny,,, , , Taat kepada Allah subhanaallahu wata'alla kurang lbh spt itu

    9. Komentar dari Bagas Rahmat Gunarto

    Menurut saya cowo ganteng itu cowo yang bersyukur atas pemberian Allah. Knp bersyukur? Karna orang yang gk bersyukur akan fisiknya dia akan merasa jelek dan bisa melakukan hal sadis buat bikin dia jadi ganteng menurut dia sampe dia bisa bersyukur ntah kapan

    Kalo banyak para kaum hawa yang bilang cowo ganteng itu cowo yang rajin sholat, ke masjid, ngaji, menurur saya itu bukan ganteng tapi Sholeh

    :D dah gitu aja


    10. Kalau ini komentar pakai puisi kali ya hehe dari Hisyam Ramdhani
    Pria ganteng itu seperti aku
    yang sudah laku
    menikah dengan istriku
    yang selalu mencintaiku
    Apa adanya aku

    Semua bermula dari pandanganku
    Yang tak pernah lepas dari keherananku
    Akan kecantikan istriku

    Dan kepribadiannya yang membuatku
    Jatuh hatiku
    Pada pandangan pertamaku

    Sehingga relaku
    Melepas lajangku
    Hanya untuk menikahi istriku

    Yang kini telah mengajarkanku
    Apa arti hidupku
    Bersama keluargaku

    Dan anak2ku

    Dari suamimu
    Teruntuk istriku


    Dan masih banyak lagi komentar-komentar yang lucu-lucu, unik-unik dan pasti setiap orang memiliki sudut pandang masing-masing, begitu pula soal kegantengan hehe.
    Terima kasih banget buat teman-teman di sosial media saya sudah ikut berpartisipasi dalam survey postif ini ya! Pria ganteng itu seperti apa ya?

    Siapapun kamu dan bagaimanapun sosokmu, harus tetap percaya diri ya. Karena rasa percaya diri adalah salah satu point utama dalam membangun kegantenganmu! Buktinya bapakmu adalah sosok pria ganteng yang penuh percaya diri saat melamar Ibumu! Gak percaya? Coba gih tanya bapakmu dan kepoin cerita mereka. Hehehe

    Salam Nyengir penuh semangat.
    Selalu ceria ya....


    Cikarang, 3 Juni 2017

    Tumiesn





    Belajar kompak dari Bazar, B4





    Meski kebanyakan sedang menjalankan ibadah puasa. Ditemani terik matahari yang menyengat, dan harus tetap aktif sejak siang sampe hari mendekorasi stand. Yapz, tanggal 28 Mei 2017 adalah kegiatan wajib yang harus dilakukan oleh mahasiwa manajemen semester 6. Sehingga kegiatan seru ini pun mendapatkan nilai dan jika menarik perhatian juri maka akan menjadi pemenang 1, 2 dan 3. Tetapi, bazar wajib kali ini kelas kami belum beruntung hehe.




    Unik iya, unik banget. Satu stand menyajikan banyak jualan hehe. Kebetulan stand kami mendapatkan nomor urut 5. Kami menjual beberapa aneka yang alhamdulilah sekitar jam 17:30 WIB sudah habis.
    Diantaranya :

    1. Es kuwut bali, nah ini minuman pertama kali saya coba dan asli enak banget. Mendekati jam berbuka puasa minuman ini sudah habis terjual dan bahkan pembuatnya saja gak ke bagian hehe. Penjualan yang terjadi tidak lain adalah karena kekompakan teman-teman semua.

    2. Sate maranggi

    Dan ini sate belum sempet di cobain udah abis hihihi. Ludes tak tersisa. Keren!

    3. Soto Batok

    Ini juga soto yang tempatnya terbuat dari batok kelapa. Dan lagi-lagi belum sempat nyicipin udah kehabisan duluan. Ooh ya kebetulan saya gak ambil gambarnya hihi.

    4. Gorengan, ada tahu lho. Bukan tahu biasa tetapi ajaib hehe

    Gorengan bukan sembarang gorengan ini pun yang dijual 1 pcs dengan harga Rp. 2000 ini pun tak kalah habis tersisa. Alhamdulillah


    5. Jilbab, khiasan bunga, dan tempat tisu
    Ini pun gak kalah menarik guys, sayangnya lagi-lagi tidak sempat dokumentasi dan alhamdulillah juga laku.

    6. Perpus Stand
    Nah, Kalo ini adalah salah satu konsep yang pasti bertujuan untuk membuka jendela dunia ya hehe. Agar semakin banyak lagi minat baca di negri ini.


    Perpus Stand sendiri terdapat 32 buku yang bisa dibaca di tempat dan juga ada Novel Sepotong Hati di Lereng Merapi Karya saya mejeng dan menyapa pembeli alhamdulillah beberapa pcs bisa dibawa pulang oleh mereka.




    Terima kasih buat teman-teman baru yang saya kenal satu bulan ini. Saya belajar kompak dari bazar bersama kalian. Mulai dari dekorasi stand, cari pernak-pernik, belajar promosi dan lain-lain.

    Semoga kita menjadi jiwa-jiwa pengusaha ya. Aamiin
    Selalu semangat kelas B4.


    Cikarang, 31 Mei 2017
    Tumiesn




    Sama-sama Air, beda arti




    Pembaca gagap yang doyan jajan buku






    Beberapa hari ini kondisi badan memang kurang fit. Bukan kekurangan air, mungkin kurang bersyukur #nyesss

    Dan sejak Dini hari, bangun Malam. Saya tidak bisa tidur lagi. Dan memilih menghabiskan 1 novel yang sudah 1 bulan lebih belum selesai dibaca. #plakk tamparan keras buat saya pribadi betapa gagap membaca.


    Selesai membaca tiba-tiba hati saya resah sendiri, manakala melihat tumpukan buku diatas lemari dan 1 kardus buku yang belum sempat disetuh. Neyess saya pengen nangis.
    Kalau ditanya? Buku itu dari mana? Kapan belinya? Dan saya hanya tertunduk pilu. "buku itu saya beli kalau gak di gramed ya ke penulisnya langsung. Alhamdulillah memiliki banyak teman yang juga sudah melahirkan Karya. Bahkan lebih waw. Karena saya barulah pemula dan belum apa-apa."


    Sedih rasanya, membiarkan buku-buku yang setiap bulannya saya beli dibiarkan tanpa dibaca. PHP mungkin itu yang saya lakukan kepada mereka. Dan bagaimana jadinya jika penulisnya tahu?
    Akh... GAGAP!
    Yah, itu yang saya rasakan.


    "Aku sibuk, banyak kerjaan, banyak tugas dan tenang gak mikirin mantan kok! (upzzz Kaya punya mantan aja hehe) " itu adalah serangkaian alasan pembela diri. Yapz, sedih Kalo di certain mah hihi.

    Sebuah tamparan juga datang lagi, manakala banyaknya para pembaca novel Sepotong Hati di Lereng Merapi novel Pertama saya sudah kelar dibaca. Dengan antusias mereka kirim pesan tentang isi novel tersebut. Dan bahkan ada yang komen, "kak kenapa Aquila gak ama Ashar saja?" "Kak, Asharnya buat aku ya!" "aku baper baca novel mu, ka." dan masih banyak lagi pesan masuk secara pribadi hihi.

    Terharu? Terenyuh? Dan Tertampar? Itu pasti.
    Dan itu pun menjadi sebuah semangat buat saya sendiri untuk melatih dari gagapnya membaca.

    *****
    "Bu, ada paketan datang!"sering banget security di kantor telephone dan kasih info Jika paketan buku yang setiap bulan saya order ke penulisnya langsung datang. Bukan hanya Satu, dua buku. Bahkan kadang mencapai angka 5 Buah buku.
    Kalau dihitung - hitung, berapa uang untuk jajan Buku saya sendiri?
    Merugi banget kan? Kalau saya tidak sesegera mungkin melahap buku - buku tersebut? Sebelum jatah jajan Buku bulan selanjutnya tiba hihi.


    Salah satu mimpi saya adalah punya perpustakaan mini didalam rumah. Yang kebanyakan adalah Karya anak Bangsa dan juga terdiri dari Karya - Karya saya. Aamiin.
    Tapi, saya berpikir. Jika mimpi saya seperti itu! Namun membaca saja Gagap alias males! Apakah itu Adil?
    Saya pun mempunyai dua posisi sebagai seorang pembaca dan penulis.
    Dan harus di ketahui bahwa untuk menghasilkan sebuah buku dibutuhkan waktu yang panjang.
    Mulai dari menyusun plot, riset, menulisnya setiap hari, kejar-kejaran dengan deadline. Dan belum lagi, mengalami kualifikasi bahkan penolakan dari penerbit! Hihihi. Sungguh, menjadi seorang penulis bukan hanya sekedar menulis. Tetapi, punya mental baja tentang penolakan, ledekan dari teman yang menilai dan sebagainya. Namun, semua itu mampu dikikis Jika ada niat yang kuat.

    Kembali lagi soal pembaca gagap yang doyan jajan buku.
    "kenapa selalu beli buku? Baca aja gagap. Seminggu Habis Satu buku itu keajaiban! Buang - buang duit! Minta aja kan banyak temen penulis! Beli yang bajakan aja, kan murah " sisi hati yang bisa jahat mungkin berisik seperti itu.
    Namun, sisi hati yang lain bergeming :
    1. karena dengan membeli buku akan ada kesempatan buat saya mengenal sesuatu dunia lebih luas.
    2.Manusia bisa berubah, dengan didukung oleh banyaknya orang-orang yang doyan baca adalah sebuah motivasi tersendiri untuk menghabiskan buku-buku yang telah di beli.

    3. Duit bisa di cari, kesempatan untuk mendapatkan buku pada masanya adalah sebuah rejeki tersendiri. Terlebih dapat tanda tangan langsung dari penulisnya hihi. "kesukaan saya banget ini"

    4. Minta? Dikira nulis dan biaya produksi gak makan waktu dan biaya? Penulis itu berkarya bukan minta - minta. Apresiasilah Karya orang lain dengan cara membeli dan membacanya.
    Jika belum mampu ya setidaknya jangan lontarkan kata "Minta" karena itu bisa membunuh perlahan. Kalau rejeki dan penulisnya bakal ngasih kok dengan cara dari-Nya

    5. Beli bajakan? Apa gak mikir betapa penuh perjuangannya si penulis dalam menghasilkan karyanya? Waktu itupun saya sempat tergoda beli bajakan karena imingan harga MURAH! Yah, Namun keinginan itu segera ditangkis dan sebuah mata menyadarkan saya bahwa hal itu tidak baik! Bagaimana perasaan si penulis Jika karyanya yang susah payah di tulis dalam prosesnya dengan Mudah diedarkan dalam bentuk bajakan dan murah meriah Kaya kacang goreng. Pasti sakit!
    Semoga kita sebagai pembaca terhindar dari hal pemikiran tentang "yang penting murah." dan sebagai penulis terhindar dari jailnya tangan yang seenaknya membajak Karya orang lain.


    *****
    Pembaca gagap yang doyan jajan buku.
    Sampai menjelang subuh ini sejak Dini hari saya gak bisa tidur hihi.
    Lagi berpikir bagaimana melahap buku - buku yang minta diperhatikan bukan di PHPin huhu.

    Dan buku-buku yang sudah dibaca pun, semoga bisa dibaca ulang sebagai penyegar otak.
    Bahwasannya, gak hanya perut yang dikenyangin. Otak pun harus!


    Semoga tulisan ini bermanfaat buat semuanya, khusunya saya yang masih gagap hehehe.
    1 minggu minimal 1 buku paling parah gagap membaca adalah sebuah cambuk baru. Namun, motivasi agar otak selalu diisi dengan hal-hal yang positif.

    Cikarang, 20 January 2017
    Tumiesn





    Ruang Saksi Bersama




    Surat untukmu, bidadari tanpa sayap







    Dear Mama, wanita inspirasi kaya akan cinta dan rasa.




    Sudah berusia! Kapan nikah?






    Umur mu sudah berapa?
    Pekerjaan sudah tetap, nunggu apa lagi?
    Sekolah mulu? Kapan nikahnya?
    Inget Umur! Nikah woy nikah!
    Jangan pilih-pilih, entar orang ilfil!
    Jangan sok tegar menjomblo! Gak pengen apa liat orang gandengan?
    Lihat tuh, adek kelas mu saja dah punya anak 1 bahkan lebih.
    Kasian banget kamu jomblo!




    SPT(Saran, Positif & Terapkan)





    Banyak hal yang tak terduga dari sebuah pertemanan.
    Bertemu dalam sebuah ruang dalam rangka yang sudah digariskan.
    Tentang pertemanan, berbagi cerita dan Saran yang memiliki nilai-nilai baik dan bisa membawakan keberkahan hidup.

    Untuk mencapai sesuatu yang diinginkan itu perlu perjuangkan.

    Contoh :
    Seseorang yang ingin mencapai puncak gunung pasti harus mendaki.
    Melewati semak-semak belukar.
    Jalanan yang curam, kadang landai, kadang ngeri. Kalo musim hujan ya licin, dan jika musim panas ya berdebu. Hehehe
    Dan perjalanan menuju puncak itu disebut (proses).

    Gak beda jauhlah seperti orang yang pengen punya gelar S1/S2 pasti dia harus melewati prosesnya.
    Pembisnis ya juga sama! harus ada tahap-tahap perjalanan yang harus dilewati.
    Kadang gagal, ya wajar.
    Bangkit lagi! Ya harus. Hihihi
    Intinya hidup itu ya berproseslah.
    Kaya orang mau nikah, ada istilah Ta'aruf #eeegh

    Upzzz malah muter-muter ya hehe
    Oke-oke saya hanya mau menyampaikan arti dari SPT ala saya yang wiw banget dirasakan dihidup ini

    SPT (Saran, positif & terapkan).
    Terkadang kita suka lalai dengan sebuah saran dari sekeliling kita, baik keluarga, sahabat, teman bahkan mantan.
    Dan terkadang pula sulit menimbang mana saran yang baik atau yang tidak. Apa lagi mau menerapkan hihihi
    Guys, bersyukurlah ketika kita dikelilingi orang-orang baik.
    Termasuk teman loh!

    Yuhuu SPT yang saya maksud adalah tentang "Teman bisa jadi Guru."
    Kenapa?
    karena lewat saran positifnya dan kita mau menerapkan itu akan menjadi sebuah ladang kemajuan kita loh.

    Seperti yang saya rasakan. Mempunyai seorang sahabat yang bernama Fatahillah Ramli
    seorang penulis buku Manusia Tanpa Kuadran, Founder Taman Bisnis Online (TBO) yakni sebuah wadah untuk pembisnis pemula dalam menjalankan bisnisnya. Beliau ini kece pakai serius!
    Seorang teman yang Sering membantu saya dalam soal online, mungkin karena dia bapaknya TBO kali ya!
    Tentang strategi pemasaran online itu gimana? Dan bahkan tiap hari suka saya kepoin tentang strategi-strategi ala-ala abang yang satu ini hihihi

    Dia sering berpesan kalau untuk menjadi sesuatu itu harus BERPROSES! Jangan mau jadi manusia yang mudah disuap. Hihi
    pesen yang wiw ampe sekarang saya ingat.
    Dan untuk menjadi ahli dibutuhkan 10.000 jam latihan (termasuk soal nulis. Karena dia tahu banget saya mau jadi apa) hehehe

    Terima kasih pakai banget buat mas atau abang yang satu ini.
    Sudah menerima saya jadi muridnya hihi.
    Sukses dan selalu kece ya dalam menebarkan kebaikan.
    Jangan bosan-bosan memberikan SP dan semoga selalu bisa saya T.